Ade Irma
(Scopus ID: 57216955647) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Juring (Journal for Research in Mathematics Learning)

Pengaruh Penerapan Model Pembeljaran Creative Problem Solving Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Ditinjau Dari Kemandirian Belajar Siswa SMP Negeri 40 Pekanbaru Zahrina Nurjannah; Ade Irma
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.831 KB) | DOI: 10.24014/juring.v1i3.4776

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki ada tidaknya perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran Creative Problem Solving dengan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung jika ditinjau dari kemandirian belajar siswa SMP Negeri 40 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk menyelidiki hubungan sebab akibat dengan cara memberikan perlakuan pada salah satu kelas dan membandingkan hasilnya dengan salah satu kelas yang diberikan perlakuan yang berbeda. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-C dan VIII-D SMP Negeri 40 Pekanbaru dan objek penelitian ini adalah pengaruh penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang ditinjau dari kemandirian belajar. Teknis analisis data yng digunakan peneliti yaitu uji-t, korelasi (Product Moment), dan anova dua arah (two way anova). Instrumen yang digunakan adalah tes uraian untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif matematis siswa, dan angket untuk mengukur tingkat kemandirian belajar sisiwa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung serta jika ditinjau dari kemandirian belajar (2) tidak terdapat perbedaan kemandirian belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. (3) terdapat kontribusi antara kemandirian belajar dengan kemampuan berpikir kreatif matematis. (4) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan awal siswa terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa. Dengan demikian secara umum model pembelajaran Creative Problem Solving berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis yang ditinjau dari kemandirian belajar siswa SMP Negeri 40 Pekanbaru.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama di Kampar Seswira Yunita; Lies Andriani; Ade Irma
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.06 KB) | DOI: 10.24014/juring.v1i1.4700

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Untuk mengatasi permaslahan tersebut, dilakukan penelitian dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian Two Group Posttest Only Design dan menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP di Kampar. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII 3 SMP IT Al-Ihsan Boarding School sebagai kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran model group investigation (GI), dan VIII 2 sebagai kelas kontrol yang diberikan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi belajar siswa dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t dan anova dua arah (two way anova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dengan siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. (2) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dan motivasi belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hasil penelitian tersebut  memberikan kesimpulan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe group investigation memberikan pengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Akan tetapi jika ditinjau dari motivasi belajar, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation tidak memberikan pengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Uji Validitas dan Uji Praktikalitas Lembar Kerja Siswa Berbasis Pendekatan Problem Based Learning pada Materi Segiempat Nikmatul Husna Desra; Irma Fitri; Ade Irma
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.049 KB) | DOI: 10.24014/juring.v5i2.14851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan lembar kerja siswa matematika berbasis pendekatan problem based learning pada materi segiempat yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kapur IX, ahli teknologi pendidikan dan, ahli materi pembelajaran yang berasal dari dosen dan guru mata pelajaran matematika. Objek dalam penelitian ini adalah lembar kerja siswa berbasis pendekatan problem based learning pada materi segiempat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket dan observasi non sistematis. Instrumen pengumpulan data berupa angket dengan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan uji validitas, lembar kerja siswa berbasis pendekatan problem based learning dinyatakan sangat valid dengan persentase tingkat kevalidan 88,52%. Hasil uji coba praktikalitas kelompok kecil dengan responden berjumlah 6 orang siswa diperoleh bahwa lembar kerja siswa berbasis pendekatan problem based learning sangat praktis dengan persentase tingkat kepraktisan 87,92%. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa lembar kerja siswa yang dikembangkan valid dan praktis.
Validitas Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Model Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) pada Materi Persamaan Garis Lurus Irma Fitri; Mira Nopita; Ade Irma
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v5i4.13247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran dalam matematika berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS) dan Penilaian Hasil Belajar (PHB)  yang valid pada materi Persamaan Garis Lurus. Pengembangan perangkat pembelajaran mengikuti model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dilakukan Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat tahun pelajaran 2020/2021. Subjek penelitian adalah para ahli dan pakar dalam bidang matematika yang berasal dari dosen dan guru. Objek penelitian adalah Perangkat Pembelajaran berbasis Model Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) pada materi Persamaan Garis Lurus. Instrumen pengumpulan data berupa angket dan tes. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Hasil penelitian  menunjukkan kualitas perangkat pembelajaran berupa RPP tergolong kategori sangat valid (87,02%), LKS yang dikembangkan  tergolong dalam kategori valid (83,61%), Penilaian Hasil Belajar (PHB) tergolong kategori sangat valid (89,05%) dan perangkat pembelajaran secara keseluruhan tergolong kategori sangat valid (85,69%). Hal tersebut menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS), dan Penilaian Hasil Belajar (PHB) berbasis Model Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) ini telah valid.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Model Realistic Mathematics Education (RME) Pada Materi Statistika Indun Ariningsih; Depi Fitraini; Arnida Sari; Ade Irma
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i1.19150

Abstract

Pentingnya bahan ajar dalam keberhasilan proses pembelajaran merupakan hal yang melatarbelakangi penelitian ini, oleh karena itu guru harus selalu melakukan inovasi dalam pembelajaran agar pembelajaran menjadi lebih menarik. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis model Realistict Mathematics Eduacation (RME) yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Siswa MTs Pondok Pesantren Sultan Syarif Kasim Tuah Indrapura sebagai subjek dalam penelitian ini dan LKS berbasis model RME pada materi Statistika sebagai objek penelitian. Teknik pengumpulan data terdiri dari teknik tes dan non tes. Teknik tes berupa lembar soal posttest, Teknik nontes berupa angket uji validitas dan uji praktikalitas. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Berdasarkan uji validitas LKS diperoleh hasil sangat valid, hasil uji praktikalitas baik kelompok kecil maupun kelompok terbatas diperoleh hasil sangat praktis dan hasil uji post-test menyatakan bahwa terdapat perbedaan signifikan dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil tersebut menyatakan bahwa LKS yang telah dikembangkan pada materi statistika memberi dampak yang positif terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hal itu, dapat dinyatakan bahwa LKS yang telah dikembangkan layak untuk digunakan karena memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.