Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Journal of The Civil Engineering Student

ANALISIS KLASIFIKASI METODE USCS DAN PARAMETER KUAT GESER PADA TANAH URUG DI KECAMATAN INDRAPURI Ananda, Fadhlurrahman Ilhan; Sundary, Devi; Sungkar, Munira; Chairullah, Banta
Journal of The Civil Engineering Student Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v6i2.30234

Abstract

Tanah merupakan komponen dari struktur bawah bangunan yang sangat penting. Lemah kuatnya tanah sangat berpengaruh pada kondisi keamanan bangunan. Ketika suatu proyek memerlukan tambahan tanah untuk mencapai elevasi tertenu, maka diperlukan tanah urug dari lokasi lain. Pada beberapa konstruksi tanah urug harus diperhatikan karakteristiknya sesuai dengan fungsi bangunan. Faktor-faktor yang diperhatikan untuk menggunakan tanah urug adalah lokasi tanah urug, jenis tanah, sifat fisis ataupun sifat mekanisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis tanah yang biasa diambil dan digunakan pada konstruksi di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar menggunakan metode USCS (Unified Soil Classfication System). Penelitian ini menggunakan sampel tanah dari 4 (empat) quarry yang terdapat di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar.
Analisis Stabilitas Tebing Sungai Alas Menggunakan Dinding Penahan Tanah Kantilever Dengan Software Geostudio Slope/W Wahidin, Wahidin; Sungkar, Munira; Sundary, Devi
Journal of The Civil Engineering Student Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v6i1.21364

Abstract

Dekatnya jalan raya dari sungai Alas sehingga perlu stabilitas tebing. Tujuan penelitian untuk mendapatkan nilai Faktor Keamanan (FK) dan dimensi dinding. Metode analisis menggunakan keseimbangan batas (limit equilibrium method) menggunakan software Geostudio Slope/W. FK menggunakan metode Morgenstern-Price, kekakuan tanah menggunakan Mohr-Coulomb dan beton bertulang menggunakan High Strength. FK muka air 1,20 m dan 2,00 m adalah 0,82 dan 0,78. Setelah distabilitas dinding kantilver muka air 2,00 m dengan kedalaman 0,5 m, 1,0 m, dan 1,5 m dari dasar sungai, nilai FK meningkat yaitu: 1,48, 158, dan 1,61. Dinding kedalaman tapak 0,5 dari dasar saluran sungai tidak aman, sedangkan pada kedalaman 1,0 m dan 1,5 meter aman. Dimensi dinding Kantilever setelah direncanakan kedalaman 0,50 m panjang 8,55 m, tebal 0,30 m, kedalaman 1,00 m panjang 9,1 m, tebal 0,30 m, kedalaman 1,50 m panjang 9,64 m, tebal 0,30 m.
Perbandingan Daya Dukung dan Penurunan Fondasi Tiang Menggunakan Metode Analitik dan Elemen Hingga (Pembangunan Gedung Bank Aceh Syariah Kota Banda Aceh) Zikrillah, Hasyimi; Sungkar, Munira; Sundary, Devi
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 Juni 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i2.23225

Abstract

PT. Bank Aceh Syariah berencana untuk membangun gedung yang berlokasi di Jalan H. M Daud Beureueh Kota Banda Aceh. Bangunan gedung harus dibangun dengan perencanaan struktur yang aman, dimana dalam struktur bangunan umumnya dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu struktur atas dan struktur bawah yang disebut dengan fondasi. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan daya dukung dan penurunan fondasi dengan metode analitik dan metode elemen hingga dengan data penyelidikan tanah SPT dan hasil pengujian laboraturium mekanika tanah Universitas Syiah Kuala, untuk fondasi yang direncanakan adalah fondasi tiang pancang dengan penampang bulat (Tiang) dengan diameter 30 cm, 40 cm dan 50 cm. Perhitungan daya dukung dihitung menggunakan metode Luciano Decourt (1982) dan Briaud et al (1985), daya dukung yang dihitung adalah daya dukung izin (Qizin) tiang tunggal, pada fondasi diameter terbesar (50 cm) didapatkan daya dukung izin Luciano Decourt sebesar 307,5 ton dan 146,4 ton untuk metode Briaud et al. Perhitungan penurunan digunakan metode Vesic (1977) sedangkan analisis elemen hingga menggunakan program Plaxis V8.2. Hasil perhitungan penurunan yang dilakukan pada fondasi diameter 50 cm didapat penurunan metode Vesic berdasarkan nilai daya dukung Luciano dan Briaud sebesar 1,9 cm dan 1,2 cm dan dari output Plaxis V8.2 sebesar 2,5 cm dan 0,7 cm.
DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG DENGAN METODE STATIS MENGGUNAKAN DATA LABORATORIUM Khairi, Muhammad; Sundary, Devi; Gunawan, Hendra
Journal of The Civil Engineering Student Vol 3, No 3 (2021): Volume 3, Nomor 3, Desember 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v3i3.17804

