Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemanfaatan Konten Digital untuk Promosi Produk Batik Bekasi di Toko Batik Canting Ayu: Strategi Pengembangan UMKM Lokal Herfiansyah, Raihan; Ramadhan, Arya Syah; Fadlurrahman, Irfan; Suryanegara, Muhammad; Setyaningrum, Retno Purwani
Lentera Pengabdian Vol. 2 No. 04 (2024): Oktober
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v2i04.736

Abstract

Promosi digital melalui konten visual seperti foto dan video merupakan pendekatan strategis yang efektif untuk meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di era digital. Studi ini berfokus pada pemanfaatan konten digital dalam mempromosikan produk "Batik Bekasi" di toko online "Batik Canting Ayu" sebagai bentuk dukungan pengabdian masyarakat untuk mendorong pengembangan UMKM lokal. Melalui analisis metode promosi berbasis konten visual yang meliputi foto produk, video storytelling, dan promosi di media sosial, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari strategi ini terhadap peningkatan visibilitas dan daya tarik produk di pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten digital mampu memperluas jangkauan audiens, meningkatkan interaksi, serta mempengaruhi keputusan pembelian konsumen secara signifikan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi UMKM lain dalam mengadopsi strategi digital untuk memperkuat keberlanjutan usaha di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Pemanfaatan Konten Digital untuk Promosi Produk Batik Bekasi di Toko Batik Canting Ayu Strategi Pengembangan UMKM Lokal Herfiansyah, Raihan; Ramadhan, Arya Syah; Fadlurrahman, Irfan; Suryanegara, Muhammad; Fatmawati, Elsye
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Lentera Vol. 1 No. 10 (2024): November
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/djpl.v1i10.595

Abstract

Promosi digital melalui konten visual seperti foto dan video merupakan pendekatan strategis yang efektif untuk meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di era digital. Studi ini berfokus pada pemanfaatan konten digital dalam mempromosikan produk "Batik Bekasi" di toko online "Batik Canting Ayu" sebagai bentuk dukungan pengabdian masyarakat untuk mendorong pengembangan UMKM lokal. Melalui analisis metode promosi berbasis konten visual yang meliputi foto produk, video storytelling, dan promosi di media sosial, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari strategi ini terhadap peningkatan visibilitas dan daya tarik produk di pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten digital mampu memperluas jangkauan audiens, meningkatkan interaksi, serta mempengaruhi keputusan pembelian konsumen secara signifikan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi UMKM lain dalam mengadopsi strategi digital untuk memperkuat keberlanjutan usaha di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
TECHNOLOGY TREND OF DIGITAL IDENTITY: A BIBLIOMETRIC APPROACH Tika Riskawati; Suryanegara, Muhammad
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 5 No. 4 (2024): JUTIF Volume 5, Number 4, August 2024 - SENIKO
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2024.5.4.2176

Abstract

The future of digital ecosystem requires various supporting technologies, one of which is digital identity. A necessary validation tool not only for individuals but also for organizational institutions which later will be used in digital economic activities. Indonesia as a country with large citizen urgently needs digital identity to protect the people and to upheld national security systems. However, we need to figure out the overall development of digital identity before adopting the technology. This article conducts a bibliometric analysis to investigate the future that digital identity holds. The investigations revealed that digital identity will eventually evolve to four technologies such as decentralized identity, verifiable credentials, self-sovereign identity, and metaverse. The findings will be a catalyst for the information technology and telecommunications industry to adopt digital identity technology.
Analisis Tekno Ekonomi Distributed Antenna Systems (DAS) Aktif dan Pasif Menggunakan Teknologi Mobile 5G Di Apartemen XYZ Fernando, Roki; Suryanegara, Muhammad
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 12, No 3 (2023): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v12i3.5377

