Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Pijar MIPA

OPTIMASI FOTODEGRADASI METIL ORANYE MENGGUNAKAN FOTOKATALIS TiO2/Al2O3 MONTMORILONIT Iwan Sumarlan
Jurnal Pijar Mipa Vol. 10 No. 2 (2015): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.905 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v10i2.25

Abstract

Abstrak: Dispersi TiO2 ke dalam montmorilonit terpilar aluminium (PILM) telah sukses dilakukan. Fotokatalis dibuat dengan menginterkalasikan Al13 ke dalam montmorilonit alam kemudian dikalsinasi pada temperatur 500oC. Dispersi TiO2 ke dalam montmorilonit terpilar aluminium (PILM) dilakukan dengan menggunakan metode impregnasi dengan konsentrasi teoritis 0,4%, 0,8% 1% dan 3%. Fotodegradasi metil oranye optimum diperoleh pada Ti/PILM 1%, pH 10, konsentrasi metil oranye 1,5 M dan konsentrasi katalis 1 gram/liter dengan laju konstanta orde satu sebesar 21,77x10-3 per menit.Kata kunci : Metil Oranye, Montmorilonit,Optimasi, Fotokatalis, TiO2Abstract: Dispersion of TiO2 on montmorillonite pillared aluminium has been done successfully. The photocatalyst were prepared by intercalation of Al13 onto natural montmorillonite and then calcined at 500oC. Titania dispersion onto aluminium pillared montmorillonite was carried out by impregnation method at the theoritic concentration of 0.4%, 0.8%, 1% and 3% titania. Photodegradation optimum of methyl orange was found to be at Ti/PILM 1%, pH 10, methyl orange concentration 1.5 M and concentration of photocatalyst 1 gram/litre. The photodegradation follows first order reaction with constan rate of 21.77x10-3 per minutes.Key Word: Methyl Orange, Montmorillonite, Optimation, Photocatalyst, TiO2
SINTESIS DAN KARAKTERISASI FOTOKATALIS TiO2 MONTMORILONIT TERPILAR ALUMINA Iwan Sumarlan; Is Fatimah; Karna Wijaya
Jurnal Pijar Mipa Vol. 11 No. 2 (2016): SEPTEMBER
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.457 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v11i2.108

Abstract

Abstrak. Dispersi TiO2 ke dalam montmorilonit terpilar alumina (PILM) telah sukses dilakukan. Fotokatalis dibuat dengan menginterkalasikan Al13 ke dalam montmorilonit alam kemudian dikalsinasi pada temperatur 500oC. Dispersi TiO2 ke dalam montmorilonit terpilar aluminium (PILM) dilakukan dengan menggunakan metode impregnasi dengan konsentrasi teoritis 0,4; 0,8; 1 dan 3%. Hasil yang diperoleh kemudian dikarakterisasi dengan menggunakan XRD, porosimetry, SEM dan Diffuse Reflectance Spectrophotmetry UV-Visible (DRUV). Hasil karakterisasi fotokatalis Ti/PILM menunjukkan bahwa terjadi penurunan luas permukaan spesifik, volume total pori dan basal spacing setelah dispersi TiO2 pada PILM. Gambar citra SEM menunjukkan bahwa TiO2 masuk ke dalam pori dan juga terdapat pada permukaan fotokatalis. Hasil karakterisasi menggunakan DR UV menunjukkan bahwa band gap fotokatalis Ti/PILM 0,8; 1 dan 3% ialah 3,66; 3,19 dan 3,19 eV. Kata Kunci : Karakterisasi, Montmorilonit, pilarisasi, fotokatalis, TiO2 Abstract. Dispersion of TiO2 on montmorillonite pillared aluminium has been done successfully. The photocatalyst were prepared by intercalation of Al13 onto natural montmorillonite and then calcined at 500oC. Titania dispersion onto aluminium pillared montmorillonite was carried out by impregnation method at the theoritic concentration of 0.4, 0.8, 1 and 3% titania. The photocatalyst then characterized by XRD, porosimetry, SEM and Diffuse Reflectance Visible methods. Results of characterization showed that the basal spacing and specific surface area as well as total pore volume were decreased after dispersion of TiO2 on PILM,  meanwhile SEM image exhibited that beside in the pores of PILM, the TiO2 was also dispersed on the surface of PILM. DR UV characterization result indicated that the band gap of TiO2 dispersed PILM for Ti/PILM 0,8%, Ti/PILM 1% and Ti/PILM 3% was 3.66, 3.19 and 3.19 eV respectively Key word : montmorillonite, pillarization, photocatalyst, TiO2
PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK METODE CRACKING DI KELURAHAN KELAYU JORONG LOMBOK TIMUR Siti Raudhatul Kamali; Iwan Sumarlan; Fahrurazi Fahrurazi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 12 No. 2 (2017): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.193 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v12i2.354

