Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : INOVTEK POLBENG

Redesain Sistem Bahan Bakar Mesin Induk Yanmar Di Laboratorium Kamar Mesin PPNS Sebagai Penunjang Pembelajaran Dual System Abdul Gafur; Emie Santoso
INOVTEK POLBENG Vol 11, No 1 (2021): INOVTEK VOL.11 NO1, 2021
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v11i1.1716

Abstract

Kampus Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS)  sebagai institusi Vokasi membutuhkan media pembelajaran lengkap yang tersedian di Laboratorium untuk menunjang program dual system. PPNS berencana akan membuat Laboratorium Mesin Kapal yang akan digunakan sebagai media pembelajaran mahasiswa di kampus kususnya untuk mata kuliah praktikum. Desain sistem bahan bakar merupakan bagian penting dari program pembuatan laboratorium kamar mesin yang harus di desain yang meliputi perhitungan tangki, perhitungan pompa, pemilihan pipa, Gambar Piping  and instumentasion diagram, serta layout laboratorium kamar mesin. Hasil dari desain akan digunakan sebagai bahan untuk membuat laboratorium yang akan digunakan untuk pembelajaran praktikum mahasiswa.
Studi Eksperimen Pengaruh Insulasi Vakum pada Fish Hold Insulation System Kapal Penangkap Ikan 7GT Projek Priyonggo Sumangun; Eky Novianarenti; Lely Pramesti; Abdul Gafur; George Endri Kusuma
INOVTEK POLBENG Vol 11, No 2 (2021): INOVTEK VOL.11 NO.2 2021
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v11i2.2230

Abstract

Mayoritas nelayan tradisional menggunakan tempat penyimpanan sederhana seperti kotak styrofoam, peti kayu, dan palka sederhana dengan media pendinginan es balok. Penyimpanan tersebut belum memiliki insulasi yang baik sehingga berakibat pada kualitas ikan yang menurun. Belum lagi keluhan terkait cepat rusaknya box ikan yang terbuat dari styrofoam tersebut. Kekurangan kotak ikan berbahan styrofoam adalah sangat mudah rusak dan berlumut. Beberapa penelitian memberikan solusi untuk menginsulasi palka dengan beberapa bahan insulasi seperti polyurethane, sekam padi, aluminium dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan laju perpindahan panas pada palka ikan kapal 7GT dengan variasi kevakuman dan persentase es terhadap ikan. Konstruksi insulasi dibuat sedemikian hingga dengan variasi fiberglass dan polyurethane dengan ketebalan tertentu diharapkan dapat meningkatkan masa pemakaian fish hold menjadi lebih lama.
Analisis Pengaruh Ketinggian Transom Terhadap Thrust Propeller Menggunakan Metode CFD Abdul Gafur; Edi Haryono; Iqbal Barlianta; Leli Pramesti; Erdimas Endro Witjonarko
Jurnal Inovtek Polbeng Vol 13, No 1 (2023): Inovtek VOL. 13 NO 1 2023
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v13i1.3208

Abstract

Smart Autopilot Unmanned Ship (SAUS) merupakan kapal penelitian ikan yang belum dipasang mesin tempel sebagai penggeraknya. Perhitungan hambatan kapal dilakukan untuk memilih mesin tempel yang optimal. Hasil perhitungan tahanan didapatkan nilai  sebesar 0,5 kN dengan menggunakan software Maxsurf Resistance. Mesin tempel yang dipilih adalah Yamaha F20 CMH. Pada penelitian ini gaya dorong propeller pada kapal SAUS dianalisa dengan 3 variasi yaitu ketinggian transom (sesuai desain 0,6 meter, 0,573 meter, dan 0,548 meter). Analisis dilakukan dengan menggunakan metode Computational Fluid Dynamic (CFD). Hasil akhir dari penelitian ini adalah variasi tinggi 0,548 meter merupakan variasi maksimum. Gaya dorong yang dihasilkan sebesar 806,227 N dan torsi propeler sebesar 143,152 Nm dan kecepatan aliran fluida yang dihasilkan oleh putaran propeler sebesar 4,63113 m/s.
ANALISIS NILAI THRUST TERHADAP PENERAPAN KORT NOZZLE PADA PROPELLER KAPAL PENCALANG 15 GT MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC (CFD) Abdul Gafur
INOVTEK POLBENG Vol 13, No 2 (2023): VOL 13 NO 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v13i2.3604

Abstract

Kapal Pentjalang 15 GT merupakan Kapal Layar Motor yang menggunakan 2 Propulsor, yaitu layar dan Propeller. Layar berfungsi sebagai penggerak utama dan Propeller sebagai penggerak bantu. Dengan demikian perancangan sistem propulsi mekaniknya tidak dapat memenuhi seluruh hambatan yang terjadi pada kapal pada kecepatan tertentu. Kort Nozzle berfungsi untuk memusatkan aliran yang dihasilkan oleh Propeller sehingga meningkatkan thrust yang dihasilkan oleh Propeller. Penelitian ini menganalisis tiga model tipe dari Kort Nozzle yaitu model Shushkin tipe A, Shushkin tipe B dan Shushkin tipe C yang digunakan pada Propeller B4-55 Series yang berdiameter 630 mm. Perbedaan model Kort Nozzle mengindikasikan nilai thrust dan torque yang berbeda, sehingga penulis mencoba menganalisis masing-masing model agar dapat diketahui yang mana model Kort Nozzle dengan nilai thrust tertinggi dan torque terendah menggunakan bantuan Software Computational Fluid Dynamic. Dalam analisis yang dilakukan menggunakan Software CFD ANSYS Fluent menunjukkan masing-masing model yang dianalisis terdapat perbedaan nilai thrust dan torque yang dihasilkan. Dari ketiga model Kort Nozzle yang dianalisis, terlihat nilai thrust terbesar terdapat pada Kort Nozzle Shushkin tipe A dengan nilai thrust sebesar 7076.74 N pada RPM 600. Sedangkan untuk nilai torque terendah terdapat pada Kort Nozzle Shushkin tipe B dengan nilai torque sebesar 16.13331 Nm pada RPM 300.
Analisis Pengaruh Ketinggian Transom Terhadap Thrust Propeller Menggunakan Metode CFD Abdul Gafur; Edi Haryono; Iqbal Barlianta; Leli Pramesti; Erdimas Endro Witjonarko
INOVTEK POLBENG Vol 13, No 1 (2023): Inovtek VOL. 13 NO 1 2023
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v13i1.3208

Abstract

Smart Autopilot Unmanned Ship (SAUS) merupakan kapal penelitian ikan yang belum dipasang mesin tempel sebagai penggeraknya. Perhitungan hambatan kapal dilakukan untuk memilih mesin tempel yang optimal. Hasil perhitungan tahanan didapatkan nilai  sebesar 0,5 kN dengan menggunakan software Maxsurf Resistance. Mesin tempel yang dipilih adalah Yamaha F20 CMH. Pada penelitian ini gaya dorong propeller pada kapal SAUS dianalisa dengan 3 variasi yaitu ketinggian transom (sesuai desain 0,6 meter, 0,573 meter, dan 0,548 meter). Analisis dilakukan dengan menggunakan metode Computational Fluid Dynamic (CFD). Hasil akhir dari penelitian ini adalah variasi tinggi 0,548 meter merupakan variasi maksimum. Gaya dorong yang dihasilkan sebesar 806,227 N dan torsi propeler sebesar 143,152 Nm dan kecepatan aliran fluida yang dihasilkan oleh putaran propeler sebesar 4,63113 m/s.