Dimasrizal Dimasrizal
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pola kerjasama kepala desa dengan badan permusyawaratan desa dalam pembangunan desa A Zarkasi; Dimasrizal Dimasrizal
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 1 (2019): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.1.652-657

Abstract

Pemerintahan desa merupakan unit terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat serta menjadi tonggak strategis untuk keberhasilan semua program yang dijalankan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Pembangunan desa akan dirancang pada musyawarah pembangunan desa antara Pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa serta tokoh masyarakat. Kendala yang dihadapi oleh mitra adalah persoalan tentang bagaimana pola kerjasama yang seharusnya terjalin antara Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa dalam proses pembangunan desa. Pemerintahan Desa dalam hal ini Desa Petajen Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat untuk merancang pembangunan desa. Berdasarkan permasalahan mitra tersebut maka metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu dengan melakukan penyuluhan, serta melakukan monitoring evaluasi terhadap mitra pengabdian yaitu Desa Petajen. Dari hasil evaluasi yang dilakukan ditemukan pesoalan mitra yaitu kurangnya pengetahuan antara Kepala Desa dengan Badan permusyawaratan Desa dalam hal pembangunan desa. Temuan lain juga menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan aparatur desa dikarenakan tingkat pendidikan yang rendah serta tidak adanya bimbingan teknis yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada anggota Badan Permusyawaratan Desa dalam meningkatkan pembangunan desa. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pendampingan lebih lanjut dalam peningkatan kemampuan kerjasama antara Kepala Desa dengan Badan Permusyawaratan Desa untuk meningkatkan pembangunan desa.
Komunikasi Persuasif Kepala Desa dalam Konflik Agraria di Desa Teluk Raya Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi Krismes Situmeang; Muliono Muliono; Dimasrizal Dimasrizal
JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL Vol. 4 No. 4 (2025): Desember: JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jhpis.v4i4.5729

Abstract

The agrarian conflict in Teluk Raya Village, Kumpeh Ulu District, Muaro Jambi Regency, is a prolonged issue involving the village community and a palm oil plantation company. In resolving this conflict, the village head plays an important role as a local actor who bridges the interests of the various parties through a communication approach. This study aims to analyze the application of persuasive communication styles by the village head in efforts to resolve the agrarian conflict. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews and literature study. The results show that the village head consistently applies persuasive communication by adjusting messages based on the audience's characteristics, opening space for community participation through deliberation, and gradually strengthening the community's beliefs. Additionally, the village head also manages the gradual change in the community's attitude to achieve a better agreement. This persuasive communication style successfully mitigates the escalation of conflict, builds trust among the parties involved, and creates a more conducive space for dialogue to resolve the agrarian issue.
Konfigurasi Faktor Sosial dan Psikologis dalam Partisipasi Politik: Studi Kasus Kecamatan Bangko pada Pilkada 2024 Muhammad Rifai Setiawan; Dimasrizal Dimasrizal; Aditya Romadhon; Cholillah Suci Pratiwi
Mandub : Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): Maret : Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/mandub.v4i1.2958

Abstract

Political participation is a key indicator of local democratic quality. However, participation levels are shaped not only by structural factors but also by the configuration of social and psychological determinants underlying voting behavior. This study examines the configuration of social and psychological factors in political participation in Bangko District during the 2024 Merangin local election. A qualitative case study approach was employed. Informants were obtained using snowball sampling, including voters, community leaders, local election organizers, and campaign teams. Data were collected through in‑depth interviews, observation, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings reveal that participation is shaped by three key social factors family influence, neighborhood networks, and proximity to local political actors and three psychological factors political trust, perceived vote efficacy, and pragmatic motivation. The interaction of these dimensions produces a rational‑communal participation pattern, in which voting decisions are influenced by both benefit considerations and social pressure. These findings highlight that local political participation emerges from the interplay between social structure and individual psychological orientation. The study contributes to the literature on voting behavior in Indonesian local politics.