Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berorientasi Berpikir Statistis Materi Statistik Umi Nur Qomariyah
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.925 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran berorientasi berpikir statistik untuk materi statistik pada siswa kelas sepuluh jurusan akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang berorientasi pada berpikir statistis. Subyeknya adalah siswa kelas X-Ak SMK Negeri Jombang. Tahapan pengembangan penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D yang telah dimodifikasi menjadi define, design dan develop. Perangkat pembelajaran terdiri dari rencana pelajaran, lembar kerja siswa, media belajar mengajar dan tes prestasi belajar siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi alat pembelajaran, lembar kegiatan guru, lembar kegiatan siswa,angket respon siswa dan tes prestasi belajar siswa. Hasil dari instrumen tersebut dianalisis secara deskriptif untuk menjawab tujuan penelitian. Hasilnya adalah perangkat pembelajaran yang berorientasi berpikir statistis pada materi statistik siswa kelas sepuluh yang telah valid. Karena perangkat pembelajaran telah direvisi berdasarkan validasi, dan setelah eksperimen di kelas menghasilkan kemampuan guru dalam mengelola kelas efektif, aktivitas siswa baik, tanggapan siswa terhadap perangkat pembelajaran positif dan valid, kepekaan dan reliabilitas. Kategori terhadap uji prestasi. Singkatnya, alat belajar mengajar ini dapat digunakan oleh guru untuk mengajarkan statistik untuk mengembangkan pemikiran statistis siswa.
Pelatihan Pengelolaan Taman Hidroponik Sebagai Bekal Berwiraswasta Pada Warga Binaan Lapas Klas IIB Kabupaten Jombang Mardi Astutik; Umi Nur Qomariyah
COMVICE: Journal Of Community Service Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : STIE PGRI Dewantara Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26533/comvice.v4i1.661

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) selama ini identik dengan tempat warga kriminal sehingga perlu dijauhi. Dengan citra negative yang melekat inilah tidak banyak pihak yang peduli tentang warga lapas yang juga menginginkan perbaikan diri sehingga layak untuk kembali ke masyarakat. Namun masalahnya, tidak semua warga binaa siap untuk kembali terjun dimasyarakat karena harus memulai hidup dari awal, khususnya dibidang pekerjaan. Maka salah satu solusi untuk mengatasi hal ini, warga binaan lapas harus diberi bekal ketrampilan untuk bisa berwiraswasta untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarganya. STIE PGRI Dewantara sebagai pergeruan tinggi terkemuka di Jombang ikut berperan serta guna membantu memberikan bekal ketrampilan kepada warga binaan berupa budidaya tanaman dengan sistem hidroponik. Kegiatan ini diikuti 40 warga binaan yang dilakukan pada bulan September – Oktober 2019. Hasil dari kegiatan ini sangat memuaskan karena warga binaan mampu membuat media budidaya tanaman secara hidroponik dengan baik dan layak untuk dipasarkan.
MEMADUKAN TINKERING DAN THINKERING: UPAYA UNTUK MEMUTUS MITOS TENTANG PEMBELAJARAN PRAKTEK DI SMK Agus Prianto; Umi Nur Qomariyah; Winardi Winardi
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini memaparkan mitos pembelajaran praktek di SMK yang dianggap dianggap sebagai pelengkap kegiatan belajar. Untuk memutus mitos tersebut diperlukan cara pandang baru dalam memahami pembelajaran praktek. Pembelajaran praktek yang memadukan tinkering dan thinkering diharapkan memutus mitos yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Kajian ini menggunakan metode delphi, untuk merangkum hasil kajian para ahli atau peneliti terdahulu yang memiliki keahlian terkait dengan isu yang dibahas, yaitu mitos pembelajaran praktek di di SMK. Pendapat para ahli dan peneliti terdahulu selanjutnya digunakan oleh peneliti sebagai dasar membuat telaah kritis. Hasil kajian mengungkapkan bahwa pembelajaran praktek dapat mengembangkan kecakapan, keahlian, kemahiran yang akan mengantarkan lulusan sebagai calon pekerja berlevel employability. Pembelajaran praktek juga akan memperkuat berbagai soft skills yang sangat dibutuhkan oleh dunia kerja, seperti: seperti keuletan atau kegigihan dalam menjalan aktifitas, pantang menyerah, berorientasi pada hasil, proaktif, komunikatif, kemampuan bekerja dalam tim, dan dorongan untuk terus memperbaharui kecakapan dan keahlian selaras dengan tuntutan dunia kerja. Melalui pembelajaran praktek para siswa tidak hanya menghafal dan memahami konsep; tetapi ia akan dikondisikan untuk menerapkan konsep, menganalisis kegiatan praktek, sistesis dan evaluasi terhadap kegiatan yang dijalankan. Dengan demikian pembelajaran praktek akan membiasakan siswa untuk berpikir tingkat tinggi (high order thinking). Pembelajaran praktek dinilai sangat efektif untuk memperkuat spirit tinkering dan thinkering siswa, guna mempersiapkan lahirnya calon pekerja berlevel employability. Pembelajaran praktek akan dapat mengantarkan siswa sebagai calon pekerja yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangkas. Kajian ini merekomendasikan agar pembelajaran praktek dijadikan pendekatan pembelajaran utama di SMK, agar siswa dibiasakan untuk menjadi tinkering sekaligus thinkering sehingga ia menjilma sebagai calon pekerja berlevel employability.
KONSEP PAUD ALAM SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Umi Nur Qomariyah; Diah Puji Nali Brata
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2018 "Inovasi IPTEKS untuk mendukung Pembangunan Berkelanjutan"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.802 KB)

