Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Factors Relating To Community Preparedness In Facing Flood Disaster In Makassar Baso Witman Adiaksa
Sorume Health Sciences Journal Vol 1, No 2 (2020): Sorume Health Sciences Journal
Publisher : USN Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flood preparedness is not only carried out by the government, the community also needs tocarry out disaster preparedness in order to reduce losses due to disasters. Preparednessefforts for each individual or group are not the same depending on the level of disasterpreparedness which is influenced by socio-demographic factors, social networks, andexperiences. natural or non-natural disaster. The purpose of this study, namely to determinethe factors related to the preparedness of the Tamangapa community in facing flooddisasters in Tamangapa Village, Manggala District, Makassar City. This study used aresearch design with a cross sectional design, namely to determine the correlativerelationship between factors related to community preparedness in facing disasters. Thepopulation in the study These are all family heads registered in RW 06 who livepermanently as residents of Tamangapa Village, Manggala District, as many as 400 with 80random sampling techniques. The analysis was carried out by using the Pearson Chi Squaretest. The data were analyzed using the SPSS 1 7 program. The results showed that therewas a relationship between knowledge, attitudes and experience with communitypreparedness in facing flood disasters in RW 06, Tamangapa Village, Manggala District,Makassar City
PENYULUHAN DAN PEMBELAJARAN PRAKTEK PERAWATAN LUKA KEPADA MASYARAKAT KELURAHAN KATIMBANG KECAMATAN BIRINGKANAYA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMALANREA MAKASSAR Abdul Rivai Saleh Dunggio; Nona Mu’minun; Jukarnain Jukarnain; Baso Witman Adiaksa; Zaenal Zaenal; Ima Mustika Tri Lestari; Rahmat Pannyiwi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41757

Abstract

Luka terbuka yang menembus dermis atau epidermis sangat rentan terhadap infeksi jika tidak segera ditangani. Luka dapat memperlambat penyembuhan karena sejumlah alasan, termasuk: tidak mengikuti protokol perawatan luka yang tepat, mengalami nyeri, memiliki masalah kesehatan lain (seperti diabetes), tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, menjadi pecandu alkohol atau perokok, menggunakan narkoba, memiliki sirkulasi darah yang buruk, lokasi luka berubah sehingga anggota keluarga dapat merawatnya di rumah, dan luka tersebut pada akhirnya tidak menjadi cacat. Kami bertujuan untuk mendidik masyarakat melalui layanan masyarakat tentang berbagai jenis luka, cara merawatnya, dan apa yang harus dihindari agar luka sembuh secepat mungkin. Kami juga ingin meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang perawatan luka. Untuk melaksanakan pekerjaan sukarela ini, kelompok-kelompok kecil akan berpartisipasi dalam sesi konseling dan pengajaran menggunakan pendekatan demonstratif. Layanan masyarakat ini menemukan bahwa meskipun banyak variabel yang memengaruhi keterampilan keluarga, salah satu yang terpenting adalah usia, dengan aturan umum bahwa orang lebih mampu mengambil inisiatif ketika mereka lebih tua. Ketika seseorang dalam keluarga memiliki luka terbuka, orang dewasa dapat merawatnya lebih baik daripada anak muda atau remaja.