Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Kelayakan Performansi Jaringan Akses FTTH di Perumahan Rosalie Hills Cimahi Sari, Fitri Kurnia; Alam, Syah; Surjati, Indra
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 8, No 1: June 2023
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v8.i1.2022.57-66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan performansi jaringan FTTH di sebuah kawasan. Lokasi wilayah dalam rencana analisis kelayakan jaringan akses ini adalah Perumahan Rosalie Hills, Cimahi, Jawa Barat. Aplikasi yang digunakan untuk perancangan adalah Google Earth dan Optisystem. Kelayakan performansi jaringan dianalisis dengan perhitungan Link Budget, simulasi Optisystem, dan pengamatan performa jaringan dari waktu ke waktu. Hasil penelitian didapatkan receive sensitivity Link Budget sebesar -24,7 dBm untuk ODP dan -26,47 dBm untuk ONT, -19,32 dBm untuk ODP dan -20,12 dbm untuk ONT. Hasil dari pengamatan performa jaringan selama 3 minggu didapatkan receive sensitivity untuk ODP sebesar -17,34 dBm dan ONT -18,82 dBm. Terdapat selisih sebesar 29,14% antara pengukuran menggunakan OPM dan Link Budget pada ODP, 28,90% antara pengukuran menggunakan OPM dan Link Budget pada ONT,  sebesar 10,25% antara pengukuran menggunakan OPM dengan hasil simulasi Optisystem pada ODP, dan  sebesar 6,46% antara pengukuran menggunakan OPM dengan hasil simulasi Optisystem pada ONT. Berdasarkan pemantauan kelayakan performansi jaringan yang dilakukan selama 3 minggu, didapatkan nilai rata-rata receive sensitivity sebesar -17,34 dBm untuk ODP dan -18,82 dBm untuk ONT. Hal ini menunjukkan bahwa perancangan sudah memenuhi standar ITU-T G.984, yakni Pr lebih besar dari -27 dBm. Performansi jaringan Fiber To The Home yang dibangun di Perumahan Rosalie Hills, Cimahi dinilai layak dan sesuai standar PT. Telkom berdasarkan pengukuran yang dilakukan.
Peningkatan Koefisien Refleksi dan Bandwidth Antena Microstrip 3,5 GHz dengan Penambahan Inset-Slot dan Array 2x1 Untuk Komunikasi 5G Setiawan, Tata; Alam, Syah; Surjati, Indra; Ningsih, Yuli Kurnia
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 8, No 2: December 2023
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v8.i2.2023.279-286

Abstract

Koefisien refleksi dan bandwidth merupakan salah satu parameter penting yang menunjukkan performansi dari antena agar bekerja secara optimal. Maka itu, antena dengan koefisien refleksi yang tinggi dan bandwidth yang lebar sangat dibutuhkan untuk mendapatkan antena dengan performansi tinggi. Pada paper ini dirancang antena mikrostrip rectangular yang bekerja pada frekuensi resonansi 3,5 GHz untuk sistem komunikasi 5G. Metode inset digunakan untuk meningkatkan nilai return loss sedangkan bandwidth dari antena ditingkatkan dengan menambahkan 2 buah slot H dan slot I pada bidang patch. Hasil simulasi dari antena yang diusulkan menunjukkan antena telah beroperasi pada frekuensi resonansi 3,5 GHz dengan return loss -34,7 dB, VSWR 1,039, dan bandwidth 307 MHz. Hasil penelitian ini dapat direkomendasikan sebagai desain antena penerima pada sistem komunikasi 5G dimana metode penambahan inset slot dan array dapat mengoptimasi koefisein refleksi dan bandwidth.
Penyuluhan Penggunaan Listrik Untuk Kebutuhan Rumah Tangga Secara Efisien di Kelurahan Jatibening Baru, Bekasi Sari, Lydia; Alam, Syah; Surjati, Indra; Astuti, Pudji
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyrakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.6.1.27-32

