Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Fourth Graders' Critical Thinking Skills on Social Study Lesson Fajrianti, Fajrianti; Hartono, Hartono; Nugroho, Sunyoto Eko
Educational Management Article In Pres 2021
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Current learning directs 21st-century learning skills such as communication, collaboration, critical thinking, and problem-solving skills. These skills are the targets of 2013 curriculum learning with HOTS question forms, which allow them to think, analyze, and utilize critical thinking skills. Therefore, critical thinking skills as assessment processes or decision-making should consider the facts, situation, concepts, methods, and criteria in the learning process. This research aims to analyze fourth-graders' critical thinking skills in social study lessons. This research is qualitative. The data were collected through interviews, observation, and documentation. The data validity was done by source triangulation. The data analysis was done simultaneously with data collection. It consisted of data reduction, display, and conclusion. The findings showed that the fourth graders' critical thinking skills of Public Primary School 64 Buton consisted of 3 categories. They were (1) high critical thinking skills students with a percentage score of 23.3%, (2) moderate critical thinking skill students with a percentage of 54%, and (4) low critical thinking skill students with 23.3%.
Penerapan Strategi Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas IV SDN 46 Buton Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton Fajrianti Fajrianti; Sitti Hermayanti Kaif; Aisha Wunasari; Zumiati Zumiati
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 6, No 2 (2022): Mei (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v6i2.31805

Abstract

This application was prepared with the aim to remind the ips learning outcomes of students of grade IV SDN 46 Buton through the application of cooperative learning strategies jigsaw model. The learning outcomes referred to in this study are ips learning outcomes. The type of research that is in the study is PTK. This research was conducted in the even semester of the 2021//2022 school year. The study subjects were students of grade IV SDN 46 Buton which amounted to 16 students. Data collection techniques use observations, tests, and documentation. Data analysis techniques are data reduction, data presentation, and conclusion withdrawal. The results showed an increase in the IPS learning outcomes of students in grade IV SDN 46 Buton, namely in the cycle by 66.66% (sufficient category), then in cycle II increased by 75% (good category). This is an increase of 8.34%. Thus the application of cooperative learning strategies jigsaw model can improve the ips learning outcomes of students of grade IV SDN 46 Buton
Peningkatan Kemampuan Literasi Sains Siswa SDN 111 Buton melalui Penggunaan Media Pop Up Book Fajrianti, Fajrianti; Ridzal, Dewi Asriani; Kaif, Sitti Hermayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.760

Abstract

Pendidikan abad 21 menjadi sistem pendidikan harus mampu mengikuti tuntutan perkembangan zaman yang menekankan pada kemampuan siswa untuk belajar dari berbagai sumber, merumuskan masalah, berpikir analitis, dan bekerja sama dalam memecahkan masalah. Salah satu implementasi pendidikan abad 21 pada proses pembelajaran ialah peningkatan kemampuan literasi Sains. Tujuan PKM ini ialah untuk peningkatan ketrampilan Sains sisw melalui penggunaan media Pop Up Book. Metode yang digunakan ialah pelatihan dan pendampingan. Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini diikuti oleh guru dan siswa SDN 111 Buton. Kegiatan PKM ini terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Kegiatan pelatihan dilakasanakan 1 hari. Kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa orang guru yang mampu implementasi penggunaan media Pop Up Book untuk meningkatkan keterampilan literasi Sains siswa memperoleh persentase sebesar 71%, atau kategori baik dan yang belum mampu mengimplemnetasi penggunaan media Pop Up Book dalam meningkatkan keterampilan literasi Sains siswa memperoleh persentase sebesar 29% atau katergori kurang.
Pelatihan Penggunaan Mendeley Reference Dalam Penulisan Karya Ilmiah Fajrianti, Fajrianti; Kaif, Sitti Hermayanti
Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Vol 2, No 2: August 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/ljpmt.v2i2.20590

