Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JMTSS

Rencana Bundaran Dan Kinerja Lalulintas Menggunakan Metode Simulasi (Studi Kasus Simpang Tujuh Ulee Kareng) Defry Basrin; Firdasari Firdasari; Iqbal Iqbal
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jmtss.v2i1.3395

Abstract

Simpang Tujuh Ulee Kareng merupakan persimpangan berlengan tujuh di Kota Banda Aceh tanpa adanya pengaturan lalu lintas, sehingga mengakibatkan terjadi tundaan dan kemacetan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah rekayasa lalu lintas dari simpang tak bersinyal menjadi bundaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah rekayasa lalu lintas terhadap Simpang Tujuh Ulee Kareng dari simpang tak bersinyal menjadi sebuah persimpangan dengan bundaran, yaitu bundaran yang akan direncanakan berdasarkan demand kendaraan saat ini menggunakan MKJI. Selanjutnya bundaran tersebut dihitung nilai kinerja menggunakan metode simulasi software Vissim. Data yang dikumpulkan adalah data geometrik jalan, volume lalu lintas dan kecepatan setempat. Data awal yang digunakan untuk adalah volume jam puncak (VJP) dari volume yang diamati dan kemudian disimulasikan oleh software Vissim . Hasil Kinerja lalu lintas bundaran berdasarkan output Vissim diperoleh kapasitas dinamis rata-rata sebesar 6375 kend/jam., tundaan rata-rata sebesar 2,00 detik,. Untuk perhitungan Derajat Kejenuhan (DS) didapat dari pembagian arus bagian jalinan dengan kapasitas dengan DS rata-rata sebesar 0,40. Peluang Antrian pada bundaran rencana yang didapat dari pembacaan grafik MKJI adalah 6%-13,5. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa perencanaan bundaran pada Simpang Tujuh Ulee Kareng menggunakan bundaran adalah langkah yang tepat karena mampu memberikan tingkat pelayanan jalan A.
PLANNING OF TAMIANG ROAD FLEXIBLE PAVEMENT BY PASS Rajib Muammar Rajib; Iqbal Iqbal; Firdasari Firdasari
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jmtss.v2i2.4305

Abstract

The requirements of a road can provide a surface layer that is always flat, strong construction so as to ensure comfort and safety for service (road life) which is quite longand requires minimal maintenance in various circumstances. The increasing population growth, and the condition of the old roads that have been damaged, therefore the need for land transportation infrastructure will increase along with the increasing number of vehicles every year in Aceh Tamiang District. This situation makes the reason that the need for an appropriate and efficient method in road planning in order to obtain the best results and meet the elements of safety in road use, so it is necessary to plan the thickness of flexible pavement on the Tamiang By Pass road with a length of 5 km using the 2013 and 2017Road Pavement Design Manual Method and compare the two methods. The results of pavement thickness planning based on the 2013 Road Pavement Design Manual Method, obtained pavement layer thickness based on Alternative Design Chart 3A column FF9, namely AC-WC = 4 cm, AC-BC = 6 cm, AC-Base = 24.5 cm, LPA Class A = 15 cm , Class B LPA = 15 cm, Selected Embankment = 35 cm, and CBR of subgrade = 2.386%. The results of the pavement thickness planning based on the 2017 Road Pavement Design Manual Method, obtained the thickness of the pavement layer based on the Design Chart 3B column FF7, namely AC-WC = 4 cm, AC-BC = 6 cm, AC-Base = 18 cm, LPA Class A = 15 cm, LPA Class B = 15 cm, Selected Embankment = 35 cm, and CBR of subgrade = 2,399 %. Of the two methods compared and reviewed so that each manual for flexiblepavement design is produced.