Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Mapping Consumer Green Awareness of Environmentally Friendly Products in Bali Primadiana Yunita; Wayan Weda Asmara Dewi; Wifka Rahma Syauki
DISCOURSE: Indonesian Journal of Social Studies and Education Vol. 3 No. 3 (2026): July
Publisher : Citra Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69875/djosse.v3i3.594

Abstract

Environmentally friendly products are an important component of sustainable consumption because they are designed to reduce environmental impacts through safer, more efficient, recyclable, or reusable materials and processes. In sustainable marketing, consumer green awareness is important because it shapes how consumers recognize environmental issues, understand green-product characteristics, evaluate prices, and perceive brand image. This study aims to map consumer green awareness of environmentally friendly products in Bali Province through four indicators: Consumers’ Environmental Concern, Green Product Awareness, Price Awareness, and Brand Image Awareness. The study employed a descriptive quantitative approach using a Likert-scale survey of 120 respondents in Bali. Data were analyzed descriptively through respondent characteristics and the mean score of each indicator. Consumers’ Environmental Concern recorded the highest mean score at 4.30, followed by Green Product Awareness at 4.26, Brand Image Awareness at 3.95, and Price Awareness at 3.92. The findings indicate that concern for environmental issues and recognition of green-product characteristics are more prominent than the price and brand-image dimensions. The study provides an initial multidimensional profile of consumer green awareness in the Balinese context and highlights the importance of credible environmental and green marketing communication. Because the analysis is descriptive and respondents are geographically concentrated in Denpasar, the findings should be interpreted as a profile of the participating respondents rather than a statistical representation of the entire population of Bali.
Pendidikan Kewarganegaraan Global Untuk Konsumsi Bertanggung Jawab di Era Digital Primadiana Yunita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8538

Abstract

Perubahan pola konsumsi masyarakat di era digital telah menimbulkan tantangan baru, seperti meningkatnya konsumsi berlebihan, kurangnya kesadaran terhadap dampak lingkungan, serta rendahnya pemahaman tentang hak dan kewajiban konsumen. Kondisi ini semakin penting diperhatikan dalam konteks generasi muda yang sangat terpapar budaya konsumsi melalui media sosial dan e-commerce. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA Negeri 10 Malang mengenai konsumsi bertanggung jawab melalui pendekatan Pendidikan Kewarganegaraan Global (Global Citizenship Education/GCED). Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat melalui penyuluhan interaktif, pelatihan berbasis diskusi dan studi kasus, serta difusi ipteks dalam bentuk modul, booklet, dan poster digital. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test yang terdiri atas 10 butir soal pilihan ganda terkait konsumsi bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor siswa dari 92,9 pada pre-test menjadi 97,2 pada post-test. Median nilai meningkat dari 95 menjadi 100, dengan mayoritas siswa memperoleh nilai sempurna pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi mampu meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa terhadap konsumsi yang bijak, etis, dan berkelanjutan. Dengan demikian, program ini berperan penting dalam membentuk generasi muda sebagai konsumen kritis sekaligus agen perubahan yang mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan.