Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Hubungan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPS Terhadap Motivasi Belajar Siswa Muhamad Nur Intan Ode
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 7 No. 4 (2021): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.422 KB) | DOI: 10.35326/pencerah.v7i4.2267

Abstract

Hasil belajar terkait dengan sistem penilaian seorang guru, yang tentunya harus dipahami dan dilaksanakan sebagai bagian integral dari kegiatan pembelajaran itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara hasil belajar IPS dengan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode korelasional. Responden dalam penelitian ini adalah 24 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan kuesioner, serta dokumentasi yang dianalisis deskriptif statistik. Uji prasyarat analisis yang meliputi uji normalitas data dan uji linieritas regresi. Dalam pengujian hipotesis meliputi uji korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antaya hasil belajar mata pelajaran IPS dengan motivasi belajar siswa dengan nilai klasifikasi hasil belajar sebesar 41,67% dengan nilai korelasi sebesar 0,754 dan sig. sebesar 0,000>0.05, dengan kualifikasi motivasi belajar siswa sebesar 62.5%, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara hasil belajar pada mata pelajaran IPS terhadap motivasi belajar siswa
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SOSIODRAMA PADA SISWA SEKOLAH DASAR Tarno Tarno; Muhammad Yusnan; Muhamad Nur Intan Ode
EDUPEDIA Vol 6, No 2 (2022): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ed.v6i2.1508

Abstract

Bimbingan kelompok teknik sosiodrama diperlukan di sekolah karena kesadaran akan perlunya sistem layanan pengajaran dan pendidikan yang fokus pada motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui analisis motivasi belajar siswa terhadap efektivitas bimbingan kelompok sosiodrama pada siswa Sekolah Dasar (SD). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif memerlukan pengumpulan dan analisis data dalam bentuk numerik. Adapun subjek penelitian ini ditentukan pada siswa kelas V sebanyak 21 di SD Negeri 2 Wameo Kota Baubau. Pemeriksaan regresi linear sederhana dan persamaan regresi dianalisis berdasarkan hasil dari interval motivasi belajar dan efektivitas bimbingan kelompok teknik sosiodrama. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknik analisi uji komparatif dengan rumus uji t independen dengan menggunakan bantuan program statistical product and service solution (SPSS) 20.0 for windows menunjukan bahwa f hitung sebesar 0,223 t hitung sebesar 0,5 maka di simpulkan bahwa bimbingan kelompok teknik sosiodrama dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Nilai constanta sebesar 17.243 menunjukkan bahwa variabel tingkat efektivitas bimbingan kelompok teknik sosiodrama (X) memiliki nilai konsisten sebesar 17.243 serta koefisien regresi X menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas bimbingan kelompok teknik sosiodrama (X) sebesar 5,773 akan mengakibatkan  motivasi belajar siswa. sehingga motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan melalui efektivitas bimbingan kelompok teknik sosiodrama di kelas V SD Negeri 2 Wameo
Kontribusi History Kesultanan Buton Abad 19 Bagi Pendidikan Karakter Generasi Muda Kota Baubau Muhammad Yusnan; Muhamad Nur Intan Ode; Risky Mullah Muhammad; Asrita; Bayu Lestari
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v6i2.2437

Abstract

Character education in Baubau City has not benefited the current young generation. Thus, the younger generation can use past lessons to strengthen education in the present. The aim of this research is to find out the contribution of the history of the 19th century Buton sultanate to the character education of the young generation of Baubau City. The research method is qualitative research, namely research that does not use numerical calculations and describes the facts found in the field in a structured and systematic way. The main data collection techniques in this study are observation, interviews, and documentation studies. The results of the study show that 1) The contribution of the 19th century Sultanate of Buton to character education for the younger generation regarding ethical values ​​in society is very important and can bring great benefits to individuals and society as a whole, 2) Sultan Muhammad Idrus Kaimudin's strong contribution in strengthening the values ​​of honesty in society, and 3) Sultan Muhammad Idrus Kaimudin's contribution regarding the value of education in society is very large because education does not only provide knowledge, but also forms the character, attitudes, and values ​​needed in social life.
Pengabdian Masyarakat: Optimalisasi Efektivitas Kegiatan Pembelajaran Berbasis Lingkungan Sekitar di Sekolah Dasar Safiuddin; Faslia; Muhamad Nur Intan Ode; Indriyani; Farnia
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/termasyhur.v3i2.7796

