Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Menggagas Collaborative Governance untuk Pengelolaan Sampah yang Lebih Baik di Desa Bacem, Kabupaten Blitar Wydha Mustika Maharani; Ferida Asih Wiludjeng; Aditya Aji Santoso
Studi Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi Vol. 1 No. 4 (2024): November : Studi Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/studi.v1i4.44

Abstract

The increase in population without the support of adequate waste management facilities, such as the availability of Temporary Shelters (TPS), has caused the people of Blitar Regency to have the habit of throwing rubbish carelessly in rivers or the habit of burning rubbish. This can cause various negative impacts on the environment and health. This research highlights the importance of the "Bacem Berseri" Waste Bank program to create public awareness in managing waste in a healthier and more sustainable way. The aim of this research is to analyze the implementation of collaborative governance in waste management in Bacem Village, Sutojayan District, Blitar Regency. The research method used was descriptive qualitative, data collection was carried out through in-depth interviews with stakeholders, including Environmental Service officials, village heads, administrators of the "Bacem Berseri" Waste Bank, and local residents. Data analysis techniques include data collection, data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research show that collaboration between parties, including government, society, NGOs and the private sector, can increase the effectiveness of waste management through collaborative governance mechanisms. Key findings include the importance of face-to-face dialogue, facilitative leadership, commitment to process, and shared understanding in increasing community participation and building trust. The Waste Bank system implemented has had a positive impact in reducing waste accumulation and providing financial benefits for residents. However, the challenge lies in efforts to increase public awareness in all RTs to participate actively.
PENDAMPINGAN STRATEGI BISNIS BAGI PELAKU USAHA CATERING DI NGLEGOK BLITAR Indria Guntarayana; Ferida Asih Wiludjeng; Intan Tiara Mita
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 01 (2024): JANUARI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan bisnis UMKM memerlukan strategi pemasaran guna mendorong bisnis untuk dapat bertahan dan bersaing dengan usaha lainnya. Salah satu strategi yang dapat digunakan yaitu dengan pembentukan model bisnis canvas yang sudah populer digunakan oleh banyak perusahaan. Salah satu UMKM yang berkompeten yaitu usaha catering. Metode yang digunakan yaitu metode survei, sedangkan untuk mencatat data primer maupun sekunder menggunakan metode wawancara, observasi, pencatatan data, dan dokumentasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa 9 elemen dalam bisnis Model Canvas yaitu, value proposition (proposisi nilai), customer segments (segmen pelanggan), customer relationship (hubungan pelanggan), channels (saluran), key activities (kegiatan utama), key resources (sumber daya utama), key partners (mitra utama), cost structures (struktur biaya), dan revenue streams (aliran pendapatan) dalam usaha Para pelaku usaha catering di Nglegok Blitar sudah lengkap, tetapi memiliki kelemahan pada yaitu key partnerships yang tidak memilik partner dari kurir makanan. Saran yang diberikan penulis, selain melakukan inovasi produk, sebaiknya bekerja sama dengan kurir makanan yang dapat membantu dalam proses delivery yang terjamin keamanannya.
“PELATIHAN APLIKASI CAPCUT DAN PENYULUHAN PEMASARAN DIGITAL (PADA PENJUAL BUNGA (FLORIST) KABUPATEN BLITAR”) Indria Guntarayana; Ferida Asih Wiludjeng
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/4ghy9363

Abstract

Sektor usaha bunga, yang didominasi oleh UMKM di Kabupaten Blitar, menghadapi tantangan dalam memperluas jangkauan pasar di era digital. Keterbatasan keterampilan dalam pembuatan konten visual yang menarik dan strategi pemasaran digital yang efektif menjadi penghambat utama. Pemanfaatan video promosi singkat yang mudah dibuat menggunakan aplikasi seperti CapCut sangat relevan untuk meningkatkan daya tarik produk dan efektivitas digital marketing, terutama melalui platform media sosial. Pengabdian masyrakat ini bertujuan untuk (1) menganalisis tingkat pemahaman dan keterampilan awal pengusaha bunga terkait pembuatan konten video menggunakan CapCut dan strategi digital marketing, (2) melaksanakan pelatihan CapCut dan digital marketing yang terstruktur, dan (3) mengukur dampak pelatihan terhadap peningkatan keterampilan pengusaha bunga dalam membuat konten promosi yang kreatif dan optimalisasi penjualan secara daring.. Dalam pengabdian ini, para penjual bunga di kabupaten Blitar dilatih Team Abdimas Fisipol Universitas Blitar menggunakan aplikasi CapCut untuk membuat konten video yang menarik. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa seluruh peserta berpartisipasi dengan antusias dan berhasil menerapkan keterampilan mengedit video mereka dalam praktik. Diharapkan pelatihan ini dapat membantu florist dalam menciptakan video promosi , konten pemasaran digital yang lebih efektif dan kreatif.