Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA SESUNGGUHNYA DALAM PENYULUHAN PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN JAGUNG DI KABUPATEN LANGKAT PROVINSI SUMATERA UTARA Mukhlis Yahya; Herawaty; Misiyem; Eka Widya Lestari
Agrica Ekstensia Vol 15 No 2 (2021): Edisi Desember
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.692 KB) | DOI: 10.55127/ae.v15i2.92

Abstract

Kabupaten Langkat merupakan daerah potensial dalam melaksanakan usaha tani budidaya jagung, namun petani sering menemukan kendala terkait dengan hama dan penyakit yang menyebabkan produksi jagung rendah. Oleh karena itu penyuluh memberikan penyuluhan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman jagung dengan menggunakan media sesungguhnya. Kegiatan penelitian bertujuan: 1) Untuk mengetahui tingkat efektivitas penggunaan media sesungguhnya dalam penyuluhan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman jagung di Kabupaten Langkat. 2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penggunaan media sesungguhnya dalam penyuluhan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman jagung di Kabupaten Langkat. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Pengambilan sampel petani dilakukan dengan menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling) dari populasi. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang berisi pernyataan mengenai keefektifan dan faktor yang mempengaruhi penggunaan media sesungguhnya. Kuesioner yang digunakan terlebih dahulu diuji validitas reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan yaitu dengan menghitung persentase perolehan skor dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas penggunaan media sesungguhnya dalam penyuluhan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman jagung tergolong sangat efektif yaitu sebesar 86,14%. Berdasarkan pengujian analisis regresi linear berganda yang dilakukan, terdapat tiga faktor yang mempengaruhi efektivitas penggunaan media sesungguhnya dalam penyuluhan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman di Kabupaten Langkat yaitu faktor Komunikasi (X1), Karakteristik Petani (X2) dan Biaya (X5) sebesar 88% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Efektivitas Metode Demonstrasi Cara dalam Penanganan Hama Tikus Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara Mhd. Syadri Pulungan; Yusra Muharami Lestari; Herawaty
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 20 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/5bjgpd39

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi petani padi adalah serangan hama tikus, yang harus segera ditangani karena merugikan petani dan menyebabkan penurunan hasil produksi. Namun, masih banyak petani yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam pengendalian hama tikus. Oleh karena itu, diperlukan metode penyuluhan yang tepat untuk memberikan pembelajaran kepada petani, salah satunya melalui metode demonstrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat efektivitas serta faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan metode penyuluhan demonstrasi dalam pengendalian hama tikus pada tanaman padi di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2023 dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, kuesioner, dan wawancara. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data menggunakan regresi linier berganda. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 82 orang petani yang berasal dari tiga desa, yaitu Desa Aras, Desa Sukaraja, dan Desa Tanah Tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas metode penyuluhan demonstrasi dalam pengendalian hama tikus pada tanaman padi tergolong tinggi, yaitu sebesar 61,46%. Secara simultan, variabel karakteristik petani, penguasaan materi oleh penyuluh pertanian, ketersediaan sumber informasi, sarana dan prasarana, serta biaya berpengaruh terhadap efektivitas metode penyuluhan dengan nilai R² sebesar 0,436. Secara parsial, karakteristik petani, penguasaan materi oleh penyuluh, dan biaya berpengaruh signifikan, sedangkan ketersediaan sumber informasi serta sarana dan prasarana tidak berpengaruh signifikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode demonstrasi efektif dalam pengendalian hama tikus sawah dan perlu didukung dengan peningkatan penguasaan materi penyuluhan serta penyesuaian metode dengan karakteristik petani dan kemampuan biaya.