Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Influence of Environment on Learning Improvement and Student Characters Strengthening in Covid-19 Pandemic Uci Dwi Cahya; Farahdiba Thahura; Meylia Sari
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2021): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v12i2.7514

Abstract

As a result of the Covid-19 pandemic, it has greatly impacted the world, especially in the field of education, therefore, with increasingly developing technological capabilities, the teaching and learning process in schools is also carried out online. This study aims to analyze the character values ​​of students, as well as describe the design of student character learning in accordance with Pancasila as the basis of the State, and students are able to instill character values ​​in everyday life. This research was conducted at MI TerpaduTahfidz Al Mubarak Langsa in grades 3 and 4 with 20 students per class, and 4th grade teachers. The data analysis method used is a qualitative method by applying field research, namely by field observations, by observing each object which is done online through a video call application. From the results of the analysis, it was known that the character of students in grades III and IV of Integrated MI Tahfidz Al Mubarak 80% is very in accordance with the values ​​of Pancasila because the learning system is carried out always under the supervision of parents and teachers with a maximum number of ten students in one online class. In one class there are two teachers who teach in each class, every day parents must send reports on student progress to their respective class teachers. This is also inseparable from the role of parents in educating their children at home even though the state of the teaching and learning process is carried out online.
Kepemimpinan Dalam Pendidikan Safrijal Safrijal; Farahdiba Thahura
Jurnal Economica Didactica Vol 4, No 1 (2023): Economica Didactica
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17529/jed.v4i1.32078

Abstract

Kepemimpinan merupakan hal yang esensial dalam suatu lembaga pendidikan. Setiap institusi memerlukan pemimpin yang visioner, inovatif, kreatif, familiar, dan memiliki semangat kerja yang tinggi. Kepemimpinan pendidikan visioner adalah kepemimpinan yang mampu melihat masa depan pendidikan dann berusaha meraih masa depan itu, kepemimpinan visioner adalah proses kemanusian untuk mewujuddkan transformasi yang perlu untuk menghadapi kebutuhan yang berubah. Merespon kebutuhan yang berubah tidak dapat disikapi dengan cara-cara yang tradisonal atau pasrah dengan perubahan itu, tetapi harus disikapi dan didekati dengan cara yang strategik. Dampak atau hasil dari kepemimpinan visioner pada lembaga pendidikan akan tampak pada cara ia menentukan kebijakan dan keputusan, dasar pertimbangan pengambilan keputusan, cara yang sesuai dengan aturan dan sesuai pula bagi pihak yang menerima delegasi, acuan sikap dalam bekerja, dan acuan pengawasan. Karena itu pemimpin harus memiliki visi sebagai tujuan yang ingin dicapai baik oleh dirinya maupun oleh para pengikutnya.
Integrated Farming System Berbasis Zero Waste pada Peternakan Chicken Farm di Kota Langsa Elisa Putri; Rizka Haryudi; Farahdiba Thahura; Fiqri Khayqal; Risqi Amanda Putri Balqis
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1169

Abstract

Limbah peternakan yang tidak dimanfaatkan dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan berupa pencemaran udara, air, dan tanah, menjadi sumber penyakit, meningkatkan emisi gas metana, serta menurunkan estetika dan kenyamanan masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan solusi melalui penerapan konsep zero waste sebagai upaya pengolahan limbah yang ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mitra dalam mengolah limbah kotoran ayam menjadi pupuk organik cair, serta memberikan edukasi mengenai pemanfaatan lahan peternakan sebagai kebun sayur dalam rangka mewujudkan sistem pertanian terpadu (integrated farming system). Metode kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan dan bimbingan teknis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengabdian ini berjalan dengan baik, ditandai dengan partisipasi aktif dan antusiasme mitra selama proses berlangsung. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan keterampilan dan pengetahuan mitra tentang konsep zero waste. Mitra mampu mengolah limbah ayam menjadi produk bernilai tambah berupa pupuk organik cair, serta memperoleh wawasan baru dalam memanfaatkan lahan peternakan menjadi kebun sayur yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha tani berkelanjutan.
DEVELOPMENT OF A REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION MODULE BASED ON COASTAL CULTURE TO IMPROVE NUMERATION LITERACY Hendra Susanto; Farahdiba Thahura
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14348

Abstract

Despite high cognitive potential from fish consumption, coastal students face boring traditional modules; thus, a culture-based RME-AI module was developed to enhance numeracy skills. This study aims to analyze the level of validity, practicality, and effectiveness of the Realistic Mathematics Education (RME) learning module based on coastal culture with the Gemini application and how the module can improve the numeracy literacy skills of fifth grade students. The RME module development leverages students' environmental reality to facilitate mathematical learning, effectively bridging pedagogical gaps to achieve superior educational goals through contextual experiences and meaningful conceptual mastery. So that with this module it can help students in improving numeracy literacy skills. The RME-based module is said to be suitable for use if it meets three criteria: valid, practical, and effective. Based on the results of the research analysis, 1) the module was declared very valid after being revised with a percentage of 89.00%, 2) the module was declared practical with an average student response questionnaire result of 84.00% in the field test. Furthermore, 3) the normalized gain test was used to determine how effective the RME learning module was in improving students' numeracy literacy skills. The gain test results showed a value of 0.35 which indicates moderate. This means that the RME learning module based on coastal culture is effective in improving students' numeracy literacy skills. The implications suggest integrating local wisdom bridges abstract-reality gaps, while Gemini AI offers scalable, culturally-responsive models that significantly enhance student engagement and long-term retention of numeracy skills.