Abstract

Pengenalan teknologi 5G telah memicu peningkatan kebutuhan akan kecepatan internet yang lebih tinggi dan koneksi yang lebih andal. Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan 5G, teknologi Distributed Antenna Systems (DAS) telah menjadi fokus utama dalam industri telekomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan penggunaan DAS dalam memperbaiki kinerja jaringan 5G dan memperkuat aspek ekonomi dari teknologi tersebut. Teknologi DAS yang akan diteliti adalah teknologi DAS aktif dan pasif dengan tiga skenario pelanggan serta dua jenis layanan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis tekno ekonomi. Data yang digunakan terdiri dari data sekunder tentang 5G dan DAS aktif maupun pasif, termasuk hasil uji coba serta pengalaman praktis dalam penerapan teknologi tersebut di industri telekomunikasi. Analisis dilakukan melalui pengukuran kinerja jaringan, biaya implementasi dan operasional, serta dampak ekonomi dari penerapan teknologi DAS dalam jaringan 5G disalah satu apartemen yang berlokasi di daerah Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan DAS aktif dan pasif dalam jaringan 5G akan dapat meningkatkan kinerja jaringan dan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan. Secara umum, investasi jaringan dinilai melalui metode Net Present Value (NPV) dan dari hasil penelitian ini, NPV untuk tiap skenario bernilai positif, maka artinya infrastruktur tersebut menghasilkan investasi yang menguntungkan. Dengan nilai ENPV DAS aktif untuk pelanggan yang menggunakan pemakaian layanan bandwith 100 GB adalah sebesar IDR 28.669.004.118, untuk pelanggan yang menggunakan pemakaian layanan paket bulananan adalah sebesar IDR 12.701.931.570, serta ENPV DAS pasif juga bernilai positif untuk pelanggan yang menggunakan pemakaian layanan bandwith 100 GB adalah sebesar IDR 30.055.126.567, untuk pelanggan yang menggunakan pemakaian layanan paket bulananan adalah sebesar IDR 14.088.054.019. Namun NPV mungkin tidak akan seperti yang diharapkan karena ketidakpastian di masa depan, salah satunya adalah jumlah pelanggan. Jika dilihat dari sisi modal, penggunaan DAS aktif akan memakan biaya yang lebih besar dari pada DAS pasif, sementara dari fungsi kemampuan, DAS aktif akan memberikan kecepatan dan jangkuan yang lebih besar dari DAS pasif. Namun saat implementasi DAS, hal ini tentu akan disesuaikan dengan kondisi area atau daerah dimana jaringan DAS akan di bangun. Kata Kunci—, Teknologi 5G, DAS aktif dan pasif, tekno ekonomi, jaringan, NPV.
Analisis Peluang Implementasi Teknologi Open Ran di Indonesia dengan Metode Regulatory Impact Assessment (Ria) Safrida, Annisa; Suryanegara, Muhammad
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 12, No 2 (2023): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v12i2.5144

Abstract

Pandemi Covid-19 pada tahun 2020 telah mendorong kebutuhan transformasi digital nasional menjadi semakin krusial. Banyaknya wilayah yang Tidak Memiliki Menara BTS Menurut Provinsi dan Penerimaan Sinyal Telepon Selulardi Indonesia adalah 5098 wilayah. Kendala yang dihadapi dalam mendorong penetrasi mobile broadband adalah kondisi geografis wilayah, kondisi sumber daya yang minim, kondisi keuangan operator seluler yang menunjukan keuntungan/revenue yang kurang baik dan masih kurangnya regulasi pendukung baik dari pemerintah pusat maupun daerah menimbulkan biaya yang tinggi dalam pembangunan jaringan telekomunikasi. Penyediaan layanan mobile broadband atau menara jaringan seluler di daerah yang belum terlayani akses telekomunikasi seluler, khususnya di daerah-daerah non-komersial dan 3T yang masih dalam keadaan tidak terlayani. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa peluang implementasi teknologi Open RAN dari aspek regulasi. Metode Regulatory Impact Assessment (RIA) dipakai untuk analisis dari aspek regulasi. Metode ini diharapkan akan mampu membantu pengambil kebijakan dalam implementasi teknologi Open RAN dan sebagai landasan perlu atau tidaknya membentuk regulasi baru. Pada penelitian ini, target responden adalah Regulator, Vendor, Operator, dan Sistem Integrator yang berperan sebagai stakeholder telekomunikasi. Menilik pada idealisasi tersebut, penelitian ini fokus pada pertanyaan perlu dibuat regulasi dalam proses implementasi teknologi Open RAN di Indonesia yang diharapkan akan membantu memberikan dampak positif bagi transformasi digital