Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : International Journal of Community Service Learning

Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Simulasi Praktikum IPA SMP dengan Program Simulasi Phet Sujanem, Rai; Sutarno, Erwan; Aris Gunadi, I Gede
International Journal of Community Service Learning Vol 3, No 1 (2019): February 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.979 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v3i1.17485

Abstract

Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah sebagai berikut. 1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru-guru IPA SMP untuk membuat media simulasi praktikum IPA dengan program PhET. 2) Guru-guru IPA SMP dapat mengimplementasikan media simulasi praktikum IPA dengan program PhET dalam proses pembelajaran IPA. Peserta pelatihan adalah guru-guru IPA SMPN 1 Sukasada, SMP Negeri 1, 2, 3, 4, 5 Singaraja, dan SMP Lab Undiksha Singaraja. Jumlah peserta adalah 15 orang. Prosedur kegiatannya melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan media simulasi praktikum IPA dengan program PhET. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 1) peserta pelatihan telah memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk membuat media simulasi praktikum IPA dengan program PhET, 2) peserta pelatihan dapat mengimplementasikan  media simulasi praktikum IPA dengan program PhET dalam pembelajaran di kelas. Berdasarkan uraian ini, dapat disimpulkan bahwa para peserta pelatihan telah dapat membuat media simulasi praktikum IPA dengan program PhET dan dapat mengimplementasikan dalam pembelajaran IPA di kelas
Pelatihan Dan Pembinaan Kerajinan “Tenun Songket” Desa Jinengdalem Sujanem, Rai; Sudarmawan, Agus
International Journal of Community Service Learning Vol 2, No 2 (2018): May 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.397 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v2i2.15539

Abstract

Tujuan dari pembinaan tenun songket di desa Jinengdalem adalah untuk membina sebuah kelompok perajin penenun songket yang mandiri dan memberdayakan potensi eknomi lokal. Pembinaan ini melibatkan bidang produksi dan manajemen usaha. Metode implementasinya adalah metode IbM dalam bidang produksi, yaitu perancangan dan modifikasi dari alat tenun dan alat-alat pendukung, pengadaan bahan baku, pelatihan keterampilan menenun songket. Kegiatan- kegiatan dalam bidang manajemen usaha meliputi pelatihan dalam manajemen usaha, pelatihan dalam pembukuan bisnis atau penciptaan situs jaringan e-commerce sebagai media promosi dan toko on-line dan pelatihan pemasaran berbasis internet. Hasil-hasil dari program implementasi IbM adalah sebagai berikut. Dalam bidang produksi, yaitu pengadaan desain produksi dan modifikasi alat tenun "cagcag", "paninjin" dan "dengkrek", pengadaan bahan baku utama seperti benang dan warna. Hasil dari pelatihan dalam produksi kerajinan dasar adalah variasi ukuran dasar tenun songket. Hasil dari pelatihan dalam variasi desain produk adalah variasi-variasi tenunan songket berdasarkan perkembangan pasar, dan desain songket sebagai cindramata seperti tas songket dengan berbagai model. Hasil dalam manajemen usaha adalah para peserta yang terdiri atas pengrajin songket telah mampu mengelola usaha, membuat pembukuan yang baik dan pengrajin telah memiliki situs jaringan (website) sebagai media promosi dan pemasaran. Penjualan produk pengrajin menjadi tersebar luas dan meningkat.
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS ANDROID BAGI GURU-GURU FISIKA SMA Sujanem, Rai; Suswandi, Iwan; Yasa, Putu
International Journal of Community Service Learning Vol 3, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.792 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v3i4.22551

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat penerapan Ipteks ini, yaitu: (1) guru-guru fisika dapat memproduksi media pembelajaran fisika berbasis android (mpfiba), dan (2) mpfiba tersebut dapat diimplementasikan di kelas. Mitra pengabdian ini adalah 10 orang guru fisika SMA di kecamatan Kuta dan Kuta Utara kabupaten Badung. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan, penugasan, dan pendampingan. Pada saat pelatihan, para peserta dibekali konsep dasar mpfiba, dan latihan membuat mpfiba. Pada saat penugasan, peserta diberikan form isian untuk merancang media yang dilengkapi tema atau topik, landasan teori, video, simulasi, dan soal kuis. Pada saat pendampingan, peserta mendiskusikan rancangan yang telah dibuat, narasumber mengklarifikasi, dan memberikan bimbingan dalam pembuatan mpfiba sampai terwujud media mpfiba yang siap untuk diimplementasikan. Pada saat implementasi mpfiba di kelas, narasumber melakukan observasi dan evaluasi untuk dianalisis sejauhmana efektivitas mpfiba dalam menunjang proses belajar mengajar Fisika. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh, yaitu: (1) para peserta pelatihan telah dapat memproduksi mpfiba dengan kriteria sangat baik sebanyak 20%, dan kriteria baik sebanyak 80%. (2) peserta telah dapat mengimplementasikan mpfiba di kelas. Dengan demikian, peserta pelatihan telah dapat memproduksi mpfiba serta pemanfaatan mpfiba untuk diimplementasikan dalam pembelajaran fisika. Kata Kunci: Media Pembelajaran Fisika, Android
Pelatihan Dan Pembinaan Kerajinan “Tenun Songket” Desa Jinengdalem Sujanem, Rai; Sudarmawan, Agus
International Journal of Community Service Learning Vol. 2 No. 2 (2018): May 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.397 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v2i2.15539

