Ainun Sajidah
Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Risiko Penyebab Terjadinya Ulkus Diabetikum pada Pasien Diabetes Mellitus di Ruang Rawat Inap RSUD Z Fitria Agustiana; Suroto Suroto; Endang Sri Purwanti Ningsih; Ainun Sajidah
Jurnal Karya Generasi Sehat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan komplikasi kronis serius pada pasien diabetes mellitus (DM) tipe 2 yang berisiko menyebabkan amputasi dan kematian. Peningkatan kasus DMsecara global dan nasional turut meningkatkan angka kejadian komplikasi ini. Identifikasi faktor risiko penting dilakukan sebagai dasar pencegahan dan pengelolaan peratawan. Tujuan:Menganalisis hubungan antara faktor risiko ( usia, jenis kelamin, ineks massa tubuh, durasi menderita DM dan kontrol glikemik) dengan kejadian ulkus diabetikum. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain case control pada 139 responden di RSUD Martapura menggunakan data rekam medis periode januari – juni 2025. Analisa data menggunakan uji statistik spearmank -rho. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara obesitas ( IMT), durasi menderita DM, dan kontrol glikemik dengan kejadian ulkus diabetikum. Namun, tidak terjadi hubungan bermakna pada variabel usia (p=0,567) dan jenis kelamin (p=0,533). Kesimpulan: Kontrol glikemik merupakanfaktor risiko yang paling dominan dalam memicu terjadinya ulkus diabetikum. Kata kunci : Diabetes Mellitus, Ulkud Diabetik, Kontrol Glikemik
Pengaruh Kangaroo Mother Care Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Demam di RSUD X Marlia Sari Istiqomah; Evy Marlinda; Ainun Sajidah; Ribka Mei Arti Sagala
Jurnal Karya Generasi Sehat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam merupakan gejala klinis yang umum dialami anak dan menjadi salah satu penyebab utama kunjungan ke fasilitas kesehatan. Penanganan demam sering berfokus pada antipiretik, padahal intervensi non-farmakologis seperti Kangaroo Mother Care (KMC) memiliki potensi dalam membantu stabilisasi suhu tubuh melalui mekanisme termoregulasi alami. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh KMC terhadap penurunan suhu tubuh anak demam. Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimen pretest–posttest dengan kelompok kontrol. Sampel terdiri atas 46 anak dengan pembagian 23 kelompok intervensi dan 23 kelompok kontrol. Suhu tubuh diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan termometer digital. Hasil menunjukkan penurunan suhu signifikan pada kelompok intervensi dan kontrol (p=0,000), dengan penurunan lebih besar pada kelompok KMC. KMC terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis pendukung dalam penanganan demam.