Abstract

Wilayah RW.08 Perumahan Jatibening II Kelurahan Jatibening Baru Kecamatan Pondok Gede Bekasi adalah sebuah kawasan perumahan menengah ke atas. Masyarakat di RW tersebut banyak menggunakan peralatan listrik, termasuk untuk peralatan rumah tangga. Seringkali masyarakat tidak mengetahui beban listrik dari peralatan mana yang menimbulkan pemborosan, karena daya listrik dilihat secara keseluruhan pada kWh meter yang terpasang di rumah. Hal ini menyebabkan upaya untuk menghemat pemakaian listrik, yang diharapkan dapat berimbas ke penghematan biaya, menjadi tidak mudah. Selain itu, pemahaman mengenai pengaturan pembebanan listrik di rumah tangga juga penting untuk mencegah bahaya kebakaran akibat kerusakan peralatan atau instalasi listrik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berupa penyuluhan yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait efisiensi energi listrik rumah tangga yang meliputi perhitungan biaya listrik berdasarkan daya, waktu pengoperasian peralatan, serta tarif dasar listrik yang ditetapkan oleh PLN. Selain itu juga dipaparkan alternatif peralatan listrik yang dapat digunakan untuk menghemat energi, termasuk panel surya. Dari hasil pre-test dan post-test, diketahui tingkat pemahaman peserta meningkat hingga 131% setelah pelaksanaan kegiatan, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan telah meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait penghematan energi listrik.
Perancangan Antena Mikrostrip Array 2x1 Polarisasi Melingkar dengan Metode Truncated Corner dan Slit pada Frekuensi 3.5 GHz untuk Sistem Komunikasi 5G Iznih, Iznih; Alam, Syah; Surjati, Indra; Kurnia Ningsih, Yuli; Sari, Lydia
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i2.384

Abstract

Teknologi 5G adalah generasi terbaru dari komunikasi seluler yang menghadirkan kecepatan transfer data yang tinggi dengan bandwidth yang lebar pada beberapa frekuensi kerja yaitu high-band 28 GHz, mid-band 15 GHz, dan low-band 3,5 GHz. Penelitian ini mengusulkan rancangan antena mikrostrip berpolarisasi melingkar yang bekerja pada frekuensi 3,5 GHz untuk sistem komunikasi 5G. Antena dirancang dengan menggunakan substrat FR4 epoxy yang memilki karakteristik ketebalan substrat 1,6 mm, konstanta dielektrik 4,3, dan tangent loss 0,0265. Metode perancangan antena yang digunakan adalah array 2x1 truncated corner dan slit. Hasil simulasi dari perancangan antena menghasilkan nilai return loss -30,7 dB, dan gain 8,427 dB. Dengan menggunakan metode array 2x1, gain antena berhasil ditingkatkan hingga 47,79% serta dengan menambahkan slit nilai return loss berhasil direduksi hingga 94,8%, dan bandwidth berhasil ditingkatkan hingga 230,32% dibandingkan dengan antena mikrostrip rectangular elemen tunggal. Pada penelitian ini juga telah berhasil merancang antena berpolarisasi melingkar dengan nilai axial ratio 1,441 dB.
Penyuluhan Manajemen Energi Listrik Untuk Kelistrikan Rumah Tangga di Wilayah Tanjung Duren Alam, Syah; Surjati, Indra; Kurnia Ningsih, Yuli; Gagarin Irianto, Chairul; Maulidya, Rahmi; Reynaldhy Hilyawan, Muhammad; swasono adi, Tri
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 4 No 1 (2022): SULUH: Jurnal Abdimas Agustus
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v4i1.3425

