Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN DALAM PROSES DIVERSI BAGI KLIEN ANAK DI BAPAS KELAS II KLATEN Mukhtar Abdul Latif; Ali Muhammad
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 5 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v8i5.2021.1020-1029

Abstract

Tulisan ini membahas isu tentang Peran Pembimbing Kemasyarakatan dalam upaya diversi pada anak berkonflik dengan hukum (ABH) di Balai Pemasyarakatan Kelas II Klaten dimana diversi merupakan wujud pemenuhan hak-hak anak dengan mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak, Anak adalah sebuah generasi yang seharusnya kita lindungi anak merupakan suatu harapan yang akan menjadi penerus cita-cita dari perjuangan bangsa dan negara ini, Pembimbing kemasyarakatan adalah aparatur sipil Negara yang diberi wewenang untuk melakukan proses pembimbingan masyarakat serta memberikan rekomendasi dalam upaya diversi pada anak berkonflik dengan hukum.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengungkapkan kejadian atau fakta, Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini peran Pembimbing Kemasyarakatan sangatlah penting dalam upaya diversi terhadap anak yang berkonflik dengan hukum, dengan melihat manfaat diversi yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak serta menjadikan masyarakat lebih aktif dalam kontrol sosial.
Analisis Kebijakan Pemberian Vaksinasi Covid-19 Bagi Narapidana Di Lapas Kelas Iia Purwokerto Mukhtar Abdul Latif; Umar Anwar
Hukum dan Masyarakat Madani Vol. 12 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/humani.v12i2.5073

Abstract

Program vaksinasi dipercaya sebagai salah satu bentuk pemberian hak kesehatan bagi narapidana saat menghadapi pandemi Covid-19 di Indonesia, Pemerintah memberi kebijakan bahwa setiap warga negara Indonesia wajib untuk divaksin tanpa terkecuali termasuk juga mereka narapidana yang berada di Lembaga Pemasyarakatan, dalam pelaksaan di Lembaga Pemasyarakatan, setiap warga binaan memiliki hak yang sama sesuai aturan di Lembaga Pemasyarakatan, berdasar Pasal 14 Undang-Undang No.12 Tahun 1995 tentang pemasyarakatan bahwa : Narapidana memiliki kewajiban untuk melaksanakan segala kegiatan dan aturan yang telah ditetapkan pada pelaksanaan hilang kemerdekaan di Lapas, sehingga disini dapat dipahami bahwa mereka hanya kehilangan hak kemerdekaan sehingga hak-hak lain masih melekat pada diri mereka sehingga pihak Lapas harus memberikan hak tersebut sesuai aturan yang ada. Apa dasar kebijakan pemberian vaksinasi bagi narapidana, manfaat apa yang didapat ketika telah divaksinasi adalah hal yang harus diperhatikan. Penelitian ini memakai penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan empiris, tujuan dari penelitian ini adalah guna menganalisis tepatkah pemeberian vaksinasi bagi narapidana dilakukan secepat mungkin khususnya di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Purwokerto,hasil penulisan menunjukan bahwa dengan adanya vaksinasi maka penyebaran kasus covid-19 dapat dihambat dan Penulis menyarankan pemberian vaksinasi bagi narapidana harus disegerakan karena narapidana memiliki hak fasilitas kesehatan yang sama dengan mereka yang diluar Lapas, sehingga muncul kesadaran untuk hidup sehat dan mencegah penyebaran covid-19 didalam Lapas.