Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelaksanaan Serta Pemantauan Evaluasi Kinerja K3 Dan Implikasinya Terhadap Kejadian Kecelakaan Kerja di PTPN III Tebing Tinggi Tahun 2017 Khoirotun Najihah; Gerry Silaban; Zulfendri Zulgendri
Pena Medika Jurnal Kesehatan Vol 8, No 1 (2018): PENA MEDIKA JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pmjk.v8i1.747

Abstract

Good implementation of SMK3 is closely related to the rate of work accident, but work accidents still occur in some companies in Indonesia although they have implemented SMK3. PKS (Oil Palm Plant) Kebun Rambutan also underwent work accident although it implemented SMK3. There were 20 cases of mild work accident in 2014, 14 cases of mild work accident in 2015, 23 cases of work accidents in 2015 (2 of them were serious work accidents). The objective of this research was to find out the implementation of SMK3 and its implication on the incidence of work accident.The research used qualitative method which was aimed to find out clearly and deeply the implementation of SMK3 and its implication on the incidence of work accident. The research informants were the management of P2K3. The data were analyzed in three processes: data reduction, data presentation, and conclusion.The result of the research showed that the obstacles of implementing SMK3 which had the implication on work accident were as follows: the management did not carry out SMK3 properly since the implementation of K3 was not in target, lack of supervision, evaluation on each activity was not optimally done, and employees’ unsafe attitude/action such as working without complying with SOP and without using Personal Protective Devices during their working in the field. The conclusion of the research was that in the implementation of SMK3 at the PKS Kebun Rambutan, including the implementation, monitoring, and evaluation of its performance were bad. Keywords: Implementation, Evaliation Of SMK3, Work Accident, Tebing Tinggi, 2017.      Penerapan SMK3 yang terlaksana dengan baik akan berkorelasi dengan berkurangnya angka kecelakaan kerja, namun di beberapa perusahaan di Indonesia kecelakaan kerja masih terjadi meskipun perusahaan telah menerapkan SMK3, begitupun dengan PKS Kebun Rambutan selama penerapan SMK3 juga masih terjadi kecelakaan kerja, pada tahun 2014 terdapat 20 kasus kecelakaan kerja tipe ringan, tahun 2015 terdapat 14 kasus kecelakaan kerja tipe ringan, tahun 2016 terdapat 23 kasus kecelakaan kerja, 2 kasus diantaranya merupakan kecelakaan kerja berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan SMK3 dan implikasinya terhadap kejadian kecelakaan kerja.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu  penelitian yang bertujuan untuk mengetahui secara jelas dan mendalam tentang penerapan SMK3 dan implikasinya terhadap kejadian kecelakaan kerja. Informan penelitian ini adalah pihak manajemen yaitu P2K3. Analisis data dilakukan dengan tiga proses yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yang menjadi kendala dalam penerapan SMK3 sehingga berimplikasi terhadap kejadian kecelakaan kerja adalah pelaksanaan SMK3 yang belum terlaksana dengan baik oleh pihak manajemen dalam hal pelaksanaan program K3 yang tidak tepat sasaran, kurangnya pengawasan oleh pihak manajemen, evaluasi dari setiap kegiatan yang belum terlaksana dengan optimal serta sikap/tindakan tidak aman tenaga kerja seperti bekerja tidak sesuai dengan SOP, tidak menggunakan Alat Pelindung Diri ketika bekerja.Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan kepada pihak manajemen PKS Kebun Rambutan untuk melaksanakan sosialisasi secara terus menerus tentang penerapan SMK3, melakukan pengawasan yang lebih optimal dan melibatkan tenaga kerja secara aktif dalam semua kegiatan yang dilakukan, melakukan evaluasi terhadap setiap kegiatan yang dilakukan untuk melihat efektivitas kegiatan tersebut. Kata Kunci : Pelaksanaan K3, Pemantauan K3, Kecelakaan Kerja,Tebing Tinggi, 2017.
Hubungan Motivasi Intrinsik Dengan Kinerja Perawat Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Wulan Windy Sindy Syaputri Hsb; Khoirotun Najihah; Safrina Ramadhani; Nur Amalia
Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): JIMI - JANUARI
Publisher : PT. PENERBIT TIGA MUTIARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/jimi.v2i1.111