Abstract

Energi listrik merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat untuk dapat beraktivitas dan menjalankan kehidupan sehari-hari. Masyarakat menggunakan energi listrik untuk mengoperasikan peralatan elektronika dan juga instalasi penerangan di rumah masing-masing. Sumber energi listrik yang digunakan bersumber dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang disewa oleh masyarakat sesuai dengan kapasitas daya sesuai dengan kebutuhannya. Sumber energi yang dihasilkan dari PLN berasal dari beberapa pembangkit tenaga listrik yang mayoritas menggunakan energi fosil yang jumlah nya semakin terbatas. Wilayah Tanjung Duren Utara adalah wilayah pemukiman padat penduduk yang berpotensi membutuhkan energi listrik yang cukup besar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan penyuluhan terkait manajemen energi listrik bagi kelistrikan rumah tangga. Tujuan dari kegiatan ini memberikan pemamaham kepada masyarakat akan pentingnya mengatur dan mengelola energi listrik dan juga mengetehaui potensi alternatif energi listik tidak bersumber dari PLN. Dari hasil evaluasi pre test dan post test kegiatan yang dilakukan didapatkan pemahaman masyarakat terkait manajemen energi listrik meningkat sampai dengan 98%.
Pelatihan Pengembangan Visualisasi Materi Ajar Rangkaian Listrik berbasis PhET Interactive Simulations untuk Guru Sari, Lydia; Alam, Syah; Surjati, Indra; Maulidya, Rahmi
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v7i2.2257

Abstract

Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tarbiyatul Falah adalah sekolah menengah pertama yang terletak di Kecamatan Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. MTs Tarbiyatul Falah menggunakan kurikulum gabungan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan, sehingga mata pelajaran Fisika merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib ditempuh oleh siswa. Materi Rangkaian Listrik adalah bagian dari mata pelajaran Fisika, yang memerlukan pemahaman atas konsep-konsep yang abstrak. Pada umumnya untuk membantu siswa memahami konsep-konsep rangkaian listrik, diberikan sesi pembelajaran di laboratorium. Namun pembelajaran di laboratorium hanya dapat membantu siswa melihat hal-hal yang terjadi di level permukaan, dan tidak membantu pemahaman siswa atas proses-proses dan mekanisme yang tidak kasat mata, misalnya aliran arus. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberi pelatihan guna membantu guru menyiapkan materi ajar yang menarik dan memudahkan siswa memahami konsep-konsep abstrak pada teori rangkaian listrik, berbasis simulator daring Physics Education Technology (PhET).   Pelatihan meliputi presentasi materi untuk pembuatan rangkaian listrik arus searah dan analisisnya, demonstrasi peranti lunak dan praktek menggunakan PhET serta diskusi. Dari hasil pre-test dan post-test diketahui bahwa terdapat peningkatan nilai peserta sebanyak 69%, sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan telah dapat meningkatkan pemahaman guru terkait pemanfaatan simulator PhET untuk penyusunan materi rangkaian listrik.
Antena Mikrostrip MIMO dengan Teknik Planar Series Array 4x2 elemen untuk Sistem Komunikasi 5G ALAM, SYAH; SURJATI, INDRA; NINGSIH, YULI KURNIA; SARI, LYDIA; SURYADI, SURYADI; MARDIAN, RADEN DEINY; FIRMANSYAH, TEGUH; ZAKARIA, ZAHRILADHA; ASTUTI, DIAN WIDI
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 12, No 2: Published April 2024
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v12i2.441

