Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Komunikasi Massa dan Sosialisasi Solihat, Manap
Mediator Vol 9, No 1 (2008): Isu Komunikasi Kesehatan yang Ter-”Pojok”-kan
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research on media impact has already been numerous and some theories of media impact overcome its doubt. Research on the media impact of socialization, however is rarely conducted since it is difficult to determine the parameters. The socializations itself is a time consuming process. The research is intended to describe behaviour pattern related to the programmes in the media namely news programme, that is to find out the response, to describe students behaviour in using the information from television, to know studens responses in waching news programme through socialization, to find out involvement (impact) of gender variable toward the habis in waching news programme. The research shows that: news programme plays a role as complementer information source for student to know politic about government board, like executive, legislative or yudicative board; students try to find information not only from one channel but also from other private –owned channels as alternative to get information; based on this research, parent friends and school environment will play important role on the level of knowledge realization about credible politic. The analisys shows that gender can influence response from students in waching news. Through students socialization, the impact of news programme, impact more to men than women. Before probing this research further, it should be noted that socialization values mentioned here are not a real political participation (for example by participating in one of the political party). The socialization is meant as an attempt to shape thought, attitude and behaviour orientations on certain values which later develop as internalization process.
DIVERSIFIKASI MEDIA MASSA DAN DEMOKRASI DI INDONESIA (Penguatan Peran Media Massa serta Masyarakat dalam Mewujudkan Demokrasi) Solihat, Manap
JIPSI Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Vol 5 No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jipsi.v5i2.230

Abstract

Demokrasi sebagai bentuk ideologi dimana rakyat sebagai pemilik kekuasaan membutuhkan "jembatan" untuk dapat menyalurkan aspirasinya. Media massa memiliki banyak fungsi, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan demokrasi di suatu negara. Upaya mewujudkan Indonesia yang demokratis, maju, adil, dan kuat, merupakan cita-cita reformasi selama ini. Namun nampaknya memang masih jauh dari realitas. Kondisi transisi hingga sekarang masih terasa, keadaannya masih "serba memprihatinkan". Media massa adalah gigamedium yang setiap saat hadir sebagai ruang public yang menjadi cermin bagi siapapun. Dampaknya demikian besar pada keberlangsungan kehidupan manusia. Perkembangan sosial politik di dalam masyarakat bangsa ini tidak bisa dipisahkan dari bagaimana semuanya direpresentasikan di dalam berbagai media komunikasi, khususnya televisi dan internet. Menurut teori normative komunikasi massa modern, yang layak diimpikan untuk kehidupan media massa di suatu negara yang demokratis, sebagaimana halnya Indonesia di masa mendatang adalah terpenuhinya beberapa keadaan diantaranya : (1). Freedom of publication, yang menjamin adanya kebebasan berpendapat, menyampaikan informasi dan mengetahui kebenaran. (2). Plurality of ownership, hal penting untuk mengurangi bisa kepentingan pemilik media. (3). Diversity of information available to public, yaitu keragaman informasi yang disediakan untuk khalayak. (4). Diversity of expression of opinion. memberikan kesempatan akses yang kurang lebih sama kepada berbagai kelompok sosial, minoritas budaya yang ada pada masyarakat. (5). Extensive reach, sistem media massa mampu menjangkau secara luas berbagai khalayak. (6). Quality of information and culture available to public, informasi dan budaya yang disampaikan pada publik terjamin kualitasnya. (7). Terciptanya komitmen media massa Indonesia untuk mendukung sistem politik demokrasi. (8). menghargai privasi dan hak azasi secara umum. Sistem media alternatif yang demokratis dibangun atas landasan lima sektor jenis media, yakni dengan inti sektor media pelayanan publik (public service media), sektor civic media, sektor media swasta yang komersial, sektor media pemasaran sosial, dan media alternatif (cyber media). Jenis sektor media yang kedua adalah civic media, atau media warga. Media jenis ini merupakan media yang mendukung keberadaan organisasi yang ada pada alam demokrasi. Seperti media milik Ormas, LSM, kelompok kepentingan, hingga partai politik. Jenis sektor media yang keempat adalah media pemasaran sosial (social market sector). Jenis sektor media berikutnya adalah media dalam sektor perusahaan swasta. Kemudian sektor media yang terakhir, adalah media alternatif yakni cybermedia. Media jenis ini merupakan media yang menggunakan teknologi internet, ataupun teknologi digital untuk operasionalnya. Keberadaan cybermedia menjadi suatu realitas yang nyata walaupun pada kenyataannya berada pada ruang maya tetapi pengaruhnya kini tak terbantahkan lagi, orang sudah banyak memanfaatkan media ini, dan hal ini kedepan akan semakin kuat kedudukanya.
Pengelolaan Website sebagai Media Informasi dan Promosi Potensi Desa Mandalasari Kecamatan Cikalong Wetan Kabupaten Bandung Barat Prayoga, Inggar; Solihat, Manap; Maulin, Melly
PARAHITA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/parahita.v4i2.89

