Benny Subiantoro
Makassar State University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IKAN SEBAGAI IKON Subiantoro, Benny
JURNAL IMAJINASI Vol 1, No 3 (2004)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v1i3.142

Abstract

Abstrak Ikon adalah sebuah tanda yang memiliki kemiripan rupa antara tanda dan hal yang diwakilinya sekaligus sebagai tanda yang dapat berfungsi dengan cara memiripkan objeknya yang terwujud sebagai kesamaan dalam beberapa kualitas dan kesesuaian rupa yang terungkap oleh tanda itu sendiri. Ikan adalah makhluk Tuhan yang gemulai dan dinamis, memiliki daya pikat penciptaan estetis melalui bentuk wujud, karakter, dan keganasannya menjadi sebuah penggambaran simbol pada perilaku kehidupan manusia. Kata kunci: Ikan, ikon, tanda, simbol, penciptaan, karya seni.
PERANCANGAN MODUL PEMBELAJARAN SENI LUKIS BAHAN PEWARNA ALAM MATA PELAJARAN SENI LUKIS PADA SISWA KELAS X.I DI SMAN 2 ENREKANG Aisyah, Siti; Subiantoro, Benny; Yunus, Pangeran Paita
JURNAL IMAJINASI Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.079 KB) | DOI: 10.26858/i.v2i2.9551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran seni lukis bahan pewarna alam (kesumba) dalam mata pelajaran melukis untuk siswa kelas X.I di SMAN 2 Enrekang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development/R&D) dengan prosedur meliputi tahap: analisis kebutuhan, perancangan produk awal, pengembangan produk awal, validasi, revisi untuk penyempurnaan produk akhir. Tahap analisis dilakukan dengan mengumpulkan informasi tentang media ajar yang digunakan di SMAN 2 Enrekang, tahap peracangan produk awal dilakukan mencari referensi materi dan referensi pembelajaran yang menarik dan merancang desain modul menggunakan softwere computer (Corel Drow X7), validasi kemudian dilakukan oleh parah ahli terhadap modul pembelajaran yang telah dihasilkan sementara (produk awal), pada tahap refisi didapatkan dari berbagai masukan dosen pembimbing, dosen penguji dan ahli materi dan ahli media. Instrumen pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan angket validasi. Hasil penelitian dianalisis secara kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan modul Melukis Menggunakan Bahan Pewarna Alam (Kesumba) yaitu modul lengkap (Self Contained), berukuran 17.5 cm x 25 cm dengan ketebalan kertas sampul 260gr dan isi modul menggunakan kertas MP 100gr disajikan secara portrait berisi 73 halaman awal (sampul depan belakang, kata pengantar, daftar isi, petunjuk penggunaan modul, tujuan pembelajaran, peta materi dan pendahuluan). Modul memuat materi menjadi empat bagian, yaitu materi I berisi pengertian seni, seni lukis, dan bahan pewarna alam (kesumba), materi II berisi pengenalan alat dan bahan membuat pewarna alam (kesumba), materi III berisi cara melukis menggunakan bahan pewarna alam (kesumba) dan materi IV berisi hasil melukis menggunakan bahan pewarna alam (kesumba). Dapat disimpulkan bahwa siswa kelas X.I di SMAN 2 Enrekang setuju menggunakan modul Melukis Menggunakan Bahan Pewarna Alam (Kesumba).
PROSES PEMBELAJARAN SENI KRIYA LOGAM MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIVEMEN DEVISION (STAD) PADA SISWA KELAS VIII A MTs. MUHAMMADIYAH LEMPANGANG KABUPATEN GOWA fidayati; Subiantoro, Benny; ashari, meisar
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 1 No 2 (2011): HARMONI
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/vekd1w09

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah secara umum untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses pembelajaran seni kriya logam pada mata pelajaran seni budaya pada siswa Kelas VIII A MTs. Muhammadiyah Lempangang Kabupaten Gowa dalam membuat seni kriya logam dengan menggunakan teknik timbul.Penelitian ini merupakan strategi belajar mengajar yang bertujuan untuk menentukan semangat dan memotivasi belajar siswa dan mengembangkan kreativitas belajar siswa dalam berkarya seni kriya logam dan dapat mendorong siswa belajar secara sistematis. Penelitian ini dilakukan di MTs. Muhammadiyah Lempangang Kabupaten Gowa di Kelas VIII A dengan jumlah 1 Kelas, dengan siswa sebanyak 30 orang, sampel 30 orang. Menggunakan metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif.Hasil ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran kriya logam melalui model pembelajaran Student Team Achivemen Division (STAD) pada siswa Kelas VIII A MTs. Muhammadiyah Lempangang Kabupaten Gowa dalam membuat seni kriya logam sudah lumayan baik dari 30 orang yang terdiri dari lima kelompok dan tiga kelompok yang paling baik dari cara mendesainnya maupun sampai proses penyelesaian dan itu menunjukkan bahwa mereka sangat termotivasi dalam membuat seni kriya logam. Namun disisi lain masih ada sebagian dua kelompok yang belum terlalu berani dan tidak terlalu mengerti dalam proses pembuatan kriya logam dan siswa merasa kesulitan dalam proses pemindahan desain kertas A4 ke permukaan logam.