Rosmini
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR PENYEBAB DAN UPAYA PREVENTIF KEBINASAAN SUATU NEGERI DALAM AL-QUR’AN Muhammad; Muhammad Sadiq Sabry; Rosmini
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 1, January 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.611 KB) | DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i1.253

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kebinasaan suatu negeri dalam al-Qur’an (Kajian Tafsir Maud}u>’i>).  Dari permasalahan pokok yang dijabarkan dalam bentuk sub masalah yaitu: 1) Bagaimana hakikat kebinasaan suatu negeri dalam al-Qur’an. 2) Bagaimana wujud kebinasaan suatu negeri dalam al-Qur’an. 3) Bagaimana faktor penyebab kebinasaan suatu negeri dalam al-Qur’an. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang difokuskan pada penelitian pustaka. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan ilmu tafsir. Adapun hasil penelitian, pertama, ada beberapa negeri atau kaum-kaum terdahulu yang dibinasakan oleh Allah swt karena mereka kebanyakan tidak mau mengikuti apa yang disampaikan oleh Rasul yang diutus kepada mereka seperti kaum nabi Nuh, kaum nabi Hud, kaum nabi Shaleh, kaum nabi Luth dan kaum nabi Syu’aib. Kedua, ada beberapa faktor penyebab sehingga negeri-negeri atau kaum-kaum terdahulu dibinasakan oleh Allah swt. di antaranya: (1) terjadi atas izin dan kehendak Allah, (2) terjadi akibat dosa dan kedurhakaan manusia. Ketiga, di dalam al-Qur’an juga memberitahukan kepada kita bahwa ada usaha-usaha yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kebinasaan, (1) doa dan istigfar, (2) mencegah perbuatan dosa dan kemaksiatan.
Ukhūwah Islāmiyyah sebagai Pilar Moderasi Beragama dan Solidaritas Sosial di Era Modern Hamzah Saputra; Rosmini; Sohrah
Aksioreligia Vol. 3 No. 2 (2025): Aksioreligia : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : CV Global Research Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59996/aksioreligia.v3i2.942

Abstract

The phenomena of social fragmentation, religious polarization, and the decline of humanitarian solidarity highlight the importance of reviving the value of ukhuwah (brotherhood) in Islam. This study aims to examine the concept of ukhuwah in the Qur’an, particularly in Surah Al-Ḥujurāt verse 10, and its relevance to modern social life. The research employs a library research method with a thematic interpretation approach (tafsir mawḍū‘ī). Primary data sources include the Qur’an and both classical and contemporary exegeses such as Tafsir Al-Marāghī, Tafsir Al-Mishbah, and Tafsir Al-Azhar. The data were analyzed descriptively and qualitatively by interpreting the verse in its social and humanitarian context. The results indicate that ukhuwah consists of four main levels: ukhuwah ‘ubūdiyyah (brotherhood among all of God’s creations), ukhuwah insāniyyah (human brotherhood), ukhuwah wathaniyyah (national brotherhood), and ukhuwah dīniyyah (religious brotherhood). Surah Al-Ḥujurāt [49]:10 emphasizes that true ukhuwah is realized through peace (iṣlāḥ) and piety. These values are relevant in strengthening unity among Muslims, promoting interreligious tolerance, and fostering social solidarity in contemporary society.