Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementation of the MMQ Agreement in KPR ProductsOn Increasing Financing at Bank Muamalat KCP Kuningan Diah Syifaa'tu Zahro; Achmad Kholiq; Mariyah Ulfah
JOURNAL OF ISLAMIC ECONOMICS AND BUSSINES ETHICS Vol 1 No 1 (2024): Vol 1 No 1 2024
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jiesbi.v1i1.97

Abstract

In Indonesia, the housing problem is very big, especially in metropolitan areas. Bank Muamalat offers iB Hijrah KPR with Murabahah and musyarakah mutanaqishah contract options. The research was conducted to understand the implementation of the musyarakah mutanaqisah contract in KPR products. on KPR Financing at Bank Muamlat KCP Kuningan. And the results of implementing the musyarakah mutanaqisah agreement on KPR products in increasing KPR financing at Bank Muamalat KCP Kuningan. This research uses a qualitative approach, with data sources used namely primary and secondary, and data collection techniques of observation, interviews, and documentation. Bank Muamalat KCP Kuningan implements the musyarakah mutanaqisah agreement in the iB Hijrah KPR financing product through three stages, including BI Checking for husbands and wives with five columns of financial assessment. The financing process involves musyarakah mutanaqisah and ijarah contracts, where customers gradually buy a house from the bank. Despite facing challenges in public understanding and document requirements, the bank carried out a thorough feasibility assessment process. Thus, the implementation of the musyarakah mutanaqisah agreement was proven to have a positive impact on increasing mortgage financing. Increasing the number of customers and sales volume of mortgage products with promotional and educational efforts. Annual data records increases and decreases in mortgage financing at Bank Muamalat KCP Kuningan. As seen from the annual data of Bank Muamalat Indonesia for 2022-2023 there has been an increase and in 2019-2021 there has been an increase and decrease. Bank Muamalat KCP Kuningan succeeded in overcoming obstacles in understanding and obtaining IMB in the implementation of the Musyarakah Mutanaqisah KPR iB Hijrah Agreement by implementing a relief policy. As well as being able to restore increased financing using a promotion, and education to the community, educational institutions, and government.
Sistem Pembelajaran Tari Sanggar Seni Abdi Tri Dharma di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan: The Dance Learning System at Abdi Tri Dharma Art Studio in Sumber Jaya Village, Lalembuu District, South Konawe Regency Mariyah Ulfah
Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya Vol. 10 No. 1 (2025): JPSB (Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya)
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/a3bca219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem pembelajaran tari pada Sanggar Seni Abdi Tri Dharma di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan, dengan fokus pada komponen input, proses, dan output pembelajaran. Kajian ini penting karena sanggar seni berperan sebagai ruang pendidikan nonformal, pelestarian budaya, serta pengembangan kreativitas generasi muda di wilayah transmigrasi yang mempertemukan budaya Jawa, Bali, dan budaya lokal Sulawesi Tenggara. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola, pelatih, anggota, dan masyarakat, serta dokumentasi aktivitas latihan dan pementasan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa input pembelajaran meliputi sistem rekrutmen berbasis kekeluargaan, pendekatan individual, promosi dari mulut ke mulut, serta program kerja mingguan, bulanan, dan tahunan. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui pengelompokan kemampuan, pengenalan makna tari, latihan olah tubuh, olah napas, olah rasa, olah musik, tata rias, kostum, dan tata lampu. Output pembelajaran tampak pada keterlibatan sanggar dalam pementasan masyarakat, kegiatan pemerintahan, festival, lomba, serta lahirnya alumni yang mendirikan sanggar dan mendampingi sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa sistem pembelajaran Sanggar Seni Abdi Tri Dharma tidak hanya menghasilkan keterampilan tari, tetapi juga membangun disiplin, kerja sama, identitas budaya, dan keberlanjutan pendidikan seni berbasis komunitas.