Abstract

Tujuan dari pembinaan tenun songket di desa Jinengdalem adalah untuk membina sebuah kelompok perajin penenun songket yang mandiri dan memberdayakan potensi eknomi lokal. Pembinaan ini melibatkan bidang produksi dan manajemen usaha. Metode implementasinya adalah metode IbM dalam bidang produksi, yaitu perancangan dan modifikasi dari alat tenun dan alat-alat pendukung, pengadaan bahan baku, pelatihan keterampilan menenun songket. Kegiatan- kegiatan dalam bidang manajemen usaha meliputi pelatihan dalam manajemen usaha, pelatihan dalam pembukuan bisnis atau penciptaan situs jaringan e-commerce sebagai media promosi dan toko on-line dan pelatihan pemasaran berbasis internet. Hasil-hasil dari program implementasi IbM adalah sebagai berikut. Dalam bidang produksi, yaitu pengadaan desain produksi dan modifikasi alat tenun "cagcag", "paninjin" dan "dengkrek", pengadaan bahan baku utama seperti benang dan warna. Hasil dari pelatihan dalam produksi kerajinan dasar adalah variasi ukuran dasar tenun songket. Hasil dari pelatihan dalam variasi desain produk adalah variasi-variasi tenunan songket berdasarkan perkembangan pasar, dan desain songket sebagai cindramata seperti tas songket dengan berbagai model. Hasil dalam manajemen usaha adalah para peserta yang terdiri atas pengrajin songket telah mampu mengelola usaha, membuat pembukuan yang baik dan pengrajin telah memiliki situs jaringan (website) sebagai media promosi dan pemasaran. Penjualan produk pengrajin menjadi tersebar luas dan meningkat.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Simulasi Praktikum IPA SMP dengan Program Simulasi Phet Sujanem, Rai; Sutarno, Erwan; Aris Gunadi, I Gede
International Journal of Community Service Learning Vol. 3 No. 1 (2019): February 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.979 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v3i1.17485

Abstract

Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah sebagai berikut. 1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru-guru IPA SMP untuk membuat media simulasi praktikum IPA dengan program PhET. 2) Guru-guru IPA SMP dapat mengimplementasikan media simulasi praktikum IPA dengan program PhET dalam proses pembelajaran IPA. Peserta pelatihan adalah guru-guru IPA SMPN 1 Sukasada, SMP Negeri 1, 2, 3, 4, 5 Singaraja, dan SMP Lab Undiksha Singaraja. Jumlah peserta adalah 15 orang. Prosedur kegiatannya melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan media simulasi praktikum IPA dengan program PhET. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 1) peserta pelatihan telah memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk membuat media simulasi praktikum IPA dengan program PhET, 2) peserta pelatihan dapat mengimplementasikan  media simulasi praktikum IPA dengan program PhET dalam pembelajaran di kelas. Berdasarkan uraian ini, dapat disimpulkan bahwa para peserta pelatihan telah dapat membuat media simulasi praktikum IPA dengan program PhET dan dapat mengimplementasikan dalam pembelajaran IPA di kelas
Pemanfaatan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Android Bagi Guru-Guru Fisika SMA Sujanem, Rai; Suswandi, Iwan; Yasa, Putu
International Journal of Community Service Learning Vol. 3 No. 4 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.792 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v3i4.22551

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat penerapan Ipteks ini, yaitu: (1) guru-guru fisika dapat memproduksi media pembelajaran fisika berbasis android (mpfiba), dan (2) mpfiba tersebut dapat diimplementasikan di kelas. Mitra pengabdian ini adalah 10 orang guru fisika SMA di kecamatan Kuta dan Kuta Utara kabupaten Badung. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan, penugasan, dan pendampingan. Pada saat pelatihan, para peserta dibekali konsep dasar mpfiba, dan latihan membuat mpfiba. Pada saat penugasan, peserta diberikan form isian untuk merancang media yang dilengkapi tema atau topik, landasan teori, video, simulasi, dan soal kuis. Pada saat pendampingan, peserta mendiskusikan rancangan yang telah dibuat, narasumber mengklarifikasi, dan memberikan bimbingan dalam pembuatan mpfiba sampai terwujud media mpfiba yang siap untuk diimplementasikan. Pada saat implementasi mpfiba di kelas, narasumber melakukan observasi dan evaluasi untuk dianalisis sejauhmana efektivitas mpfiba dalam menunjang proses belajar mengajar Fisika. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh, yaitu: (1) para peserta pelatihan telah dapat memproduksi mpfiba dengan kriteria sangat baik sebanyak 20%, dan kriteria baik sebanyak 80%. (2) peserta telah dapat mengimplementasikan mpfiba di kelas. Dengan demikian, peserta pelatihan telah dapat memproduksi mpfiba serta pemanfaatan mpfiba untuk diimplementasikan dalam pembelajaran fisika. Kata Kunci: Media Pembelajaran Fisika, Android