Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MIND MAPPING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE MAKE A MATCH PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD SD NEGERI 091585 AFD III DOSIN TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Alexander Samosir
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2021): Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/moe.v7i1.8943

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang belum tuntas secara klasikal pada mata pelajaran IPA materi sumber daya alam di kelas V SD 091585 AFD III DOLOK SINUMBAH Tahun Pelajaran 2020/2021. Hal ini disebabkan karena pelaksanaan pembelajaran Masih berpusat guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar IPA siswa dengan model Mind Mapping lebih tinggi dari pada menggunakan model Make A Match pada mata pelajaran IPA materi sumber daya alam.  Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di SD NEGERI 091585 AFD III DOLOK SINUMBAH. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas V SD NEGERI 091585 AFD III DOLOK SINUMBAH yang berjumlah 50 siswa dan dibagi menjadi dua kelas paralel. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah berupa tes dan analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis yang digunakan uji independen antara dua faktor (uji t). Dari hasil analisis data diperoleh hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi sumber daya alam setelah menggunakan model Mind Mapping di kelas V SD NEGERI 091585 AFD III DOLOK SINUMBAH Tahun pelajaran 2020/2021 diperoleh nila rata-rata 84,29 dan hasil belajar siswa menggunakan model Make A Match diperoleh nilai rata-rata 785,54. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi sumber daya alam yang diajar dengan menggunakan model Mind Mapping lebih tinggi dari pada yang diajar dengan menggunakan model Make A Match di kelas V SD NEGERI 091585 AFD III DOLOK SINUMBAH Tahun Pelajaran 2020/2021.
PENGARUH LINGKUNGAN MASYARAKAT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SD NEGERI 091570 BAH JAMBI Alexander Samosir
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2021): Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/moe.v7i2.8946

Abstract

Keadaan lingkungan (lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat) Bah Jambi Kabupaten Simalungun sangat mempengaruhi motivasi belajar siswa SD Negri 091570 Bah Jambi Kabupaten Simalungun Kecenderungan siswa siswa SD Negri 091570 Bah Jambi Kabupaten Simalungun memiliki masalah dalam belajar disebabkan oleh kurangnya peran aktif keluarga, memberikan motivasi dalam belajar masyarakat, guru dalam  Problematika yang dihadapi SD Negri 091570 Bah Jambi Kabupaten Simalungun dalam meningkatkan motivasi belajar siswa adalah: tidak semua Guru profesional dalam menjalankan tugasnya, kurangnya peran aktif orang tua siswa, terbatasnya sarana dan prasarana pendukung.
Perbedaan Metode Make A Match Dan Index Card Match Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS Kelas VIII SMP Negeri 4 Pantai Labu Alexander Samosir; Mindo Sinaga
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i2.5578

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang bervariasinya metode pembelajaran yang digunakan guru dalam pembelajaran IPS dan motivasi belajar siswa yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan metode make a match dan metode index card match dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPS kelas VIII 2024/2025 SMP Negeri 4 Pantai Labu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain Pretest-Postest, Nonequivalent Multiple-Group Design, menggunakan dua kelas eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 4 Pantai labu, sedangkan sampelnya yaitu kelas VIII A dan VIII B. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket motivasi belajar siswa dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Instrumen angket divalidasi oleh exspert judgement dan reabilitas angket dihitung dengan rumus Alpha Cronbach. Pengujian prasyarat analisis meliputi uji normalitas dan homogenitas, sedangkan pengujian hipotesis menggunakan uji-t (independent sample t-tes).Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan penggunaan metode make a match dibandingkan metode index card match dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Perbedaan motivasi belajar siswa yang signifikan ditunjukkan dari hasil uji-t diperoleh nilai
PENERAPAN METODE KOLABORATIF UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS V SD SWASTA GKPS 1 RAMBUNGMERAH Wendi Leonardo Purba; Jubelando. O Tambunan; Alexander Samosir
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8545

Abstract

This study aims to describe the implementation of the collaborative learning method to enhance students' learning activeness in the subject of Science and Social Studies (IPAS) in Grade V of SD Swasta GKPS 1 Rambungmerah. The background of this research is the low level of student engagement during learning activities, as reflected in the lack of participation in discussions, reluctance to ask questions, and limited involvement in group work. This research employed a qualitative descriptive approach, with data collected through observation, interviews, and questionnaires distributed to both students and the IPAS teacher. The findings revealed that the application of collaborative learning fostered a more interactive and enjoyable classroom atmosphere, increased student participation in discussions, and promoted a sense of responsibility and cooperation within groups. Supporting factors included the teacher’s active involvement in designing suitable collaborative strategies and the availability of adequate learning facilities. Challenges encountered included varying levels of student confidence and differences in individual collaboration skills. This study is expected to serve as a reference for educators in developing more contextual and participative IPAS learning strategies.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Pelanggan Dengan Kepuasan Pelanggan Sebagai Variabel Intervening Pada Evony Coffee Shop Siantar Imelda Gultom; Alexander Samosir
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 3 No. 1 (2021): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/6hc70b85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan di Evony Coffee Shop Siantar, (2) pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan di Evony Coffee Shop Siantar, (3) pengaruh kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan di Evony Coffee Shop Siantar, (4) pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening padaEvony Coffee Shop Siantar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh konsumen Evony Coffee Shop Siantar. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah analisis jalur dengan bantuan regresi sederhana dan uji sobel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan sebesar 7,040 dengan nilai signifikansi 0,000 <0,05; dan koefisien regresi sebesar 0,409; (2) kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan sebesar 5,001 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05; dan koefisien regresi sebesar 0,479; (3) kepuasan pelanggan berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan sebesar 5,873 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05; dan koefisien regresi sebesar 0,282; dan (4) kualitas pelayanan tidak berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening pada Evony Coffee Shop Siantar karena koefisien intervening sebesar 0,0887 lebih kecil dari nilai pengaruh langsung sebesar 0,409
Program Kelompok Belajar  SD Negeri 106827 Desa Durian Melalui Pendekatan Direct Instruction Alexander Samosir; Chintani Sihombing; Jubelando Tambunan; Romaida Karo Karo; Ficha Aulia Nanda
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 1 No. 3 (2023): JIPNAS - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v1i3.187

Abstract

Kegiatan program kelompok belajar dilakukan di desa durian  pada siswa SD Negeri 106827 Desa Durian dimulai pada 12 April- 29 April 2023 terhitung kegiatan ini dilaksanakan sekitar 2 minggu lamanya. Pendidikan merupakan suatu pembelajaran, pengetahuan, ketrampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Secara sederhana pendidikan adalah proses pembelajaran bagi peserta didik untuk dapat paham dan membuat manusia lebih kritis dalam berpikir. Berbagai upaya dalam meningkatkan pendidikan dasar telah dilakukan mulai dari terbitnya model, strategi, metode pembelajaran yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Perubahan metode pembelajaran yang seharusnya dilakukan secara langsung dan tatap muka berubah menjadi pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas.Seperti banyaknya siswa kelas rendah yang masih belum bisa membaca dan menulis, dan kelas tinggi masih belum menghafal perkalian secara lancar. Dengan dilakukanya program tersebut penambahan pembelajaran diluar sekolah siswa dapat mengembangkan kemampuan dan hasil belajar siswa melalui pendekatan direct instruction.