Abstract

Sistem informasi pembangunan desa dan pembangunan kawasan menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan pedesaan. Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah wajib mengembangkan sistem informasi desa dan pembangunan kawasan pedesaan. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) agar Desa Mandalasari dapat mengembangkan pembangunan desa, meningkatkan pelayanan desa, mempromosikan potensi desa serta sarana komunikasi dua arah dengan masyarakat desa. Hasil kegiatan PKM, Desa memiliki domain dan desain website desa, aparat desa sebagai peserta PKM memiliki pemahaman tentang mekanisme pengelolaan website desa yang ideal, dan memiliki dasar pemahaman dan keterampilan untuk penulisan berita dan artikel yang berhubungan dengan informasi potensi desa untuk konten website. Dampak kegiatan PKM ini Desa akan dapat mengembangkan website secara konsisten dan bertahap, sehingga desa tidak lagi mengalami kesenjangan dalam pembangunan dan akses terhadap informasi.
e-COMMERCE DI INDUSTRI 4.0 Solihat, Manap; Sandika, Denda
Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia
Publisher : LP2M Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jibeka.v16i2.967

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuka pikiran tentang E-commerce yang merupakan aktivitas jual beli atau jual beli berbasis online dimana transaksi antara penjual dan pembeli tidak secara tatap muka. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pemanfaatan e-commerce dalam berwirausaha di era industri 4.0. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang mendeskripsikan fenomena yang terjadi serta pengumpulan literatur dan jurnal penelitian yang berkaitan dengan topik E-commerce. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa E-commerce telah digunakan dalam wirausaha di era industri 4.0. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan E-commerce akan membantu seorang pengusaha dalam meningkatkan pendapatan usahanya.
PERAN KOMUNIKASI DIGITAL DALAM GERAKAN SOSIAL KESEHATAN LINGKUNGAN: STUDI KASUS SERLOK BANTARAN CIKAPUNDUNG Solihin, Olih; Solihat, Manap; Daniel, Yudi Irfan
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 30, No 2 (2024): Volume 30 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/wahana.v30i2.11558

Abstract

Gerakan sosial berbasis lingkungan, seperti Serlok Bantaran Cikapundung, memainkan peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan lingkungan. Perubahan era digital telah membuka peluang untuk memperluas jangkauan kampanye lingkungan melalui strategi komunikasi yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi digital dalam strategi gerakan sosial Serlok Bantaran Cikapundung, dengan fokus pada kombinasi metode tradisional dan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam. Data dianalisis untuk memahami strategi komunikasi yang diterapkan, hambatan yang dihadapi, serta solusi yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Serlok Bantaran berhasil memadukan komunikasi tatap muka melalui tokoh masyarakat dengan media digital, seperti WhatsApp, Facebook, dan Instagram, untuk menyebarluaskan pesan lingkungan. Inovasi seperti konten visual edukatif, tantangan digital, dan grup komunitas meningkatkan keterlibatan masyarakat lintas generasi. Tantangan seperti literasi digital rendah dan resistensi budaya diatasi melalui pelatihan, adaptasi lokal, dan insentif partisipasi. Kesimpulannya, kombinasi strategi komunikasi tradisional dan digital mampu menciptakan pendekatan yang inklusif dan adaptif, menjadikan masyarakat sebagai bagian aktif dalam konservasi lingkungan. Temuan ini memberikan wawasan bagi implementasi kampanye lingkungan serupa di era digital.
Aprehensi Komunikasi dan Kemampuan Menjalin Hubungan Akrab Mahasiswa Baru Solihat, Manap
Jurnal Soshum Insentif Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v7i2.1742

Abstract

The purpose of this study was to determine the form of anxiety that occurs in new students of the Communication Science Study Program at Unikom and the ability of new students to establish familiarity with other students. The method used is a descriptive qualitative approach method, 12 informants. Individuals who have communication apprehension tend to be more withdrawn and rarely express their opinions in discussions because they admit to being insecure. Not a few new students admit to having communication anxiety when attending lectures. Communication anxiety appears when making presentations, answering questions, asking lecturers, and having ordinary conversations. Having communication anxiety hinders students from developing, requiring a period of adaptation to lectures. The results of this study recommend that advisors or counselors analyze student behavior and create strategies so that anxiety that occurs in new students is reduced, supporting the success of students in the lecture process.
PEMANFAATAN AI DI SMAN 2 KOTA BANDUNG: PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DAN TENDIK DALAM MENGHADAPI ERA DIGITAL Solihin, Olih; Solihat, Manap; Yuni Mogot; Yasundari, Yasundari
Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE) Vol. 6 No. 2 (2025): Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE)
Publisher : Divisi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DP2M) UNIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/icomse.v6i2.16052

