Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

STRATEGI MENINGKATKAN JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN DI KAWASAN BINTAN RESORTS LAGOI KEPULAUAN RIAU DI MASA PANDEMI COVID-19 Putri Fistyaning Army; Imam Ozali
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 2 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i1.2022.377-387

Abstract

Kawasan wisata Lagoi tergolong sebagai kawasan industri pariwisata internasional. Banyaknya potensi wisata yang dimiliki wisata Lagoi menambah jumlah kunjungan baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara hingga pandemi covid-19 secara global membuat dampak yang cukup signifikan terhadap tingkat kunjungan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui faktor internal yang ada pada strength and weakness Bintan Resort Cakrawala(2) Mengetahui faktor eksternal yang ada pada opportunities and threats Bintan Resort Cakrawala (3) Mengetahui posisi Bintan Resort Cakrawala pada matriks IE, Diagram SWOT 4K, dan matriks SWOT atau TOWS (4) Mengetahui Strategi Bintan Resort Cakrawala. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yang dianalisis menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan Matriks IE BRC berada pada posisi yang baik karena dapat dilihat dari Matriks IE perusahaan berada pada sel V yaitu hold and maintain dengan strategi alternatif yang dapat digunakan dari hasil  diagram SWOT 4K antara lain : penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk.
Potensi Kampung Teripang Sebagai Destinasi Wisata Kebugaran Di Kabupaten Bintan Putri Fistyaning Army; Henricus Yayan Setyanto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Kampong Teripang sebagai salah satu tujuan wisata serta sebagai langkah awal pengembangan Kampong Teripang sebagai destinasi wisata Kebugaran. Teknik analisis data yang M. Penulis gunakan adalah analisis SWOT (Strength-Weakness- Opportunity-Threat). Analisis SWOT merupakan salah satu model lingkungan perusahaan yang berfungsi untuk menjelaskan pertanyaan dimana posisi perusahaan sekarang, serta menjelaskan strategi apa yang nantinya cocok digunakan untuk perusahaan agar kelemahan serta ancaman yang dimiliki saat ini dapat dijadikan kekuatan serta peluang yang membuat perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan lain. Berdasarkan Minat Wisatawan terhadap Potensi Wisata Kebugaran, masyarakat Bintan lebih tertarik dengan wisata kebugaran pada dimensi “Fisik” dengan jenis produk “Healthy Food”, minat wisatawan tersebut sejalan dengan produk healthy food yang tersedia di Kampong Teripang. Ini membuktikan bahwa Kampong Teripang memiliki potensi untuk menjadi destinasi wisata Kebugaran di Kabupaten Bintan. Hasil diagram Matriks IE Kampong Teripang berada pada posisi yang baik karena dapat dilihat dari Matriks IE perusahaan berada pada sel I yaitu Grow and Build . Dengan total skor faktor internal sebesar (3,01) dan total skor eksternal sebesar (2,93), maka dapat dikatakan bahwa posisi perusahaan berada pada daerah menjaga dan mempertahankan dan rekomendasi strategi yang tepat pada sel ini adalah strategi yang intensif (penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk) atau integratif (integrasi ke belakang, integrasi ke depan, dan integrasi horizontal). hasil Diagram SWOT 4K antara lain Strategi yang harus di terapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (growth oriented strategy).
Analisis Pola Perjalanan Wisata Kebugaran Berbasis Kearifan Lokal di Pulau Bintan Putri Fistyaning Army; Henricus Yayan Setyanto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6846

Abstract

Kekayaan Pulau Bintan di bidang bahari, budaya, sejarah, edukasi, dan religi serta produk-produk lokal masyarakatnya dapat menjadi bagian dari tiga dimensi utama kebugaran menurut (Corbin, 2006), yaitu dimensi Fisik, Pikiran, dan Jiwa. Namun kesadaran masyarakat dan pemangku kepentingan mengenai wisata kebugaran belum terlihat secara signifikan. Melihat potensi Pulau Bintan dan urgensi kebutuhan pariwisata di bidang kebugaran, perlu adanya penelitian kolaboratif antara akademisi, pemerintahan, industri dan masyarakat mengenai wisata kebugaran dengan memberdayakan potensi budaya dan kearifan lokal di Pulau Bintan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi salah satu solusi untuk kebutuhan pariwisata di bidang wisata kebugaran dengan mengangkat budaya dan kearifan lokal masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat potensi produk wisata berbasis kearifan lokal di Pulau Bintan yang dapat dimasukan dalam rekomendasi pola perjalanan wisata single point, base site, stopover, chaining loop, destination region loop, dan complex neighbourhood.
ANALISIS PELAKSANAAN ACARA ENGLISH CAMP 2024: STUDI KASUS DI DESA WISATA EKANG ANCULAI YANI; PUTRI FISTYANING ARMY
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 6 No 02 (2024): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA - EDISI MEI -ADUSTUS 2024
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English Camp merupakan kegiatan pembelajaran luar ruangan yang telah dijalankan sejak tahun 2023 di Desa Wisata Ekang. English Camp bertujuan untuk melatih kemampuan berbicara dan membangun kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris pada remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan kuesionerDari sisi peserta sangat mengapresiasi dengan acara English Camp yang membantu peserta dalam meningkat kemampuan bahasa Inggris peserta yang artinya tujuan yang ingin dicapai oleh penyelengara dan panitia telah tercapai. Pelaksanaan English Camp di Desa Wisata Ekang menunjukkan sejumlah keberhasilan serta beberapa area yang memerlukan perbaikan.
Pengembangan Paket Wisata Kebugaran Berbasis Stingless Bee Honey: Analisis Komponen 4A pada Gudem Bee Farm, Bintan Putri Fistyaning Army; Natasha Herawati
TOBA: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/toba.v5i1.7476

