Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPROVING STUDENTS’ SPEAKING SKILL THROUGH UNSCRIPTED ROLE PLAY TECHNIQUE (A Classroom Action Research at Tenth Grade Students of Islamic Senior High School in Bogor) Delis Meta Tiana; Rini Apriani
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 4 (2021): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i4.1566

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa dengan teknik role play tanpa naskah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas Model Kemmis dan Teggart. Penelitian ini dilaksanakan di MA Daarul Mughni Bogor. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 27 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan berbicara siswa secara signifikan di kelas X. Setelah proses pembelajaran melalui teknik bermain peran tanpa naskah, didapatkan hasil penelitian bahwa nilai rata-rata siswa pada siklus 1 adalah 55.56 dan siswa yang lulus KKM hanya18.52%. Kemudian peneliti melanjutkan penelitian pada siklus 2. Terdapat peningkatan yang signifikan pada hasil tes berbicara karena nilai rata-rata siswa pada siklus ini adalah 71.41 dan persentasenya adalah 48.15%. Terakhir, nilai rata-rata siswa pada siklus 3 adalah 85.93 dan 88.89% siswa lulus KKM. Dengan demikian, teknik bermain peran tanpa naskah dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Hal tersebut terlihat dari peningkatan nilai rata-rata siswa pada setiap siklusnya.
IMPROVING STUDENTS’ SPEAKING SKILL THROUGH UNSCRIPTED ROLE PLAY TECHNIQUE (A Classroom Action Research at Tenth Grade Students of Islamic Senior High School in Bogor) Delis Meta Tiana; Rini Apriani
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2021): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i4.1566

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa dengan teknik role play tanpa naskah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas Model Kemmis dan Teggart. Penelitian ini dilaksanakan di MA Daarul Mughni Bogor. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 27 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan berbicara siswa secara signifikan di kelas X. Setelah proses pembelajaran melalui teknik bermain peran tanpa naskah, didapatkan hasil penelitian bahwa nilai rata-rata siswa pada siklus 1 adalah 55.56 dan siswa yang lulus KKM hanya18.52%. Kemudian peneliti melanjutkan penelitian pada siklus 2. Terdapat peningkatan yang signifikan pada hasil tes berbicara karena nilai rata-rata siswa pada siklus ini adalah 71.41 dan persentasenya adalah 48.15%. Terakhir, nilai rata-rata siswa pada siklus 3 adalah 85.93 dan 88.89% siswa lulus KKM. Dengan demikian, teknik bermain peran tanpa naskah dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Hal tersebut terlihat dari peningkatan nilai rata-rata siswa pada setiap siklusnya.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN TUNTAS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS DANBERPIKIR LOGIS ANAK USIA DINI Rini Apriani
DIADIK Vol 15 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diadik.v15i2.47170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan motorik halus dan berpikir logis melalui penerapan pendekatan tuntas pada anak kelompok B TKIT Abatatsa Lahat Selatan. Desain penelitian digunakan adalah penelitian tindakan kelas dan kuasi eksperimen. PTK berupa siklus tindakan yang terdiri 3 siklus dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek PTK adalah anak kelompok B1 semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Sampel kelompok eksperimen adalah kelompok B2 dan Kelompok kontrol B3 TKIT Abatatsa Lahat Selatan. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi, tes dan hasil karya. Data penelitian dianalisis dengan statistik deskriptif, rata-rata (mean), persentase, dan uji-t. Hasil penelitian meningkat secara signifikan pada setiap siklus tindakan terlihat dari peningkatan motorik halus anak dan berpikir logis anak dilihat dari ketuntasan klasikalnya dari siklus I hanya 40% kriteria MB, meningkat pada siklus II sebesar 75% kriteria BSH dan siklus III mencapai 95% kriteria BSB penerapan pendekatan tuntas pada kelompok B TKIT Abatatsa Lahat Selatan. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan tuntas dapat meningkatkan motorik halus dan berpikir logis anak pada kelas PTK serta pendekatan tuntas diterapkan lebih efektif dalam kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol
Pertanggungjawaban Pidana Buzzer Penyebab Berita Bohong Dan Firnah Di Media Sosial Pada Pemilu Serentak 2024 Hasrul; Herdiansyah Hamzah; Rini Apriani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2771

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini membahas mengenai pertanggungjawaban pidana bagi buzzer yang melakukan penyebaran berita bohong dan fitnah melalui media sosial pada pemilu serentak 2024, yang membuat banyak pihak terkena sasaran berita bohong sehingga menimbulkan perpecahan pada masyarakat yang mempunyai pandangan politik berbeda dalam memilih pemimpin pada penyelenggaraan pemilu. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan Doktrinal. Pendekatan Doktrinal adalah pendekatan yang berbasiskan pada suatu peraturan atau perundang-undangan yang berlaku. Pendekatan doktrinal mengandung karakter normatif oleh karena memiliki sasaran penelitian berupa sekumpulan norma/black letter law. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini ialah buzzer menjadi agen berpengaruh di media sosial yang memiliki peran penting dalam membentuk opini publik, terutama dalam konteks politik. Buzzer dapat dibedakan menjadi dua kategori: sukarela yang didorong oleh kesamaan ideologi, dan profesional yang bekerja atas dasar kompensasi. Kesimpulan: Tulisan ini mengkaji bagaimana buzzer dapat mempengaruhi opini publik terhadap memilih pemimpin serta berbagai macam jenis buzzer dalam melakukan kejahatannya untuk menyebarkan berita bohong di media sosial serta ancaman hukuman yang dapat diberikan terhadap kejahatan penyebaran berita bohong dan fitnah di media sosial pada pemilu serentak 2024.