Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology

IDENTIFIKASI PENGARUH OBSTACLE PROPAGASI TERHADAP KINERJA TRANSCEIVER SX1278 PADA FREKUENSI 433 MHZ DALAM MENTRANSMISIKAN PAKET DATA DIGITAL Reza Yansah; Jannus Marpaung; Redi Ratiandi Yacoub; Fitri Imansyah; Ferry Hadary
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 1: Januari 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i1.52587

Abstract

Dunia telekomunikasi mengalami perkembangan yang sangat pesat dengan adanya sebuah modul telekomunikasi yang saat ini banyak digunakan untuk proses penelitian dan  termasuk ke dalam bagian dari teknologi  wirelles yang menggunakan gelombang elektromagnetik di udara bebas, yaitu modul Transceiver SX1278. Modul Transceiver SX1278 merupakan suatu modul seri LoRa (Long range) yang mempunyai kualitas tinggi seperti jangkauan komunikasi nya yang jauh, tahan interferensi, dan memiliki penggunaan daya yang rendah. Tapi pada saat proses transmisi biasanya terdapat suatu penghalang atau penghambat yang membuat proses pentransmisian menjadi terganggu yang di sebut obstacle. Hujan merupakan salah satu obstacle biasanya dikenal dengan redaman hujan, di Indonesia sendiri hujan bukan lagi hal asing  karena Indonesia merupakan negara yang mempunyai iklim tropis. Pada penelitian ini menggunakan modul Transceiver SX1278 untuk mengetahui kinerja telekomunikasi dengan mengetahui perubahan Spreading Factor, Bandwidth, dan Coding rate terhadap hasil performansi pada penerima yaitu RSSI (Received Signal Strengt Indicator), SNR (Signal To Noise ratio) dan ToA (Time On Air) pada saat tidak hujan, hujan ringan, hujan sedang, dan hujan lebat, untuk mengetahui apakah redaman hujan berpengaruh terhadap proses pentransmisian paket data digital dari Transmitter ke Receiver dengan kondisi Komunikasi LOS dan NLOS pada jarak yang ditentukan yaitu 50 m dan 100 m. pada pengujian modul Transceiver SX1278 terdapat perubahan performansi pada setiap perubahan parameter Spreading Factor dari 7 ke 12  jarak jangkauan menjadi semakin luas tapi nilai RSSI dan SNR semakin berkurang dan ToA yang semakin bertambah. Karena pada penelitian ini menggunakan Bandwidth 500KHZ dan CR 4/5 jadi tidak ada Analisa secara lebih tentang keduanya. Pada saat kondisi hujan rata-rata nilai RSSI dan SNR juga berkurang dibanding dengan kondisi saat tidak hujan baik dalam kondisi komunikasi LOS dan NLOS, kecuali pada ToA, tidak terlalu ada perubahan yang signifikan pada saat tidak hujan dan 3 kondisi hujan lainnya, berarti redaman hujan tidak mempengaruhi nilai ToA, tapi mempengaruhi nilai dari RSSI dan SNR baik dalam jarak dan kondisi LOS atau NLOS yang ditentukan.
SISTEM MONITORING KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI DAERAH URBAN SMART CITY BERBASIS TEKNOLOGI INTERNET OF THINGS (IoT) Indra Jaya Saputra; Ferry Hadary; Hendro Priyatman
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.48529

Abstract

Tingginya angka kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Barat memicu berbagai dampak kehidupan dari sisi kesehatan, social hingga ekonomi. Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat (2021) mencatat kondisi geografis wilayah Kalimantan Barat memiliki luas yaitu 147.307 km2 mengakibatkan tingginya potensi bagi oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membuka lahan dengan cara membakar. Di mana akibat pembakaran ini menimbulkan kabut asap yang mengganggu aktifitas masyarakat. Di sisi lain kondisi iklim tahunan yaitu kemarau yang berkepanjangan di Indonesia kerap kali berdampak terhadap aktivitas karhutla di wilayah Kalimantan Barat ini. Oleh sebab itu, diperlukannya tingkat perhatian yang khusus dalam upaya pengendalian dan pemantauan karhutla baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Sistem pemantauan karhutla yang menampilkan data secara waktu nyata (real time) melalui koneksi internet dengan memanfaatkan website sebagai Graphical User Interface (GUI) sangat dibutuhkan bagi masyarakat perkotaan saat ini guna memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam mengakses informasi mengenai karhutla serta dapat mengambil keputusan publik secara tepat dan akurat.