Abstract

Gedung adalah jenis konstruksi yang paling sering dijumpai, banyak fasilitas umum berwujud gedung. Objek penelitian ini adalah Gedung PT Bank Aceh Syariah yang akan dibangun di Jalan Tgk. Daud Beureueh, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Sebagai fasilitas publik, gedung ini direncanakan dapat menampung banyak orang, sehingga keamanan konstruksi gedung ini penting untuk diperhatikan. Oleh karena itu, perhitungan daya dukung pondasi sebagai struktur bawah gedung ini penting untuk dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis daya dukung pondasi tiang pancang menggunakan kombinasi metode statis Meyerhoff – Alpha, Meyerhoff – Lamda, dan Meyerhoff – Beta. Metode Meyerhoff digunakan untuk menghitung tahanan ujung, sedangkan metode Alpha, Lamda, dan Beta untuk menghitung tahanan gesek. Penelitian ini menggunakan diameter tiang 0,4 m dan 0,5 m dalam perhitungan daya dukung. Data yang digunakan adalah data laboratorium BH-01 dan BH-03 pada lokasi rencana pembangunan gedung ini, yang berisi variabel dalam menghitung daya dukung pondasi, yaitu parameter kuat geser, index properties tanah, dan sebagainya. Berdasarkan hasil perhitungan, daya dukung terkecil diperoleh dengan metode Meyerhoff - Beta pada BH-03 dengan diameter tiang 0,4 m pada kedalaman 20 m dengan Qu = 101,344 ton dand Qa = 40,538 ton, sedangkan daya dukung terbesar diperoleh dengan metode Meyerhoff - Alpha pada BH-01 dengan diameter tiang 0,5 m pada kedalaman 30 m dengan Qu = 323,412 ton dan Qa = 129,365 ton.
Pengaruh Pencampuran Abu Sekam Kopi Terhadap Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif di Barbate Aceh Besar Iskandar, Roby; Sundary, Devi; Munirwan, Reza P
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 September 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i3.24150

Abstract

Tanah sebagai tempat berdirinya suatu konstruksi harus memiliki kekuatan yang cukup untuk menahan beban yang diterima. Tanah yang tersedia kadang kala tidak dapat langsung digunakan karena memiliki kekuatan yang terbatas, sehingga diperlukan perbaikan tertentu yang disebut dengan stabilisasi. Stabilisasi dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu stabilisasi mekanis dan stabilisasi kimiawi. Penelitian ini dilakukan secara kimiawi dengan menambahkan abu sekam kopi. Sampel tanah berasal dari Kawasan Kebun Kurma Barbate di Desa Paya Kameng, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Pencampuran tanah Barbate dengan abu sekam kopi dilakukan pada variasi 0%, 5%, 10%, 15%, 20% dan 25% dari berat kering tanah. Pengujian yang dilakukan meliputi pengukuran batas-batas Atterberg, pemadatan dan CBR terendam serta pengembangan. Tanah Barbate menurut klasifikasi USCS dan AASHTO tergolong ke dalam tanah lempung, dengan nilai batas cair 60,00% dan indeks plastisitas 30,47%. Dari hasil pengujian pemadatan, nilai kadar air optimum untuk persentase abu sekam kopi 0% sampai 25% menurun dari 36,30% menjadi 29,91% dan berat volume kering meningkat dari 1,220 gr/cm3 menjadi 1,251 gr/cm3. Dari pengujian CBR terendam menunjukkan bahwa seiring pertambahan persentase abu sekam kopi, nilai CBR meningkat dari 6,97% menjadi 10,28%. Sifat pengembangan mengalami penurunan dari 3,313% menjadi 1,121% pada persentase 25% abu sekam kopi.
Analisis Klasifikasi Tanah Urug Metode AASHTO dan USCS di Kecamatan Indrapuri Putri, Dwi Ananda; Sundary, Devi; Sungkar, Munira; Chairullah, Banta; Munirwasnyah, Munirwansyah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v7i2.31394

Abstract

Tanah urug memiliki peran penting dalam perencanaan konstruksi teknik sipil, seperti jalan, jembatan, gedung, dan infrastruktur lainnya. Tanah urug berguna untuk mendukung beban konstruksi yang ada di atasnya, di mana tanah urug merupakan material yang sangat dibutuhkan dalam kontruksi. Sebelum digunakan sebagai material konstruksi diperlukan penyelidikan terhadap klasifikasi tanah terutama sifat-sifat tanah yang mempengaruhi daya dukung tanah. Dengan klasifikasi tanah urug sangat penting untuk menentukan kesesuaian penggunaannya agar dapat memenuhi syarat kualitas tanah yang diisyaratkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi, jenis tanah dan sifat tanah yang terdapat di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar dengan menggunakan metode AASHTO (American Association of State Highway and Transportation Officials) dan USCS (Unified Soil Clalssificaltion System). Penelitian ini menggunakan sampel tanah dari 4 titik (spot) yang terdapat di wilayah Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh untuk klasifikasi tanah metode AASHTO yaitu pada tanah Gampong Reukih Dayah (A-2-6), Gampong Reukih Keupula (A-2-7), Krueng Lamkareng (A-6), Lam Ilie Ganto (A-2-4). Klasifikasi tanah metode USCS pada semua sampel tanah tergolong ke dalam kelompok tanah SC yaitu pasir berlempung, campuran pasir-lempung.