Abstract

Writing scientific papers is an essential foundation in the academic sphere, requiring researchers, students, and academics to manage, refer to, and cite various sources that support their arguments and findings. Emerging as a solution to this challenge, Mendeley Reference has the potential to change the way writers manage references in the context of higher education. This Community Service Activity (PKM) aims to provide a more comprehensive understanding to students, especially those in the 7th semester of the PGSD major at the Teaching and Education Faculty of Buton Muslim University, regarding the benefits of using the Mendeley application in writing scientific assignments. This PKM is carried out through three stages: preparation, implementation, and evaluation. The evaluation results showed that most participants had a good understanding, but some required further training. The positive impact of the training can be seen in the academic and professional development of the participants. Therefore, as a follow-up, practical exercises will be intensified, increased structured discussions between participants and presenters, and gathering input from participants for future improvements. Overall, this training significantly contributes to providing students with essential skills in scientific writing and better preparation for future academic and professional challenges.
Penerapan Media Audio Visual dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SDN 115 Buton Fajrianti, Fajrianti; Kaif, Sitti Hermayanti; Kaif, Siti Rahmatia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media audio visual pada pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SDN 115 Buton. Pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskripsi kualitatif. Desain pelitian ini dilaksanakan di SDN 115 Kecamatan Wabula Kabupaten Buton. Fokus penelitiannya yaitu siswa kelas V SDN 115 Buton yang berjumlah 12 orang siswa. Data dan sumber data yakni ialah data primer dan data sekunder.Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Teknik keabshaan data menggunakan uji validitas internal, uji validitas eksternal, uji reliabilitas, dan uji objektivitas. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil disimpulkan bahwa: 1) penerapan model pembelajaran sudah sangat mendukung, terlihat pada proses pembelajaran belajar yakni dapat menarik perhatian siswa untuk belajar, 3) materi pembelajaran menjadi lebih jelas, dan mudah dipahami dan efektivitas pembelalajaran menjadi lebih efektif, 2) kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SDN 115 Buton yakni yaitu 1) mampu memberikan penjelasan sederhana dengan memfokuskan pertanyaan, mengevaluasi argumen, bertanya dan menjawab pertanyaan menantang,; 2) mampu membangun keterampilan dasar dengan mempertimbangkan kredibilitas (kriteria suatu sumber), mengobservasi dan mempertimbangkan laporan observasi, 3) mampu menyimpulkan dengan mempertimbangkan hasil deduksi, mendeduksi dan keterampilan dasar dengan mengobservasi dan mempertimbangkan laporan observasi, 4) menjelaskan lanjut, mempunyai berbagai solusi atau alasan yang dapat digunakan untuk menyelesaikan soal atau permasalahan yang ada dengan logika dan relevan berdasarkan permasalahan yang dihadapi, 5) mengatur strategi sehingga, mampu untuk mengidentifkasi alasan dan menentukan suatu tindakan dengan memberikan alasan apa yang sesuai dengan permasalahan.
Upaya Guru dalam Meningkatkan Kedisiplinan Shalat Berjamaah pada Murid Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Al-Hikmah Kaif, Sitti Hermayanti; Fajrianti, Fajrianti; Haswan, Haswan; Satar, Iqram; Haliza, Siti Nur
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 4 No 4 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v4i4.1766

Abstract

Prayer serves as a fortress to protect humans, especially Muslims, from vile and sinful acts. Congregational prayer is a prayer performed together by at least two or more people with an imam and a congregation. There are many benefits of congregational prayer, including gaining rewards twenty-seven degrees compared to praying alone. Congregational prayer can protect a Muslim from neglecting, neglecting, or forgetting prayer and prevent him from praying at the end of the prayer time. The law of congregational prayer is Sunnah muakad which is a Sunnah that is highly recommended for Muslims, and some scholars say that the law of congregational prayer is fardhu kifayah. This PKM activity aims as an effort by teachers to improve discipline in congregational prayer among fifth grade students of Madrasah Ibtidaiyah Al-Hikmah. Activities carried out starting from socialization activities, implementation of teaching materials (practical prayer procedures), and evaluation. The implementation of the activity has a positive impact on partners, this is indicated by an increase in discipline in carrying out congregational prayer. Mitra (fifth-grade students at Al-Hikma Elementary School) have been able to perform prayers independently and perform congregational prayers, namely the Dhuha prayer. Students' memorization of short surahs has increased with the increasing number of surahs memorized. Positive results were also seen in activities carried out at Al-Hikma Elementary School, where 83% (15 students) have been disciplined in performing congregational prayers, the number of short surahs memorized has increased, and they have been routinely performing the Dhuha prayer and the Yasin prayer on Fridays. The remaining 17% (3 students) have a fairly good understanding. The results of the practicum carried out by the students independently also indicate that they are able to perform ablution, perform prayers, and recite short surahs well.Keywords: Discipline; Congregational Prayer.