Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

MODEL TEOLOGI KONTEKSTUAL DALAM PENDIDIKAN SENI MAENGKET: INTERNALISASI MODERASI BERAGAMA BERBASIS KEARIFAN LOKAL MINAHASA Alrik Lapian; Denni H. R Pinontoan; Jekson Berdame
Manna Rafflesia Vol. 12 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Arastamar Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38091/man_raf.v12i1.622

Abstract

This article investigates how traditional arts, particularly Maengket dance and the Pangucapan Syukur (Thanksgiving) tradition in Minahasa, serve as strategic vehicles for promoting religious moderation and contextual art education. Drawing on ethnomusicology, sociomusicology, and cultural sustainability theory, the analysis demonstrates that the musical architecture of Maengket possesses significant aesthetic, pedagogical, and spiritual dimensions. Findings indicate that these cultural practices are effective in cultivating organic spaces for interfaith dialogue, strengthening shared values, and enhancing social cohesion within a pluralistic community. Furthermore, the study highlights the critical need to adapt traditional arts into formal educational curricula and to utilize digital platforms for broader outreach to youth. Ultimately, by integrating artistic expression, local wisdom, and technology, this research offers a sustainable model for education and religious moderation that aligns with the evolving social landscape of Indonesia
Pelatihan Vokal Bagi Paduan Suara Pemuda di Jemaat GMIM Bukit Moria Malalayang Manado Michael Dumais; Alrik Lapian
Psalmoz: A Journal of Creative and Study of Church Music Vol. 5 No. 2 (2024): July: Psalmoz: A Journal of Creative and Study of Church Music
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya pelatihan vokal dan penerapannya pada paduan suara pemuda di Jemaat GMIM Bukit Moria Malalayang. Penelitian kualitatif ini dilakukan pada tahun 2022, dengan data diperoleh melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan vokal penting untuk menciptakan harmonisasi suara yang indah, dengan mengajarkan teknik vokal seperti membaca notasi angka, penguasaan tempo, ekspresi, pemanasan, intonasi, artikulasi, pembentukan huruf vokal dan konsonan, pernapasan, serta latihan lagu. Selain itu, pelatihan membutuhkan kedisiplinan waktu, kehadiran anggota yang konsisten, dan peran pelatih yang tegas. Rekomendasi penelitian mencakup optimalisasi waktu latihan, peningkatan disiplin anggota, serta konsistensi dan fokus dalam mengikuti pelatihan untuk hasil yang maksimal.