Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Literasi Dan Perilaku Keuangan Terhadap Perencanaan Pensiun Cipto Pramono Siregar; Susy Muchtar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.28 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.9960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan, pengetahuan keuangan, kemampuan komputasi, sikap keuangan dan income terhadap perencanaan pensiun. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yang bersumber dari kuesioner yang di sebar melalui google form di wilayah jabodetabek, dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 214 responden. Metode analisis data yang digunakan dalam menguji hipotesis pada penelitian ini menggunakan structural equation modeling (SEM) dengan software amos 24. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa literasi keuangan, pengetahuan keuangan, sikap keuangan dan income memiliki pengaruh positif dalam merencanakan pensiun, sedangkan pengetahuan komputasi tidak memiki pengaruh terhadap perencanaan pensiun. Penelitian ini diharapkan bisa menyadarkan masyarakat untuk mempersiapkan diri sejak dini dalam menghadapi masa pensiun.
Pengaruh Intellectual Capital, Leverage Dan Corporate Governance Terhadap Financial Performance Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdadftar Di Bursa Efek Indonesia Dan Dimoderasi Oleh Competitive Advantage Dewi Perabawati; Susy Muchtar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.598 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.10134

Abstract

Setiap perusahaan memiliki tujuan untuk mengambil keuntungan sebanyak mungkin, Tujuan ini dapat tercapai dengan memaksimalkan Financial Performance yang dimilikinya. Tetapi dengan kondisi pandemik saat ini banyak perusahaan yang belum bisa memaksimalkan Financial Performance mereka, Hal tersebut dapat dijadikan sebuah alasan untuk dapat berhati-hati dalam menentukan faktor yang dapat mempengaruhi Financial Performance perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Intellectual Capital, Leverage, Corporate Governance terhadap Financial Performance dengan Competitive Advantage sebagai variabel moderasi. Financial Performance pada penelitian ini difokuskan menggunakan rasio profitabilitas yaitu ROA dan ROE. Studi ini menggunakan variabel kontrol Ukuran Perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang besrsumber dari laporan keuangan perusahaan sektor industry manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2017 -2021. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling hingga dipilih 118 perusahaan yang menjadi sampel. Analisis data yang digunakan untuk uji hipotesis yaitu analisis regersi data panel dengan menggunakan program Eviews 12. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel independent, Intellectual Capital dengan proksi HCE dan SCE tidak berpengaruh terhadap financial performance sedangkan Intellectual Capital dengan proksi VAIC berpengaruh terhadap financial performance, Leverage tidak berpengaruh menggunakan pengukuran ROA, dan berpengaruh menggunakan pengukuran ROE. Untuk variabel Corporate Governance dengan proksi dewan komisaris independent berpengaruh terhadap financial performance sedangkan ukuran dewan direksi tidak berpengaruh. Variabel Moderasi Competitive Advantage hanya dapat memoderasi Intellectual Capital dengan proksi VAIC, sedangkan sisanya tidak berpengaruh. Untuk variabel kontrol yaitu ukuran perusahaan berpengaruh terhadap Financial Performance. Hasil ini dapat diambil kesimpulan bahwa perusahaan harus memperhatikan komponen Intellectual Capital yang dimilikinya karna juga dapat mempengaruhi competitive advantage serta meningkatkan financial performancenya.
PENGARUH RASIO KECUKUPAN MODAL TERHADAP PROFITABILITAS PERBANKAN KONVENSIONAL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Dea Nuroktaviani; Susy Muchtar
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i1.15868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Assets Size, Assets Quality, dan  Liquidity terhadap Profitabilitas. Metode penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan total sampel sejumlah 38 perusahaan perbankan konvensional dari 47 perusahaan yang terdaftar dalam kurun waktu 5 tahun periode 2017-2021. Data diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia berupa Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan. Penelitian ini menggunakan Teknik analisis berganda dengan software E-Views 12.0. berdasarkan pada data yang dikumpulkan pengujian ini dilakukan pada 190 sampel perusahaan dengan model regresi berganda dapat disimpulkan bahwa Aseet Size berpengaruh negatif signifikan terhadap Profitabilitas, serta Liquidity berpengaruh positif signifikan terhadap Profitabilitas. Sedangkan Capital Adequacy Ratio dan Asset Quality tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas.
Pengaruh Tata Kelola Perusahaan terhadap Kesulitan Keuangan Perbankan di Indonesia Annisa Wulansari; Ayuni Bindara; Fyrial Fitrianty; Susy Muchtar
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tata kelola perusahaan terhadap Financial Distress yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020-2024. Jumlah sampel penelitian sebanyak 43 dengan total 215 data yang telah dipilih dengan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan software Eviews 9. Variabel independen meliputi, Corporate Governance Index (CGI), Board Size, Board Independence. Variabel kontrol meliputi, Firm Size, Return on Assets (ROA), leverage. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa Corporate Governance Index, Board Size, Board Independence, return on Assets berpengaruh positif signifikan terhadap Financial Distress. Firm Size tidak berpengaruh terhadap Financial Distress. Leverage memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap Financial Distress.
Impact Of Bank Risk On Bank Performance In Indonesian Commercial Banks: The Moderating Role Of Corporate Governance Annaas Azzumar Rahman; Ilham Abadi; Henny Setyo Lestari; Susy Muchtar
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 14 No 1 (2026): Januari
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ekombis.v14i1.9160

Abstract

This study analyzes the impact of bank risk exposures, including Environmental, Social, and Governance (ESG) Risk, Credit Risk, Liquidity Risk, Market Risk, Operational Risk, and Capital Adequacy Ratio (CAR), on the financial performance of commercial banks in Indonesia, as measured by Return on Assets (ROA). Driven by increasing regulatory pressure and market demands for sustainable financial practices, this research also explores the moderating role of Corporate Governance in strengthening or weakening the impact of these risks on bank performance. The research employs a quantitative approach using panel data regression with EViews 9 software, utilizing secondary data from 10 commercial banks listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2020–2024. Data sources include annual reports, sustainability reports, OJK publications, and Bloomberg ESG Disclosure Scores. The findings reveal that ESG Risk, Liquidity Risk, Market Risk, and CAR have a significant impact on ROA, whereas Credit Risk, Operational Risk, and control variables (Bank Size and Asset Growth) do not have a significant impact. An interesting finding of this study is the positive yet insignificant relationship between Credit Risk and ROA, which contrasts with conventional literature. This result is presumed to be influenced by credit restructuring policies and government stimulus during the COVID-19 pandemic, as well as variations in risk management strategies across banks. Meanwhile, Market Risk, as measured by the Net Interest Margin (NIM), shows a significant negative impact on ROA, contrary to the initial hypothesis, indicating intense market competition and fluctuating interest income within Indonesia’s banking sector. The moderating effect of Corporate Governance on the relationship between risk and performance is not fully significant, except for its interaction with Market Risk, which demonstrates the potential to enhance risk management effectiveness. These findings underscore the importance of strengthening governance and risk management to improve the resilience and profitability of the national banking sector.