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah “suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pendidikan Anak Usia Dini telah diatur dalam pasal 28 Undang undang Republik Indonesia  Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Tujuan pengabdian ini  adalah penyelenggaraan  dan pengembangan kemandirian  PAUD Alam di dusun Rapah Ombo Desa Klitih Kecamatan Plandaan yang diupayakan oleh masyarakat setempat sesuai dengan kondisi masyarakat dan  alam. Melalui program kemitraan masyarakat, tim abdimas STKIP PGRI Jombang memberdayakan masyarakat untuk memperluas akses layanan PAUD baru. Metode pelaksanaan adalah pendidikan dan pendampingan, melalui pendidikan  dan pelatihan digunakan untuk mempersiapkan penyelenggaraan PAUD Alam dusun Rapahombo, sedangkan pendampingan digunakan untuk pemantapan kinerja penyelenggaraan PAUD Alam dusun Rapahombo. Hasilnya menunjukkan bahwa melalui program abdimas ini pemberdayaan masyarakat dusun Rapahombo  sangat tinggi, hal ini ditunjukkan melalui keikutsertaan masyarakat, bunda PAUD, orangtua dalam pendirian dan penyelenggaraan PAUD di dusun Rapahombo.
Developing E-Pub for Improving the Competence of BIPA (Indonesian Language for Foreign Speakers) Instructor in The Digital Era Susi Darihastining; Sujinah Sujinah; Umi Nur Qomariyah; Suyoto Suyoto; Chalimah Chalimah
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 7, No 9: SEPTEMBER 2022
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v7i9.15639

Abstract

Abstract: Efforts to internationalize the Indonesian language have resulted in the establishment of BIPA programs at several Indonesian and foreign universities. There is no doubt that Indonesian exists on the international stage. Numerous universities in Asia and Europe already include Indonesian as a required subject in their curricula. According to researchers' observations of the BIPA program at several universities in Indonesia, there are still numerous shortcomings of a good management system: lecturers' teaching materials do not reflect local culture, teaching strategies are not yet applicable, and media development is less diverse and innovative. The issue at hand is how to use E-PUB media in the digital era to build the capacity of Indonesian language teachers for foreign speakers (BIPA). This research employed a qualitative study with a descriptive approach, thus the data analysis used descriptive statistical analysis. The subjects of this study, or data sources, were LPPI tutors. In BIPA learning, E-PUB applications form data. Data collection methods include observation, interviewing, and documenting. The research findings have resulted in the implementation of E-PUB, which has the potential to increase the professionalism of BIPA tutors.Abstrak: Upaya untuk menginternasionalisasikan Bahasa Indonesia telah menyebabkan adanya pendirian program BIPA pada beberapa universitas di Indonesia dan di universitas di negara-negara asing lainnya.  Tidak diragukan lagi bahwa Bahasa Indonesia diakui keberadaannya di kancah internasional. Banyak universitas di Asia dan di Eropa sudah memasukkan Bahasa Indonesia sebagai matakuliah tambahan dalam kurikulum mereka. Berdasarkan observasi para peneliti terdahulu dalam program BIPA di beberapa universitas di Indonesia, masih terdapat banyak variasi kekurangan pada sistem manajemen yang baik: bahan materi ajar oleh dosen tidak merefleksikan budaya lokal, strategi mengajar yang belum diaplikasikan, dan perkembangan media yang kurang variatif dan inovatif.  Isu penelitian yang muncul dalam penelitian ini adalah bagaimana menggunakan media E-PUB untuk membangun kapasitas dari guru-guru Bahasa Indonesia yang mengajar penutur asing (BIPA). Penelitian ini menggunakan studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan demikian data analisis menggunakan analisis desckriptif statistikal. Subjek penelitian atau sumber data dalam penelitian ini adalah tutor LPPI. Dalam pembelajaran BIPA, aplikasi E-PUB digunakan untuk mendapatkan data. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, interview, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan implementasi E-PUB memiliki potensi meningkatkan tingkat profesionalisme tutor BIPA.
Strengthening Waste Bank in Campus “BaSCamp” as Environmental Conservation Learning Device at STKIP PGRI Jombang Kahan Tony Hendrawan; Umi Nur Qomariyah; Cahyo Tri Atmojo
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v4i2.2825

Abstract

The increase of waste happened at schools and offices. The use of paper and plastic became the object of the waste increase in the environment. It also happened at STKIP PGRI Jombang. The effort in cleaning was only done in final disposal by the cleaning staff in campus and it was not managed maximally by recycling the waste. The service partner was Green Campus at STKIP PGRI Jombang as one of units of students’ activities that worked in environmental conservation. Green Campus had about 30 members of students from 6 departments. The concentration is on Green kampus STKIP PGRI Jombang to manage the bank waste held in January 2023. The problems of the partner are: (1) the waste bank needed training and accompaniment in managing and in organizing, (2) the lack of knowledge and skill of the organizers of the waste bank in implementing 3R (Reduce, Reuse, Recycle). The method used is Asset Based Community Driven Development approach where strengthening was done through education, training, and accompaniment to the understanding context and internalizing asset, potency, power and resource individually and maximally. The result of the community service is the same perception of the concept about waste bank held, the creation of waste bank management system with clear job description, improvement of knowledge in managing the waste in the process of 3 R in 80%.