Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

FAKTOR INTEREN DAN EKSTEREN SEBAGAI PENYEBAB KERUSAKAN LIDAН АРІ МONAS Sudiono; Arfian
AMERTA Vol. 14 (1994)
Publisher : Penerbit BRIN (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

.
Implementasi Metode Ummi dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an Di SD Negeri Purwantoro 2 Kota Malang Sudiono; Rahmatullah; Wahyudi Widodo
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur'an sebagai sumber ajaran Islam memerlukan perhatian khusus dalam pendidikan Indonesia. Di SDN Purwantoro 2 Malang dengan 99% siswa Muslim, ditemukan masalah kritis pada 2018: lebih dari 75% siswa tidak mampu membaca Al-Qur'an, sementara 20-25% sisanya memiliki kualitas bacaan di bawah standar. Sekolah mengimplementasikan metode Ummi yang menunjukkan hasil signifikan setelah beberapa tahun pelaksanaan. Penelitian kualitatif studi kasus ini menganalisis: (1) implementasi metode Ummi; (2) implikasinya; dan (3) model implementasinya, menggunakan teori desain kurikulum Ornstein-Hunkins, behaviorisme Skinner, dan Zone of Proximal Development Vygotsky. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, implementasi mencakup: (a) identifikasi masalah empiris sebagai landasan; (b) perencanaan sistematis melalui sosialisasi stakeholder dan kerjasama Ummi Foundation; (c) pembelajaran terstruktur 8 jilid dengan tahapan harian 60 menit; dan (d) evaluasi melalui sertifikasi guru, penilaian berkelanjutan, dan uji publik. Kedua, implikasi meliputi: (a) bagi siswa: peningkatan kemampuan membaca sesuai tajwid, hafalan, dan karakter disiplin; (b) bagi sekolah: standardisasi pembelajaran, peningkatan kualitas pendidikan agama, dan penguatan citra; (c) bagi masyarakat: penyediaan generasi pemimpin keagamaan dan solusi krisis regenerasi khatib-imam. Ketiga, model implementasi menghasilkan: (a) kerjasama sekolah negeri- lembaga Islam spesialis; (b) pembelajaran gabungan behavioristik-ZPD dengan bimbingan individual; dan (c) implementasi holistik yang mengintegrasikan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan sustainabilitas. Penelitian berkontribusi pada pengembangan model integrasi pendidikan agama dalam sistem formal, dapat direplikasi dengan adaptasi kontekstual, dan memberikan solusi empiris terhadap rendahnya kemampuan membaca Al-Qur'an siswa Muslim Indonesia.
Pengaruh Penambahan Tepung Kedelai dan Carboxy Methyl Cellulose (CMC) Terhadap Kualitas Mie Basah flaviana sharen; Sudiono
Jurnal Teknologi Pangan dan Produk Pertanian Vol 2 No 01 (2026): Jurnal Teknologi Pangan dan Produk Pertanian (JTePP)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mie basah adalah salah satu produk pangan yang cukup digemari di Indonesia. Namun ketersedian tepung terigu sebagai bahan baku utama masih impor. Sehingga perlu alternatif substitusi bahan baku dalam pembuatan mie basah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proporsi tepung kedelai dan penambahan cmc terhadap kualitas mie basah. Penelitian ini menggunakan dua faktor yang disusun secara faktorial menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah proporsi tepung kedelai yang terdiri dari level 30: 70, 40: 60, 50:50, dan faktor kedua adalah kosentrasi cmc yang terdiri dari dua level yaitu 1 gram dan 2 gram. Karakteristik mutu yang diuji anatara lain adalah daya serap air, daya putus, kadar air, kadar protein, tingkat kesukaan pada organoleptik rasa, warna dan tekstur dengan penilaian uji hedonic test berskala 5. Dari hasil penelitian diketahui bahwa nilai dari masing-masing variabel yakni : Daya serap air 17,13%-42,65%, daya putus 0,045 N/cm2-0,079 N/cm2, kadar air 61,78%-66.90%, dan kadar protein 2,75%-6,98%. Rasa mie basah yang paling disukai adalah pada perlakuan tepung kedelai : terigu 40:60 dan penambahan 1 gram cmc, sedangkan warna mie basah yang paling disukai terpada pada perlakuan tepung kedelai: terigu 30: 70 dan penambahan 1 gram cmc, dan tekstur mie basah yang paling disukai adalah pada perlakuan tepung kedelai : terigu 30: 70 dan penambahan 2 gram CMC. Kata kunci : mie, tepung kedelai, CMC