Afrizawati Afrizawati
Institut Agama Islam Abdullah Said Batam

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Ayah, Dukungan Teman Sebaya dan Ekspose Media Pornografi dengan Perilaku Seksual Berpacaran pada Remaja Afrizawati Afrizawati; Nina Zulida Situmorang; Purwadi .
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 2 (2020): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.319 KB) | DOI: 10.36341/psi.v3i2.1142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran ayah, dukungan teman sebaya dan ekspose media pornografi dengan perilaku seksual berpacaran. Subjek penelitian ialah siswa-siswi SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Jumlah subjek sebanyak 168 siswa dengan rentang usia sekitar 17-19 tahun menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan ialah skala perilaku seksual berpacaran, skala peran ayah, skala dukungan teman sebaya dan skala ekspose media pornografi. Hasil analisis menunjukkan: 1) Tidak ada hubungan peran ayah, dukungan teman sebaya dan ekspose media pornografi dengan perilaku seksual berpacaran, dengan taraf signifikan sebesar 0,062 (p>0.05). 2) Tidak ada hubungan peran ayah dengan perilaku seksual berpacaran, dengan nilai signifikan 0,708 (p>0,05). 3) Ada hubungan dukungan teman sebaya dengan perilaku seksual berpacaran, dengan nilai signifikan 0,043 (p<0,05). 4) Ada hubungan ekspose media pornografi dengan perilaku seksual berpacaran, dengan nilai signifikan 0,041 (p<0,05). Penelitian ini menunjukkan peran ayah, dukungan teman sebaya dan ekspose media pornografi secara bersama-sama tidak ada hubungan dengan perilaku seksual berpacaran. Dari tiga variabel independen, variabel peran ayah tidak ada hubungan dengan perilaku seksual berpacaran. Sedangkan variabel dukungan teman sebaya dan variabel ekspose media pornografi merupakan variabel yang ada hubungannya dengan perilaku seksual berpacaran.
Hubungan Mindfulness dengan Stres Akademik pada Siswa SMP Mashita Afrizawati Afrizawati; Hadijah Hulopi; Eli Novita
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol. 10 No. 1 (2026): Agustus In Press
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v10i1.8572

Abstract

Academic stress is a mental health condition experienced by students when they perceive that their academic demands exceed their cognitive capacity, time, energy, and available support systems. Mindfulness is the ability to intentionally attend to the present moment with openness and without judgment. This study aimed to examine the relationship between mindfulness and academic stress among students at SMP Mashita Batam. The study involved 88 students who were selected using a saturated sampling method. The research instruments consisted of a mindfulness scale and an academic stress scale. The mindfulness scale comprised 16 items with a reliability coefficient (Cronbach’s α) of .832, while the academic stress scale comprised 18 items with a reliability coefficient of .883. Data were analyzed using the Pearson product-moment correlation. The results showed a significant negative correlation between mindfulness and academic stress (r = −.407, p < .001). Therefore, the null hypothesis (H₀) was rejected and the alternative hypothesis (Hₐ) was supported. These findings indicate that higher levels of mindfulness are associated with lower levels of academic stress among students at SMP Mashita Batam. The coefficient of determination (R²) was .166, indicating that mindfulness explained 16.6% of the variance in academic stress. Overall, the findings suggest that mindfulness may serve as a psychological resource that helps students cope with academic demands and may be associated with lower levels of academic stress.