Abstract

The growing trend of wellness tourism is driving increasing tourist demand for activities that support physical, mental, and emotional health. This study aims to develop a wellness tourism package based on education about stingless bee honey at Gudem Bee Farm as an effort to diversify local tourism products. Data were obtained through field observations of tourist facilities and activities, interviews with Gudem Bee Farm managers regarding the potential and needs for package development, and documentation in the form of photos, destination profiles, and other supporting data. The package planning was compiled by analyzing the 4A components (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary Services). The results show that the main activities integrated into the package include tasting honey from the hive, making and using a natural mask made from stingless bee honey, nature bonding, mindful eating, and mindful drinking of wedang telang (blue telang tea). Accessibility and supporting facilities were deemed adequate, although there were obstacles such as changes in operational costs, limited field data, diverse tourist preferences, and potential weather disturbances. This planning resulted in a daily wellness tourism package design that is feasible to implement and has the potential to increase the attractiveness of Gudem Bee Farm through sustainable utilization of local potential.
Exploring Local Wisdom for Holistic Wellness Tourism in an Island Destination: Evidence from Bintan Regency, Indonesia Putri Fistyaning Army; Indah Andesta; Mashudi Mashudi; Andiko Firlansyah; Hilda Yunita
Jurnal Relevansi : Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol 10 No 4 (2026): Jurnal Relevansi: Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM STIE KRAKATAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61401/relevansi.v10i4.553

Abstract

Wellness tourism is increasingly shifting toward authentic experiences rooted in local culture and natural environments. This study explored how local wisdom can serve as the foundation for holistic wellness tourism development in Bintan Regency, Indonesia. This study employed an exploratory qualitative design using the holistic wellness framework of body, mind, spirit, and environment. Data were collected through participant observation, semi-structured interviews, and document analysis involving seven purposively selected tourism stakeholders and community representatives. The data were analyzed using reflexive thematic analysis. The findings reveal that the body dimension is reflected through coastal physical activities, traditional cuisine, herbal beverages, and indigenous body treatments. The mind dimension emerges from environmental education and mindfulness experiences, while the spirit dimension is expressed through cultural participation and contemplative activities. The environment dimension is supported by conservation practices, visitor-capacity management, ecological interpretation, and responsible destination management. Local wisdom provides a culturally grounded and sustainable foundation for integrating the physical, psychological, spiritual, and environmental dimensions of holistic wellness tourism. This study is limited to a qualitative exploration in Bintan Regency involving a small number of stakeholders, which may restrict the generalizability of the findings to other tourism destinations. This study contributes a context-sensitive framework for community-based wellness tourism development that strengthens local identity, community participation, and environmental sustainability while providing practical guidance for destination management organizations.
Pelatihan Minuman Herbal dalam Mendukung Wisata Kebugaran Berbasis Nostalgia Tourism di Gudem Bee Farm Bintan Fitriana Baitanu; Putri Fistyaning Army; Mashudi Mashudi; Hetty Yulianti Sihite
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/mediteg.v11i1.414

Abstract

Perkembangan wisata kebugaran (wellness tourism) yang pesat mendorong inovasi produk kuliner tradisional berbasis kesehatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk (1) memberikan keterampilan kepada pengelola Desa Wisata Gudem Bee Farm Bintan dalam pembuatan minuman tebu jahe madu kelulut berbasis standar resep (2) mengembangkan inovasi penyajian minuman sehat agar memiliki daya tarik wisata serta (3) mengintegrasikan produk minuman tradisional ke dalam paket wellness tourism berbasis nostalgia. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi kelompok (FGD), praktik langsung, simulasi, dan workshop/diseminasi yang melibatkan 20 orang pengelola dan masyarakat lokal. Hasil kegiatan mencakup produk minuman Heritage Glow Kelulut siap saji, buku resep standar, serta paket wisata kebugaran berbasis nostalgia tourism yang telah diimplementasikan. Evaluasi kegiatan melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman dan keterampilan peserta sebesar 86,3%, dengan seluruh peserta melampaui standar kelulusan yang ditetapkan. Pelatihan ini berkontribusi pada penguatan identitas kuliner Melayu Bintan dan peningkatan daya saing Gudem Bee Farm sebagai destinasi wellness tourism.