Hamidah Hamidah
Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Widya Gama Mahakam, Samarinda

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Plant Growth of Malonan 1 Pepper (Piper nigrum L.) Cutting on Different Planting Media Composition and Coconut Water Dosage: Pertumbuhan Stek Tanaman lada (Piper nigrum L.) Malonan 1 Pada Komposisi Media Tanaman dan Dosis Air Kelapa Yang Berbeda Hamidah Hamidah; Tutik Nugrahini; Marlina
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12 No 1 (2023): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v12i1.2328

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of different planting medium compositions and concentrations of coconut water on the growth of pepper cuttings. This research was carried out for 3 months, starting from January to April 2020. This research site is in the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Widya Gama University, Mahakam Samarinda. This research method used a randomized block design with 3 x 4 factorial experiments consisting of 3 replications. The first factor is the planting medium (M) which consists of 3 levels, namely: M0 Control (4 kg), M1 Topsoil + Goat Manure (3: 1) and M2 Topsoil + Goat Manure Fertilizer + Husk Charcoal (2: 1: 1) The second factor is Coconut Water which consists of 4 levels, namely: K0 (control), K1 (150 ml / 500 ml water), K2 (250 ml / 500 ml water) K3 (350 ml / 500 ml water). The variables analyzed were the number of shoots, plant height, and root length. The results of this study indicate that the best planting medium is found in treatment M2 = Topsoil (2 Kg) + goat manure (1 kg) + rice husk (200 g) and the best concentration of coconut water is found in treatment K3 = (350 ml / 500 ml of water) has the best effect on the growth of the pepper (Piper nigrum L.) Malonan 1 Keywords: Malonan 1, Growing Media, Coconut Water
Respon Pertumbuhan Vegetatif Jeruk Keprok Borneo Prima (Citrus reticulata Blanco) Terhadap Pemberian Kompos Dan Pupuk Organik Cair (POC): Response of Vegetative Growth of Borneo Prima Tangerines (Citrus reticulata Blanco) to the Application of Compost and Liquid Organic Fertilizer (POC) Ahmad Andi; Hamidah; Purwati; Syamsia Satra
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12 No 2 (2023): Jurnal llmu Pertanian Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v12i2.2648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk kompos batang pisang, pupuk organik cair (POC) dan interaksi keduanya terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman jeruk keprok borneo prima (Citrus reticulata Blanco). Penelitian dilaksanakan pada awal bulan September 2020 sampai dengan Januari 2021, di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Agroteknologi Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dalam 2 faktor dengan ulangan sebanyak 3 kali. Faktor pertama : K0 = 0 gram kompos (kontrol), K1 = 500 gram kompos, K2 = 750 gram kompos, K3 = 1000 gram kompos. Faktor kedua : C0 = 0 ml (kontrol), C1 = 4 ml/250 ml air , C 2 = 6 ml/250ml air, C 3 = 8 ml/250 air. Menggunakan parameter pengamatan yaitu : tinggi tanaman, diameter batang dan cabang tanaman. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan kompos batang pisang memberikan pengaruh sangat nyata terhadap diameter dan cabang tanaman, sedangkan perlakuan POC tidak memberikan pengaruh nyata pada parameter pengamatan. Interaksi pupuk kompos batang pisang (K) dan POC Hormon Tanaman Unggul tidak berpengaruh nyata pada pengamatan pertumbuhan tinggi, diameter, dan cabang tanaman. Perlakuan terbaik terdapat pada K2 (750 gram). Kata Kunci : Pupuk organik, Batang pisang, Hormon tanaman ungggul
Aplikasi Pupuk Organik Cair ( Poc ) Bonggol Pisang Dan Pupuk Npk Phonska Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta Klon Bp 936 (Coffea canephora): Application Of Liquid Organic Fertilizer (Poc) Banana Webs And Phonska Npk Fertilizer On The Growth Of Robusta Coffee Growth Clone Bp 936 (Coffea canephora) Edo Pratama; Purwati; Hamidah Hamidah
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12 No 2 (2023): Jurnal llmu Pertanian Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v12i2.2698

