Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : CYBERNETICS

Analytic Hierarchy Process Dalam Pembobotan Untuk Pengaturan Jadwal Dosen Menur Wahyu Pangestika; Alda Cendekia Siregar
CYBERNETICS Vol 2, No 01 (2018): CYBERNETICS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.787 KB) | DOI: 10.29406/cbn.v2i01.1145

Abstract

Scheduling is one of the important things in teaching and learning process. The Analytical Hierarchy Process (AHP) method is a system analysis method that can be used to connect unstructured situation into a spesific part that used to make an effective decisions. The application of AHP based on the decomposition of objectives, evaluates values through pairwise comparisons in stages and able to choose the best alternative from some alternatives. The purpose of this study is to prove whether the AHP method can be used to determine scoring for the election of lecturer schedules and to knowing the result of AHP’s scoring The data in this study are: criteria of the subjects, lecturers, SKS, lecturer status, space, time to determine the score and alternative, namely in the form of even semester teachers. As for producing departmental recommendations, input is needed in the form of score resulting from the AHP calculation and calculating the space that shows the floor, day and course. This study uses comparative data and the same alternative from previous studies,that is scheduling data for the Even Semester of Mechanical Engineering Study Department that certain on scheduling for regular lectures. The final results of this study include several names that can be used for scheduling first. Judging from the previous research using the DS / AHP method, 17 lecturers got the order from 29 lecturers, but in this study, the whole can be sorted.
Analisis Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Jadwal Untuk Dosen Dengan Metode Dempster Shafer Analytic Hierarchy Process Dalam Pembobotan Menur Wahyu Pangestika
CYBERNETICS Vol 1, No 02 (2017): CYBERNETICS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.587 KB) | DOI: 10.29406/cbn.v1i02.746

Abstract

Penjadwalan mata kuliah adalah masalah pada menempatkan waktu dan ruangan yang memperhatikan sejumlah aturan yang berhubungan dengan kapasitas dan lokasi ruangan yang tersedia, waktu bebas dan aturan lain yang berkaitan dengan toleransi untuk dosen, dan hubungan antar mata kuliah khusus. Metode Dempster Shafer Analytic Hierarchy Process digunakan dalam menentukan peringkat atau mengurutkan informasi berdasarkan sejumlah kriteria yang digunakan untuk menghasilkan goal. Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan apakah sistem pendukung keputusan dengan metode DS/AHP dalam pembobotan dapat digunakan untuk pemilihan jadwal dosen dalam meningkatkan pelayanan terhadap staf dosen dan mahasiswa. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa kriteria mata kuliah, usia dosen, SKS, status dosen, ruang, waktu yang digunakan untuk menentukan bobot dan alternative yaitu berupa nama pengajar di semester genap. Sedangkan untuk menghasilkan rekomendasi jurusan, dibutuhkan inputan berupa bobot dosen yang dihasilkan dari perhitungan DS/AHP dan kriteria berupa ruang yang menunjukkan lantai, hari dan mata kuliah. Hasil dari penelitian ini adalah acuan pada penjadwalan perkuliahan Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Pontianak.
Rancang Bangun Sistem Pendukung Keputusan Dalam Pemilihan Dosen Pembimbing Skripsi Dengan Metode AHP di UM Pontianak Asrul Abdullah; Menur Wahyu Pangestika
CYBERNETICS Vol 2, No 02 (2018): CYBERNETICS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.875 KB) | DOI: 10.29406/cbn.v2i02.1297