Abstract

ABSTRAKMakalah ini mengusulkan antena mikrostrip dengan dengan performansi tinggi yang beroperasi pada frekuensi resonansi 3,5 GHz untuk sistem komunikasi 5G. Antena dikembangkan dalam dengan teknik array planar seri 4x2 elemen yang dikonfigurasi MIMO. Berdasarkan hasil pengukuran, antena yang dirancang memiliki koefisien refleksi <= -10 dB, koefisien isolasi <= -40 dB dengan rentang frekuensi 3.1 GHz – 3,7 GHz dan gain maksimum sebesar 12,52 dB pada frekuensi resonansi 3,5 GHz. Bandwidth dan penguatan antena masing-masing meningkat sebesar 172.72% dan 160.83 %. Penelitian ini dapat direkomendasikan untuk digunakan sebagai antena penerima sistem komunikasi 5G.Kata kunci: antena, array, mikrostrip, MIMO, planar, 5G ABSTRACTThis article suggests a microstrip antenna with high performance, designed to operate at the resonant frequency of 3.5 GHz in 5G communication systems. The antenna is developed in a MIMO-configured 4x2 element series planar array technique. Based on measurement results, the proposed antenna exhibits a reflection coefficient of <= -10 dB, an isolation coefficient of <= -40 dB, within the frequency range 3.1 – 3.7 GHz and maximum gain of 12.52 dB at the resonant frequency of 3.5 GHz. The antenna's bandwidth and gain enhanced until 172.72% and 160.83%, respectively. This study suggests the potential use of the developed antenna as a reception device in 5G communication systems.Keywords: antenna, array, microstrip, MIMO, planar, 5G
Antena Mikrostrip Array 8x2 Elemen untuk Aplikasi Radio Gelombang Mikro ALAM, SYAH; SURJATI, INDRA; SARI, LYDIA; TANUWIJAYA, JUSTIN
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 9, No 2: Published April 2021
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v9i2.293

Abstract

ABSTRAKPeningkatan gain pada antena mikrostrip polarisasi melingkar menggunakan metode array 8x2 element diusulkan dalam penelitian ini. Antena yang diusulkan dirancang untuk bekerja pada rentang frekuensi 10700 – 11700 MHz untuk sistem komunikasi radio gelombang mikro. Untuk meningkatkan gain, antena yang diusulkan di optimasi menggunakan array dengan 8x2 elemen. Dari hasil pengukuran diperoleh nilai return loss -22.77 dB dan VSWR sebesar 1.156. Bandwidth yang dihasilkan dari antena array 8x2 elemen adalah 900 MHz dengan rentang frekuensi kerja 10700 MHz -11600 MHz serta impedansi sebesar 55.87 + j 4.97 Ω pada frekuensi kerja 10925 GHz. Gain dari antena array 8x2 elemen adalah 15.6 dB pada frekuensi kerja 10925 MHz. Optimasi dengan metode array 8x2 elemen berhasil meningkatkan Gain sampai dengan 47.76 % dibandingkan dengan desain array 4x2 element. Antena yang diusulkan cocok dijadikan kandidat untuk digunakan pada sistem komunikasi radio gelombang mikro.Kata kunci: antena, mikrostrip, gain, array, radio gelombang mikro ABSTRACTGain optimization on a circular polarization microstrip antenna using the 8x2 element array method is proposed in this study. The proposed antenna is designed to work in the frequency range 10700 - 11700 MHz for microwave radio communication systems. To increase the gain, the proposed antenna is optimized using an array with 8x2 elements. From the measurement results obtained return value of -22.77 dB and VSWR of 1,156. The Bandwidth produced from the 8x2 element antenna array is 900 MHz with a working frequency range of 10700 MHz - 11600 MHz and an impedance of 55.87 + j 4.97 Ω at a working frequency of 10925 MHz. The gain of the 8x2 element array antenna is 15.6 dB at a working frequency of 10925 MHz. Optimization with the 8x2 element array method succeeded in increasing Gain by up to 47.76% compared to the 4x2 element array design. The proposed antenna is suitable as a candidate for use in microwave radio communication systems.Keywords: microstrip, antenna, gain, array, microwave radio
Perancangan dan Realisasi Antena Mikrostrip Log Periodik dengan Elemen Parasitik Air Gap untuk Aplikasi TV Digital DVB-T2 SURJATI, INDRA; ALAM, SYAH; NINGSIH, YULI KURNIA
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 7, No 2: Published May 2019
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v7i2.324