Abstract

Work motivation is a state or situation that cause a person to continue to improve, direct, and sustain his behavior both directly and indirectly with his work environment. This study aimed to determined the relationship of work motivation to nurse performance.This is quantitative research with a cross sectional approach, the population was 103 nurses in inpatient room and the sample was 51 nurse data collection techniques used questionnaires. The result showed that the variable of appreciation acquired (0.007), work itself (0.034) and job promotion (0.035) had a link with nursing performance. While the responsibility variable of received a value (0.891) the appreciation, work, and job promotion have a relationship with nurse performance, whereas responsibility have no relationship with nurse performance. Write an abstract content of about 250 words, covering the background of the problem, problem statements, conclusions, and the novelty of the scientific work. Abstract is only written in one paragraph.
Karakteristik Determinan Kerusakan Fisik Arsip Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Mitra Medika Medan Manisha Manisha; Khoirotun Najihah; Yuniati Yuniati
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v8i1.726

Abstract

Medical records are essential documents that record healthcare service transactions. These files must be well-managed to maintain information accuracy and support service quality. The security and confidentiality of documents in the storage room are crucial, considering their value to the hospital. Proper management includes storage, security, and maintenance to prevent document damage. This study aims to identify factors influencing the physical deterioration of inpatient medical records at Mitra Medika Medan Hospital in 2024. The research method used is quantitative descriptive with observations and checklists on 98 samples determined through purposive sampling and calculations using Slovin's formula. The study was conducted from May 8, 2024, until completion, with data analysis using univariate tests. The study population consists of 5,271 medical record forms from January to December 2022. The results indicate that 76 documents were damaged, while 22 remained in good condition. Intrinsic factors include the lack of adhesive (92.9%), faded ink, and physical document damage. Extrinsic factors encompass dust, termites, direct sunlight exposure, and high humidity. Therefore, Mitra Medika Medan Hospital needs to enhance its document storage management to minimize determinant to record deterioration.
Analisis Penerapan Sirkulasi Udara Dan Keamanan Ditempat Kerja Pada Petugas Rekam Medis Rumah Sakit Khoirotun Najihah; Aida Sulisna; Amirah Salsabila
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 1 No. 1 (2023): JIMNU - MARET
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v1i1.40

Abstract

Rekam medis berisi catatan dan dokumen mengenai identitas pasien, pemeriksa, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien selama masa perawatan. Rekam medis yang bermutu tinggi berperan penting dalam meningkatkan mutu pelayananrumah sakit. Banyak faktor lingkungan kerja yang berpotensi menimbulkan penyakit akibat kerja serta kecelakaan kerja. Adapun faktor yang memiliki potensi bahaya dari segi lingkungankerja meliputi sirkulasi udara dan keamanan. Tujuan: penelitian untuk mengetahui penerapan aspek ernogonomi lingkungan tersebut pada petugas rekam medis diRumah Sakit Tk II Putri Hijau Medan Tahun 2022. Metode: penelitian bersifat kualitatif deskriptifyang bertujuan untuk menggambarkan, meringkaskan berbagai kondisi, berbagai situasi, atau berbagai fenomena realitas. Informan penelitian sebanyak 5 orang. Pengolahan data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil: penelitian menunjukkan faktor sirkulasi udara, dapat memengaruhi ergonomi lingkungan Ruang Rekam Medis. Kemudian aspek keamanan tidak berpengaruh karena sudah sesuai dengan standar di Rumah Sakit Tk II Putri Hijau Medan. Kesimpulan: penelitian masih kurangnya sirkulasi udara, sedangkan untuk keamanan yang sudah baik di Ruang Rekam Medis Rumah Sakit Tk II Putri Hijau Medan. Disarankan Rumah Sakit Tk II Putri Hijau Medan untuk membenahi sirkulasi udara dan tetap mempertahankan keamanan ditempat kerja.