Abstract

Pembelajaran di sekolah dasar sering kali masih berfokus pada metode konvensional sehingga kurang memanfaatkan potensi lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Padahal, lingkungan memiliki peran strategis dalam menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan efektivitas kegiatan pembelajaran berbasis lingkungan sekitar di sekolah dasar, dengan fokus pada peningkatan kompetensi guru dan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan program, pelatihan dan workshop, praktik lapangan, pendampingan intensif, serta evaluasi dan refleksi. Guru diberikan pelatihan penyusunan RPP dan media pembelajaran kontekstual, sedangkan siswa dilibatkan dalam kegiatan observasi, diskusi, dan tugas kreatif. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi guru dalam merancang pembelajaran berbasis lingkungan. Siswa juga menunjukkan motivasi belajar yang lebih tinggi, keterlibatan aktif dalam kerja kelompok, serta peningkatan pemahaman konsep sebesar ±35% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, terbentuk sikap kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar sekolah.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN ENJOYABLE LEARNING PADA SISWA SEKOLAH DASAR Irman Matje; Muhamad Nur Intan Ode; Acoci Acoci
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v1i3.3287

Abstract

Hasil belajar dapat didefinisikan sebagai konsekuensi belajar dalam bentuk informasi, penguasaan, atau keterampilan, dan sikap yang diperoleh siswa selama kelas akademik dan dinyatakan dalam bentuk angka. Semua aspek yang mendukung pendidikan dapat berubah dan direvisi, yang mempengaruhi seberapa baik pendidikan bekerja. Tujuan penelitian ini, untuk mnegetahui bagaimana Penerapan Metode Pembelajaran Enjoyable Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran IPS Kelas IV SD Negeri 2 Wameo. Penelitian ini dilakukan melalui proses Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan evaluasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 3 SD Negeri 2 Wameo yang berjumlah 15 orang. Dan di laksanakan dengan 2 siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2. Berdasarkan hasil obeservasi dan evaluasi paa setiap tindakan siklus dari penelitian ini, maka dapat di simpulkan bahwa penerapan metode enjoyable learning dapat meningkatkan hassil belajar pada siswa Kelas IV SD Negeri 2 Wameo. Hal ini dapat di lihat dari hasil tes awal ke tes tindakan siklus 1 yang meningkat dari 65,3 menjadi 60 dan pada siklus 2 mengalami peningkatan menjadi 76. Peningkatan nilai rata-rata ini juga sejalan dengan ketuntasan belajar secara klasikal yaitu 60% pada tes awal menjadi 80% pada siklus 1, dan pada siklus 2 ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 100%.
Teachers’ Perceptions of the Role of Elementary Schools as Agents of Student Socialization Faslia; Muhamad Nur Intan Ode; Fitriani B
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v4i2.7807

Abstract

Elementary schools are considered crucial spaces for students’ socialization, as they provide opportunities for children to develop social skills alongside academic knowledge. This study aims to examine teachers’ perceptions of the role of elementary schools in fostering social values and to explore the factors influencing the effectiveness of socialization in the classroom. A qualitative research design with a phenomenological approach was employed. Data were collected through semi-structured interviews with five elementary school teachers, focusing on their experiences in integrating social values into daily learning activities and the challenges they faced. The results indicate that teachers perceive schools as not only academic institutions but also as environments where students learn cooperation, empathy, discipline, and respect for others. Socialization occurs through classroom activities, group work, peer interactions, and teachers’ modeling of appropriate behavior. However, the study also found that the integration of social values is often limited due to the dominance of cognitive-focused curriculum objectives. In addition, school policy and culture were identified as significant factors in supporting effective socialization, with schools emphasizing character education providing greater opportunities for teachers to foster social skills consistently. The findings suggest that a balanced approach between academic and social development, supported by conducive school policies, is essential for optimizing student socialization in elementary education.