Abstract

Telah dilakukan kegiatan alih  teknologi pengolahan sampah plastik metode cracking di Kelurahan  Kelayu Jorong, Lombok Timur.  Alih teknologi yang dilakukan terdiri atas pengelolaan sampah rumah tangga khususnya sampah plastik yang dilanjutkan dengan pengolahan sampah plastik menggunakan metode cracking. Ada dua metode yang digunakan pada kegiatan, yakni pendekatan sosialisasi dan metode praktek pengolahan limbah plastik.  Hasil yang diperoleh berupa peningkatan pemahaman tentang pengelolaan sampah rumah tangga yang ditandai dengan terampilnya masyarakat dalam melakukan pewadahan dan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya. Pengolahan sampah plastik menggunakan metode cracking mendapat respon yang baik dari masyarakat mitra di Kelurahan  Kelayu Jorong. Pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar cair berhasil dilakukan dengan komponen utama bahan bakar yang dihasilkan berupa bensin sebesar  58,81%
PENENTUAN NILAI KETIDAKPASTIAN ANALISIS MERKURI (HG) PADA DAUN SINGKONG MENGGUNAKAN METODE SOLID SAMPLING ATOMIC ABSORPTION SPECTROPHOTOMETRY Iwan Sumarlan; Suhufa Alfarisa
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 2 (2018): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.566 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i2.754

Abstract

Merkuri (Hg) merupakan logam berat yang berbahaya bagi tubuh apabila keberadaannya melebihi ambang batas. Penentuan Hg telah banyak dilakukan salah satunya dengan menggunakan instrumen AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry). Pada penelitian ini, analisis kandungan Hg dari daun singkong dilakukan dengan menggunakan SS AAS (Solid Sampling Atomic Absorption Spectrophotometry) di mana sampel dalam bentuk padatan. Preparasi sampel daun singkong dilakukan dengan menggunakan alat freeze dryer, sebuah alat pengering pada suhu rendah. Dari data percobaan diperoleh nilai akurasi sebesar 98,65% dan presisi sebesar 98,34%, batas deteksi 0,00029 ng/g. Konsentrasi Hg yang diperoleh di sampel daun singkong sebesar 335,069 ng/g dengan nilai ketidakpastian relatif sebesar 3,7274 ng/g dan nilai ketidakpastian diperluas sebesar 7,4548 ng/g.
Adsorpsi Metanil Yellow Menggunakan Karbon Aktif Limbah Cangkang Buah Kawista (Limonia Acidissima L.) Dina Asnawati; Sri Seno Handayani; Siti Raudhatul Kamali; Saprini Hamdiani; Iwan Sumarlan; Made Ganesh Darmayanti; Lala Ghina Aulia
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 3 (2020): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.758 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i3.1724

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik arang aktif serta kondisi optimum adsorpsi zat warna metanil yellow oleh arang aktif limbah cangkang buah kawista yang meliputi massa adsorben, waktu kontak, suhu dan pH. Arang aktif dibuat melalui proses aktivasi secara kimia yaitu dengan menggunakan zat aktivator HCl 1 M. Untuk mendapatkan arang aktif dengan karakteristik yang baik ditinjau dari kadar air, kadar abu dan kadar zat menguap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arang aktif limbah cangkang buah kawista yang diaktivasi dengan HCl 1 M menghasilkan arang aktif dengan karakteristik yang memenuhi standar baku mutu SNI 06-3730-1995, yaitu dengan kadar air 6,3%, kadar abu 9%, dan kadar zat menguap 3%. Hasil analisis dengan spektrofotometer FTIR menunjukkan bahwa arang aktif tersebut mempunyai gugus fungsi O–H pada 3435,13 cm-1 dan C=C pada 1621,22 cm-1. Limbah cangkang buah kawista dapat digunakan sebagai adsorben dengan kapasitas adsorpsi sebesar 5,48 mg/gram pada kondisi optimum yaitu massa 1 gram selama 90 menit dengan suhu 80 °C dan pH 7 (netral).   Kata Kunci: Adsorpsi, metanil yellow, arang aktif, cangkang buah kawista, HCl
Development of Green Composite Based on Recycled-Low Density Polyethylene (r-LDPE) as an Environmentally Friendly Packaging Hamdiani, Saprini; Kamali, Siti Raudhatul; Ismillayli, Nurul; Kurniawati, Lely; Sumarlan, Iwan
Jurnal Pijar Mipa Vol. 19 No. 3 (2024): May 2024
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v19i3.6836

Abstract

Low-Density Polyethylene (LDPE) is one of the most popular and commonly used petroleum-derived thermoplastics for packaging. The large production of LDPE has an environmental impact. Reducing production can be done by recycling LDPE (r-LDPE) and adding organic fibres as a filler that is easily decomposed. Cattle farming solid waste as a fibre source was mixed with r-LDPE with coupling agent maleic anhydride (MA). Before use, the cow manure was processed through a bleaching and hemicellulose removal process, which resulted in Cow Manure Fiber (CMF). The CMF was analyzed using FTIR spectroscopy and microscopic fibre dimension analysis. The FTIR results showed peaks at wavenumbers 3538 and 1056 cm-1, representing the -OH, -C-O and -CH functional groups from the cellulose structure. The resulting composites were tested for physical properties, including elastic modulus, yield stress, and elongation. Pure LDPE material was also used for comparison. The best physical properties of the composites were obtained by composites with 95% r-LDPE, 5% CMF, and 2% MA.