Abstract

Skripsi merupakan salah satu syarat kelulusan untuk memperoleh gelar sarjana strata satu. Oleh sebab itu, pemilihan dosen pembimbing skripsi yang sesuai dengan minat mahasiswa sangat diperlukan. Hal ini tidak lain agar dapat memacu mahasiswa untuk terus bersemangat mengerjakan skripsinya. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) yang cukup ampuh untuk menentukan keputusan yang disesuaikan dengan minat mahasiswa, judul skripsi, keahlian ataupun penelitian dosen serta konsentrasi mata kuliah. Tahapan-tahapan dalam penelitian ini dimulai dari analisa masalah, analisa kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian dan perawatan sistem. Aplikasi penentuan dosen pembimbing skripsi ini merupakan aplikasi yang bertujuan mempermudah proses penentuan dosen pembimbing skripsi. Aplikasi ini dinamai dengan SiPendamping. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi Sipendamping dapat memberikan kemudahan bagi ketua program studi Teknik Informatika UM Pontianak dalam memberikan keputusan sesuai dengan minat mahasiswa. Penentuan kriteria didasarkan kepada jumlah minat yang ada di program studi Teknik Informatika UM Pontianak sedangkan penentuan alternatif didasarkan kepada jumlah dosen tetap yang ada di program studi Teknik Informatika.
Reduced Rule Base Pada Sistem Pakar Untuk Diagnosa Penyakit Balita Gizi Buruk Di Kalimantan Barat menur wahyu pangestika; Alda Cendekia Siregar
CYBERNETICS Vol 3, No 01 (2019): CYBERNETICS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.421 KB) | DOI: 10.29406/cbn.v3i01.1818

Abstract

Masalah kurang gizi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan dapat menjadi penyebab kematian terutama pada kelompok resiko tinggi bayi dan balita. Sistem pakar sangat membantu untuk pengambilan keputusan karena mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik. Didalam sistem pakar terdapat aturan IF-Then yang mendefinisikan hubungan logis antara masalah yang ditetapkan. Penyederhanaan fungsi Boolean digunakan untuk mendapatkan reduced rule base dengan menggunakan K-map. Pembuatan k-map dibutuhkan 2n baris table kebenaran, dan pada K-map dibutuhkan 2n kotak persegi. Data gejala dan penyakit yang terjadi pada gizi buruk balita didapatkan dari hasil wawancara kepada pakar yaitu Ahli Gizi dan Dokter Spesialis Anak. Data penyakit yang digunakan pada penelitian ini adalah ISPA, TB Paru, dan Pneumonia. Penelitian ini membandingkan metode Reduce Rule Based dengan metode Certainty Factor pada kasus diagnosa penyakit balita gizi buruk dan didapatkan metode Certainty Factor lebih baik dari pada metode Reduce Rule Based dalam menentukan diagnosis pada kasus balita gizi buruk (Validitas CF sebesar 100% dan Validitas Reduce Rule Based sebesar 73,34%).
Analytic Hierarchy Process Untuk Pemilihan Program Studi Calon Mahasiswa Menur Wahyu Pangestika; Yudi Qadar Pratomo
CYBERNETICS Vol 1, No 01 (2017): CYBERNETICS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.096 KB) | DOI: 10.29406/cbn.v1i01.553

Abstract

Metode Analytic Hierarchy Process digunakan untuk pengambilan keputusan dalam menentukan peringkat atau mengurutkan informasi berdasarkan sejumlah kriteria.  Data yang digunakan adalah standar nilai minimum dari masing-masing fakultas dan nilai rata-rata rapor semester 1-5 mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Biologi, Kimia, dan Fisika. Hasil dari penelitian ini adalah Urutan program studi yang didapatkan dari hasil perhitungan AHP yaitu kesehatan masyarakat dengan bobot 0.1711, kedokteran umum dengan bobot 0.2633, ilmu kelautan dengan bobot 0.2095, sistem komputer dengan bobot 0.1406, dan peternakan dengan bobot 0.2155. Urutan pertama rekomendasi jurusan untuk calon mahasiswa adalah kedokteran umum dan disusul dengan Peternakan, Ilmu kelautan, kesehatan masyarakat, dan sistem komputer.Kata kunci :   Analytic Hierarchy Process; rekomendasi jurusan; standart nilai minimum; nilai rata-rata raporAnalytic Hierarchy Process is used to review the Decision rank or sort information based on a number of criteria.The data used is the standard minimum value of each faculty and the average value of the semester report card 1-5 Mathematics, Indonesian, English, Biology, Chemistry, and Physics. Results of this study was sequence of coursesfrom calculation results of AHP isPublic Health with score 0.1711, Medical with score 0.2633, Marine Science with score 0.2095, Computer Systemwith score 0.1406, and Veterinarywith score0.2155. The first Sequence of majors recommendations for perspective student is medical, Veterinary,Marine Science, Public health, and Computer Systems.Keywords:Dempster Shafer Analytic Hierarchy Process; recommendations department; standard minimum value; average value report