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengusulkan desain dan prototipe antena mikrostrip log periodik yang dikembangkan dengan metode parasitik air gap (celah udara) untuk aplikasi TV digital pada rentang frekuensi 478-694 MHz. Penggunaan elemen parasitik dengan celah udara bertujuan untuk meningkatkan nilai gain pada antena. Dari hasil pengukuran diperoleh nilai return loss sebesar -20.27 dB dan VSWR sebesar 1.31 pada frekuensi kerja 600 MHz. Bandwidth yang dihasilkan dari antena yang telah dipabrikasi adalah 273 MHz dengan rentang frekuensi kerja 461 MHz – 734 MHz. Gain yang dihasilkan dari antena mikrostrip log periodik dengan elemen parasitik adalah 16.67 dB pada frekuensi kerja 600 MHz atau meningkat 40.02 % dibandingkan dengan log periodik konvensional yang telah didesain sebelumnya. Dari keseluruhan hasil yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa antena yang diusulkan dapat digunanakan sebagai antena penerima untuk aplikasi TV Digital di Indonesia.Kata kunci: antena, mikrostrip, log periodik, parasitik, celah udara ABSTRACTThis study proposes the design and prototype of log periodic microstrip antenna which was developed using the parasitic air gap for digital TV applications with a frequency range of 478-694 MHz. The use of parasitic elements with air gap aims to increase the gain of the antenna. From the measurement results, proposed antenna obtained return loss of -20.27 dB and VSWR of 1.31 at the working frequency of 600 MHz. The bandwidth produced from proposed antenna is 273 MHz with a working frequency range of 461 MHz - 734 MHz. The gain generated from log periodic microstrip antenna with parasitic element is 16.67 dB at the working frequency of 600 MHz or increased 40.02 % compared with conventional log periodic that have been designed before. From the overall results obtained, it can be concluded that the proposed antenna can be used as receiver antenna for Digital TV applications in Indonesia.Keywords: antenna, microstrip, log periodic, parasitic, air gap
Analisis Interferensi White Space Device terhadap Sistem Radio Navigasi Penerbangan pada Frekuensi 960 MHz SARI, LYDIA; ALAM, SYAH; SURJATI, INDRA
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 7, No 2: Published May 2019
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v7i2.351

Abstract

ABSTRAKPemerintah Indonesia mengalokasikan spektrum frekuensi 960-1164 MHZ untuk sistem komunikasi bergerak maupun untuk radio navigasi penerbangan. Penggunaan White Space Device (WSD) merupakan solusi keterbatasan spektrum, karena mampu mengidentifikasi dan memanfaatkan frekuensi yang tidak terpakai. Penelitian ini menyelidiki potensi interferensi yang terjadi pada koeksistensi sistem radio navigasi penerbangan serta perangkat WSD di pita 960 MHz. Penelitian menggunakan pendekatan matematis Minimum Coupling Loss (MCL) serta simulasi dengan Spectrum Engineering Advanced Monte Carlo Analysis Tool (SEAMCAT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa level interferensi yang masih diperbolehkan berada di kisaran -81,589 dBm. Level ini tercapai dengan penggunaan jarak proteksi antar sistem sejauh 36 km. Penurunan daya pemancar WSD atau peningkatan gain RSBN sebesar 1 dBm dapat memperkecil jarak proteksi menjadi 30 km untuk mencapai probabilitas interferensi berturutturut 3,55% dan 3,6%.Kata kunci: white space devices, interferensi, radio navigasi penerbangan ABSTRACTThe Indonesian Government allocates the 960-1164 MHz spectrum for mobile communications and aeronautical radio navigation services. Cognitive radio is a technology which will enable the use of a limited spectrum optimally. Devices implemented with cognitive radio capability is referred as White Space Device (WSD) as they can identify and utilize idle channels. This paper investigates the interference potential between aeronautical radio navigation services and WSD as they co-exist in the 960 MHz spectrum using Minimum Coupling Loss (MCL) formulae and simulations using Spectrum Engineering Advanced Monte Carlo Analysis Tool (SEAMCAT). Results show that the permissible interference level is -81,589 dBm which is achievable if the two systems are separated by 36 km. Decreasing the WSD power level or increasing the RSBN gain by 1 dBm can decrease the protection distance between the two systems to 30 km to achieve an interference probability of 3,55% and 3,6%, respectively.Keywords: white space devices, interference, aeronautical radio navigation