Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH CELEBRITY ENDORSER TERHADAP MINAT BELI DENGAN ELECTRONIC WORD OF MOUTH SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PRODUK SKINCARE EMINA Ririn Damayanti; Zulaiha Husen; Zildjian Sabillah H Sidi Mesar
Jurnal Mitra Manajemen Vol 5 No 6 (2021): Jurnal Mitra Manajemen Edisi Juni
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52160/ejmm.v5i6.505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh celebrity endorser (X) terhadap minat beli (Y) produk skincare emina yang dimediasi oleh electronic word of mouth (Z) (studi kasus pada pengguna sunscreen emina di Kota Ternate). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 112 responden yang beraktifitas dikota ternate tengah. Teknik pengujian dari responden yakni menggunakan SPSS 26 sebagai alat bantu analisis Responden. Hasil penilitian ini menunjukan bahwa : 1) Celebrity Endorser berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, 2) Electronic word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli 3) Celebrity Endorser berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli yang di mediasi oleh Electronic word of mouth.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR WILAYAH DITJEN PERBENDAHARAAN PROVINSI MALUKU UTARA DI TERNATE Nurlaila Nurlaila; Zulaiha Husen
Jurnal Manajemen Sinergi Vol 5, No 2 (2017): JURNAL MANAJEMEN SINERGI (EDISI OKTOBER)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jms.v5i2.6733

Abstract

This study aims to determine the influence of organizational culture and work motivation partially or simultaneously. The population in this study is all employees at the Regional Office of the Directorate General of Treasury of Maluku Utara Province in Ternate which amounts to 36 people This study is a population study. Data collection techniques used were to spread questionnaires, interviews and observations. Data analysis in this research is using (multiple regression analysis). The results of this study indicate that the organizational culture variable (X1), and work motivation (X2) have a positive and significant effect on the performance of the employees at the Regional Office of the Directorate General of Treasury of North Moluccas Province in Ternate either partially or simultaneously meaning that Ha is accepted and H0 is rejected by So the hypothesis proposed can be verified so that the hypothesis is accepted.
PENGARUH STRES KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA MASA PANDEMI COVID-19 (STUDI PADA RSUD DR. H. CHASAN BOESOIRIE TERNATE) Vikram B Tuahuns; Marwan Man Soleman; Zulaiha Husen
Jurnal Manajemen Sinergi Vol 11, No 1 (2023): JURNAL MANAJEMEN SINERGI (EDISI APRIL)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jms.v11i1.6633

Abstract

bjectives: The objectives of this study were: (1) To determine the effect of work stress on the performance of nurses at RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate; (2) To determine the effect of the work environment on performance; (3) To determine the effect of the work environment on job satisfaction; (4) To determine the effect of job stress on job satisfaction; (5) To determine the effect of job satisfaction on performance; (6) To determine the effect of work stress on nurse performance mediated by job satisfaction; and (7) to determine the effect of the work environment on nurse performance mediated by job satisfaction. The number of research samples was 83 nurses.Methodology: The test tool used is SmartPLS 3.0 as a statistical test tool.Findings: The second, third, fifth, and seventh hypotheses are accepted because the statistical t value is greater than t table, and the p value is smaller than alpha 0.05. While the first, fourth and sixth hypotheses were rejected because the p-value was greater than 0.05.Conclusion: The results of this study indicate that: (1) Job stress has no effect on the performance of nurses at RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate; (2) work environment has a significant effect on performance; (3) work environment has a significant effect on job satisfaction; (4) Job stress has no effect on job satisfaction; (5) Job satisfaction affects performance; (6) Job stress has no effect on nurse performance mediated by job satisfaction; and (7) work environment influences nurse performance mediated by job satisfaction.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Bapperida Kota Tidore Kepulauan) Faujia Ishak; Muhammad Asril Arilaha; Zulaiha Husen
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8756

Abstract

Faujia Ishak, 2026. Pengaruh Lingkungan kerja dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Bapperida Kota Tidore Kepulauan). Ketua Komisi: Muhammad Asril Arilaha dan Anggota Komisi: Zulaiha Husen. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil dari pengaruh lingkungan kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai melalui motivasi kerja pada Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Bapperida Kota Tidore Kepulauan yang berjumlah 45 pegawai. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga populasi dijadikan sebagai sampel penelitiaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis path modeling dengan menggunakan Smart Partial Least Square (PLS) versi 4.0 sebagai alat uji statistic. Hasil penelitian ini yang menunjukkan bahwa: (1) lingkungan kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja pegawai, (2) budaya organisasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja pegawai, (3) lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, (4) budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, (5) motivasi kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan, (6) motivasi kerja tidak mampu memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dan (7) motivasi kerja tidak mampu memediasi pengaruh budaya terhadap kinerja pegawai.
Pengaruh desain pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan terhadap kinerja pegawai pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Nursan Ade; Ahmad Yani Abdurrahman; Zulkifli Zulkifli; Zulaiha Husen
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1149

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan terhadap kinerja pegawai pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), baik secara parsial maupun simultan. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Populasi sebanyak 67 pegawai dijadikan sampel seluruhnya melalui teknik sampling jenuh (sensus). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0,351; Sig. = 0,001), spesifikasi pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0,411; Sig. = 0,000), serta secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (F = 33,567; Sig. = 0,000) dengan nilai Adjusted R² = 0,497. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada satu instansi BPBD dengan jumlah responden relatif kecil sehingga generalisasi temuan perlu kehati-hatian; selain itu, hanya mempertimbangkan dua variabel bebas. Implikasi – Secara praktis, manajemen BPBD perlu memperhatikan kejelasan desain pekerjaan dan kesesuaian spesifikasi pekerjaan dalam pengelolaan sumber daya manusia. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat Job Characteristics Theory dan Person-Job Fit Theory dalam konteks organisasi publik kebencanaan. Kebaruan – Penelitian ini merupakan salah satu studi yang menempatkan desain dan spesifikasi pekerjaan sebagai dua determinan kinerja pada organisasi kebencanaan, konteks yang masih sangat terbatas diteliti, mengingat sifat pekerjaan BPBD yang non-rutin, berisiko, dan menuntut kompetensi spesifik.
Pengaruh Work Life Balance dan Stres Kerja terhadap Kinerja Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BPKSDM) Kota Tidore Kepulauan M. Iksan Adam; Zulaiha Husen; Zulkifli Zulkifli
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9027

Abstract

Pengaruh Work life balance dan Stres Kerja terhadap Kinerja Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Tidore Kepulauan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh work life balance dan stres kerja terhadap kinerja pegawai pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tidore Kepulauan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tujuan untuk menganalisis hubungan antarvariabel yang diteliti secara objektif dan terukur. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada BKPSDM Kota Tidore Kepulauan. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 33 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang menjadi sampel penelitian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen, baik secara parsial maupun simultan. Pengujian data dilakukan dengan bantuan program SPSS versi 20 sebagai alat uji statistik.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel work life balance berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, secara parsial variabel stres kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, variabel work life balance*dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tidore Kepulauan. Dengan demikian, peningkatan keseimbangan kehidupan kerja serta pengelolaan stres kerja yang baik dapat mendukung peningkatan kinerja pegawai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.