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru serta tenaga kependidikan (tendik) di SMAN 2 Kota Bandung dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) secara optimal dalam kegiatan pembelajaran dan manajerial sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 31 Januari 2025 di Aula SMAN 2 Kota Bandung dan diikuti oleh 36 peserta yang terdiri dari guru dan tendik. Bentuk kegiatan mencakup ceramah, seminar interaktif, praktik langsung penggunaan aplikasi AI, serta sesi diskusi dan tanya jawab untuk menjawab persoalan-persoalan nyata yang dihadapi peserta di sekolah. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dengan pihak sekolah, sebagai bagian dari komitmen akademisi dalam menjawab tantangan digitalisasi pendidikan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para peserta serta adanya peningkatan pemahaman terhadap berbagai platform dan alat AI yang dapat menunjang proses belajar mengajar maupun pengelolaan administrasi sekolah. Kegiatan ini memberikan dampak positif awal terhadap kesiapan digital pendidik di era transformasi teknologi. Rekomendasi yang diberikan adalah pentingnya pelatihan lanjutan secara berkala dan pembentukan komunitas belajar AI di sekolah sebagai wadah berbagi pengetahuan dan praktik baik lanjutan dan pengembangan komunitas pembelajar AI di tingkat sekolah.      
Pengelolaan Website sebagai Media Informasi dan Promosi Potensi Desa Mandalasari Kecamatan Cikalong Wetan Kabupaten Bandung Barat Prayoga, Inggar; Solihat, Manap; Maulin, Melly
PARAHITA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/parahita.v4i2.89

Abstract

Sistem informasi pembangunan desa dan pembangunan kawasan menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan pedesaan. Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah wajib mengembangkan sistem informasi desa dan pembangunan kawasan pedesaan. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) agar Desa Mandalasari dapat mengembangkan pembangunan desa, meningkatkan pelayanan desa, mempromosikan potensi desa serta sarana komunikasi dua arah dengan masyarakat desa. Hasil kegiatan PKM, Desa memiliki domain dan desain website desa, aparat desa sebagai peserta PKM memiliki pemahaman tentang mekanisme pengelolaan website desa yang ideal, dan memiliki dasar pemahaman dan keterampilan untuk penulisan berita dan artikel yang berhubungan dengan informasi potensi desa untuk konten website. Dampak kegiatan PKM ini Desa akan dapat mengembangkan website secara konsisten dan bertahap, sehingga desa tidak lagi mengalami kesenjangan dalam pembangunan dan akses terhadap informasi.
Strategi Komunikasi Pemerintah dalam Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) : Studi Kasus SMKN 1 Jogonalan Pujiyanto, Awi; Solihat, Manap
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jimik.v7i1.1675

Abstract

The Free Nutritious Meal Program (MBG) is implemented as a government effort to improve nutrition, health, and reduce stunting rates in Indonesia. This program has been running for approximately ten months, but during its implementation, several cases of poisoning were found in several areas that raised some concerns for the community, especially for students and parents who received MBG. This study focuses on the communication process theory according to Effendy including communicators, messages, channels, communicants, and effects. This study uses a descriptive qualitative approach in the form of specific interviews with the Nutrition Fulfillment Service Unit (SPPG) Lumbung Karya Nusantara Plawikan, teachers, and students at SMKN 1 Jogonalan, Klaten Regency. The author used purposive sampling in selecting key informants who were considered to have the most knowledge and in-depth information about MBG, including the head of SPPG, six students who received MBG, and the teacher in charge of MBG, then the information was processed with thematic analysis. The research results found that there are still several aspects of communication that have not been implemented, such as the school as the communicator has not delivered an official message to students and parents and social media as a channel to provide information on the MBG program to students and parents whose information validity is considered lacking, thus raising concerns about the MBG program. Several of these findings indicate the need for increased socialization of the MBG program that is valid, a variety of digital and conventional content and adjustments to further communication strategies for the government or related institutions. This research emphasizes the importance of transparent, fast, and empathy-oriented public communication, especially social policies that touch people's lives. The results of this study are expected to be a consideration for the government and related institutions in developing more effective communication programs, especially the MBG program.
Interaksi Komunikasi Keluarga dalam Era Generasi Digital: Implikasi pada Orang Tua dan Remaja di Desa Gajing Jaya Balqis, Ariana; Solihat, Manap
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jimik.v7i1.1691

Abstract

The rise of digital technology has greatly reshaped family communication patterns, especially between parents and adolescents in Gajing Jaya Village. This qualitative research aims to explore how these changes affect the emotional and social connections among family members. The findingsindicate that, despite the growing reliance on digital media for interaction, face to face communication remains esential to maintain closeness and mutual understanding. Parents and adolescents respond to technology in different ways; parents strive to set supportive rules that maintain emotional bonds, whille adolescents leverage technology to broaen their social circles. The study emphasizes that maintaining harmonious family communication in the digital age depends largely on balencing technology use as a tool to strengthen relationships. The continuous adaption of paretal roles and adolescents awareness of digital communication ethics are crucial for sustaining harmony amid ongoing changes.