Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Sains dan Informatika

Implementasi Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Karies Gigi Arysespajayadi, Arysespajayadi; Sutoyo, Muh. Nurtanzis; Qammaddin, Qammaddin
Jurnal Sains dan Informatika Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Sains dan Informatika
Publisher : Teknik Informatika, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.524 KB) | DOI: 10.34128/jsi.v5i2.188

Abstract

Penyakit karies gigi merupakan gejala awal pada gigi berlubang yang menjadi masalah serius bila tidak ditangani dengan baik. Ada beberapa bagian penyakit karies gigi diantaranya karies pulpitis, karies kalkulus, karies media, karies liken planus, dan lain-lain. Agar menghasilkan sebuah nilai kepastian maka diperlukan suatu kaidah penyakit. Penelitian ini menggunakan 10 kaidah penyakit. Dari 10 kaidah penyakit tersebut selanjutnya digunakan metode certainty factor (CF) untuk menangani nilai ketidakpastian. Pada penelitian ini nilai faktor kepastian diperoleh dari paramedis dan pakar. Nilai CF dari paramedis diberikan saat melakukan diagnosa terhadap suatu gejala dan nilai CF terhadap penyakit diberikan oleh pakar. Dari contoh kasus yang diberikan, proses perhitungan dengan certainty factor pada kaidah pertama user yang mengalami penyakit Pulpitis Akut menghasilkan nilai 0.98, sedangkan pada kaidah ketiga user dengan penyakit Karies Media menghasilkan nilai 0.97. Dari hasil kedua penyakit tersebut dapat disimpulkan bahwa penyakit Pulpitis Akut memiliki nilai kepastian yang lebih tinggi dibandingkan dengan penyakit Karies Media. Sebagai kesimpulan bahwa sistem pakar diagnosa karies gigi menggunakan metode CF mampu mengambil keputusan dengan memberikan solusi dan berfungsi sebagai alternatif saat konsultasi gigi.
Implementasi Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Karies Gigi Arysespajayadi Arysespajayadi; Muh. Nurtanzis Sutoyo; Qammaddin Qammaddin
Jurnal Sains dan Informatika Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Sains dan Informatika
Publisher : Teknik Informatika, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jsi.v5i2.188

Abstract

Penyakit karies gigi merupakan gejala awal pada gigi berlubang yang menjadi masalah serius bila tidak ditangani dengan baik. Ada beberapa bagian penyakit karies gigi diantaranya karies pulpitis, karies kalkulus, karies media, karies liken planus, dan lain-lain. Agar menghasilkan sebuah nilai kepastian maka diperlukan suatu kaidah penyakit. Penelitian ini menggunakan 10 kaidah penyakit. Dari 10 kaidah penyakit tersebut selanjutnya digunakan metode certainty factor (CF) untuk menangani nilai ketidakpastian. Pada penelitian ini nilai faktor kepastian diperoleh dari paramedis dan pakar. Nilai CF dari paramedis diberikan saat melakukan diagnosa terhadap suatu gejala dan nilai CF terhadap penyakit diberikan oleh pakar. Dari contoh kasus yang diberikan, proses perhitungan dengan certainty factor pada kaidah pertama user yang mengalami penyakit Pulpitis Akut menghasilkan nilai 0.98, sedangkan pada kaidah ketiga user dengan penyakit Karies Media menghasilkan nilai 0.97. Dari hasil kedua penyakit tersebut dapat disimpulkan bahwa penyakit Pulpitis Akut memiliki nilai kepastian yang lebih tinggi dibandingkan dengan penyakit Karies Media. Sebagai kesimpulan bahwa sistem pakar diagnosa karies gigi menggunakan metode CF mampu mengambil keputusan dengan memberikan solusi dan berfungsi sebagai alternatif saat konsultasi gigi.
Sistem Klasifikasi Status Sosial Ekonomi Keluarga di Desa Popalia Menggunakan Metode K-NN Irawati, Irawati; Adawiyah, Rabiah; Qammaddin, Qammaddin
Jurnal Sains dan Informatika Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Sains dan Informatika
Publisher : Teknik Informatika, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perekonomian akan mengalami perubahan dan perkembangan sehingga menimbulkan permasalahan Perekonomian pada sebagian masyarakat. Status sosial ekonomi seseorang tentunya berpengaruh terhadap perkembangan anak-anaknya. Keluarga yang mempunyai status sosial ekonomi yang baik, tentu akan memberi perhatian yang baik pula terhadap masa depan anak-anaknya. Untuk mengetahui status social ekonomi keluarga dibutuhkan sebuah sistem berbasis artificial intelligence salah satunya yaitu klasifikasi menggunakan metode K-NN. Sistem ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada pihak Desa Popalia dalam menentukan status ekonomi masyarakatnya menggunakan beberapa kriteria diantaranya umur, jumlah tanggungan, status perkawinan, status tempat tinggal, jenis tempat tinggal, pekerjaan dan jumlah pendapatan. Jika terdapat kondisi tertentu misalnya aparat desa membutuhkan informasi status ekonomi kelas rendah untuk diberikan bantuan, maka pihak aparat desa dapat dengan mudah memperoleh data yang dibutuhkan. Berdasarkan data set yang digunakan sebanyak 150, maka data uji yang telah berhasil diklasifikasikan memperoleh nilai sebesar 0.80 % yaitu masuk kategori status ekonomi Upper Class dan tingkat akurasi sistem yang dihasilkan dengan nilai K=3 yaitu 93 %.