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui konsetrasi pupuk organik cair (POC) bonggol pisang terhadap pertumbuhan bibit tanaman kopi robusta, mengetahui dosis pemberian pupuk NPK Phonska terhadap pertumbuhan bibit tanaman kopi robusta, untuk mengetahui interaksi perlakuan POC bonggol pisang dan pupuk NPK Phonksa terhadap pertumbuhan bibit tanaman kopi robusta. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 16 Juni sampai dengan 09 September 2021 di lahan penelitian Fakultas Pertanian, Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur Penelitian ini di susun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial 4 X 4, dengan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu pupuk POC bonggol pisang yaitu: E0 = tanpa pupuk, E1 = 140 ml/liter air, E2 = 160 ml/liter air, E3 = 180 ml/liter air. Sedangkan faktor kedua yaitu pupuk NPK Phonska yaitu: D0 = tanpa pupuk, D1 = 18 g/tanaman, D2 = 22 g/tanaman, D3 = 26 g/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian Pupuk Organik Cair POC Bonggol Pisang dengan kosentrasi yang berbeda tidak memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan pemberian Pupuk NPK Phonska dengan dosis yang berbeda tidak memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter. Interaksi antara Pupuk Organik Cair POC bonggol pisang dan Pupuk NPK Phonska tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan tanaman. Kata Kunci : Bonggol Pisang, NPK Phonska dan Robusta
The Effect of Providing Household Waste Trichocompost and Pelangi NPK on the Growth of Oil Palm (Elaeis guineensis Jacq.) Seedlings in Pre-Nurseries: Pengaruh Pemberian Trichokompos Limbah Rumah Tangga Dan NPK Pelangi Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Pembibitan Pre-Nursery Hamidah Hamidah; Rustam Baraq Noor; Mikael.T
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 1 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i1.3080

Abstract

ABSTRACT Mikael.T, Pengaruh Pemberian Trichokompos Limbah Rumah Tangga dan NPK Pelangi Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pembibitan Pre-Nursery, dibawah bimbingan Rustam Baraq Noor, dan Hamidah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis terbaik Trichokompos limbah rumah tangga, pupuk NPK Pelangi dan interaksi Trichokompos limbah rumah tangga dan pupuk NPK Pelangi terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di Pre-nursery. Penelitian ini dilakukan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Widya Gama Mahakam Samarinda, dan dilakukan selama 3 bulan, mulai dari bulan Desember 2023 sampai dengan Februari 2024. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, secara Keseluruhan terdapat 4 x 3 = 12 kombinasi perlakuan, dan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga menjadi 36 satuan percobaan, Faktor pertama adalah Trichokompos (T) terdiri atas 4 taraf yaitu, T0= tanpa perlakuan (kontrol), T1= dosis 200 g/polybag, T2= dosis 250 g/polybag, T3= dosis 300 g/polybag. Faktor kedua adalah pupuk NPK Pelangi (N) terdiri atas 3 taraf yaitu N0= tanpa perlakuan (kontrol), N1= dosis 20 g/polybag, N2= 30 g/polybag. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahawa pemberian Trichokompos limbah rumah tangga berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 9 MST dan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman 12 MST dan jumlah daun 12 MST, pupuk NPK Pelangi menunjukkan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman 9 MST dan 12 MST, diameter batang 9 MST, jumlah daun 9 MST dan interaksi antara Trichokompos limbah rumah tangga dan pupuk NPK Pelangi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 9 MST dan 12 MST (T2 N1), diameter batang 6 MST dan 12 MST (T3N1), dan berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang 9 MST (T3N1). Kata kunci: Kelapa Sawit, NPK, Pupuk, Trichokompos
Penyuluhan Pertanian “Pemanfaatan Urine Ternak sebagai Pupuk Cair dan Zat Pengatur Tumbuh” Hamidah Hamidah; Mahdalena Mahdalena; Abdul Rofiq
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 1 No. 2 (2017): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v1i2.239

Abstract

Urin merupakan salah satu produk buangan yang harus dibuang dari dalam tubuh.  Definisi urin adalah cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi.  Ternyata produk buangan dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.. Hasil penelitian tentang penggunaan dan pengaruh pupuk organik cair terhadap sosio ekonomi budidaya tanaman dan produktivitas tanah, menunjukan bahwa penggunaan pupuk organik memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap pertumbuhan, produksi tanaman dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan, tanaman pangan (kedelai, padi, jagung dan kentang) maupun tanaman perkebunan (kelapa sawit, karet, kakao,teh dan tebu)  dibandingkan dengan pupuk anorganik. Sebagai salah satu contoh hasil penelitian dan penerapan pupuk organic di Pati, Lampung, Magetan, Banyumas, pupuk organik terbukti dapat menekan kebutuhan pupuk an-organik urea hingga 100 %.