Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis of Factors Affecting Industrial Engineering Students' Learning Interest in the Online Lecture System Sarbini Sarbini; M. Baidawi
JOURNAL OF SCIENCE AND APPLIED ENGINEERING Vol 4, No 2 (2021): JSAE
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jsae.v4i2.3052

Abstract

The COVID-19 pandemic has forced universities, lecturers, and students to suddenly migrate from face-to-face learning to online learning. in early 2020 these three components must adapt to the situation, but after 2 semesters of adaptation had taken place, the factors that influenced students in attending online lectures are the factor of lecturers and students’ adaptability to the software used, the factor of phone signal in the area where the students live, and the factor of limited funds for data. These factors will affect the students’ comfort factor and shape their interest in the online learning system. This research used a sample of Industrial Engineering students to produce the factors that influence learning interest in the online system. From the descriptive data analysis, it reveals that students perceive lecturer adaptation to online learning as quite good, the quality of the network as tolerable, although there are areas where the internet signal is considered weak. The students’ experience of online lectures is a little less satisfactory. The highest scores of students' expectations for future teaching system are: 48% for a 50% online and 50% offline system, 75% for a pure offline system, and 25.6% for a 25% online system. The relationship between students' perceptions of the adaptability of lecturers, internet quality and their experiences of online lectures affect the student’s comfort in online lectures in the form of a linear regression.
Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Limbah Rumah Tangga pada Masyarakat Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang Yunita Oktavia Wulandari; Cynthia Tri Octavianti; Fitria Khasanah; Eko Yuniarto; Ruvita Iffahtur Pertiwi; M. Baidawi; Eny Wahyu Suryanti
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i2.211

Abstract

Pupuk organik merupakan alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan pertanian. Namun, banyak petani dan masyarakat yang masih bergantung pada pupuk kimia yang dapat merusak kualitas tanah dan lingkungan. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik yang berbasis sampah rumah tangga kepada masyarakat. Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang, yang melibatkan peserta dari kelompok tani, bank sampah Anggur dan ibu rumah tangga. Metode yang digunakan yaitu ceramah, peragaan, serta praktik langsung dalam pembuatan pupuk organik. Materi yang diberikan mencakup teori dasar tentang pupuk organik dari cangkang telur, kulit pisang, dan air cucian beras beserta manfaatnya, serta cara pembuatan dan aplikasi yang tepat. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta dapat memahami konsep dasar pupuk organik dan berhasil membuat pupuk organik dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar mereka. Sosialisasi pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan pupuk organik serta memberikan alternatif solusi dalam meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan.
Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Limbah Rumah Tangga pada Masyarakat Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang Yunita Oktavia Wulandari; Cynthia Tri Octavianti; Fitria Khasanah; Eko Yuniarto; Ruvita Iffahtur Pertiwi; M. Baidawi; Eny Wahyu Suryanti
Babakti: Journal of Community Engangement Vol 2 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i2.13082

Abstract

Pupuk organik merupakan alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan pertanian. Namun, banyak petani dan masyarakat yang masih bergantung pada pupuk kimia yang dapat merusak kualitas tanah dan lingkungan. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik yang berbasis sampah rumah tangga kepada masyarakat. Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang, yang melibatkan peserta dari kelompok tani, bank sampah Anggur dan ibu rumah tangga. Metode yang digunakan yaitu ceramah, peragaan, serta praktik langsung dalam pembuatan pupuk organik. Materi yang diberikan mencakup teori dasar tentang pupuk organik dari cangkang telur, kulit pisang, dan air cucian beras beserta manfaatnya, serta cara pembuatan dan aplikasi yang tepat. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta dapat memahami konsep dasar pupuk organik dan berhasil membuat pupuk organik dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar mereka. Sosialisasi pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan pupuk organik serta memberikan alternatif solusi dalam meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan.