Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Evaluasi Karakter Fenotip Bawang Merah dari Berbagai Lokasi di Kabupaten Bima Wahditiya, Andi Adriani; Laisina, Jane K. J.
Media Pertanian Vol 10, No 1 (2025): Media Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/mp.v10i1.10971

Abstract

Produktivitas bawang merah (Allium ascalonicum L.) sering kali dipengaruhi oleh rendahnya keragaman genetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi daya hasil beberapa aksesi bawang merah asal Kabupaten Bima. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, dari September hingga Desember 2023 menggunakan media tanam tanah renzina bercampur kompos dengan pupuk dasar kotoran kuda dan pupuk susulan NPK 16-16-16. Data pertumbuhan dan hasil, seperti panjang batang, jumlah daun, dan berat umbi, dianalisis menggunakan ANOVA dan uji BNJ taraf 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam produktivitas antar aksesi. Beberapa aksesi menunjukkan potensi hasil tinggi, khususnya dalam berat dan jumlah umbi per tanaman. Temuan ini mengindikasikan potensi aksesi bawang merah lokal Kabupaten Bima untuk mendukung pengembangan aksesi unggul yang adaptif terhadap kondisi lingkungan. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi kinerja aksesi tersebut dalam skala yang lebih luas.
STRATEGI PEMBERDAYAAN PETANI DI KECAMATAN CENRANA MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN BUDIDAYA TANAMAN HORTIKULTURA BERKELANJUTAN Wahditiya, Andi Adriani; Fadli, Zul
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v4i2.407

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan petani di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, melalui pelatihan dan pendampingan tentang praktik pertanian hortikultura berkelanjutan. Program ini berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pemupukan organik, pengelolaan hama terpadu, dan teknik pertanian yang efisien. Sebanyak 30 petani berpartisipasi dalam kegiatan ini, yang meliputi lokakarya, demonstrasi langsung, dan kunjungan lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan observasi langsung. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta mengenai praktik pertanian berkelanjutan, yang berdampak pada peningkatan produktivitas dan pendapatan. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses terhadap modal dan pasar teridentifikasi. Keberlanjutan program ini bergantung pada pendampingan yang berkelanjutan, dukungan finansial, dan akses pasar. Studi ini menyoroti pentingnya upaya kolaboratif untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan memberdayakan petani di komunitas pedesaan.
PELATIHAN CANVA FOR EDUCATION: MENINGKATKAN KETERAMPILAN DIGITAL GURU SMP 1 WATANSOPPENG Fadli, Zul; Wahditiya, Andi Adriani
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v4i2.408

Abstract

Pelatihan Canva for Education bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital guru di SMP 1 Watansoppeng, terutama dalam penggunaan teknologi desain grafis untuk membuat materi pembelajaran yang lebih kreatif dan menarik. Pelatihan ini diikuti oleh 22 guru dari berbagai mata pelajaran, yang mendapatkan pengenalan tentang cara menggunakan aplikasi Canva untuk membuat slide presentasi, infografis, dan poster edukatif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan digital peserta, dengan 85% peserta mampu membuat materi ajar menggunakan Canva. Selain itu, para peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam berkolaborasi dan berbagi pengalaman selama sesi diskusi kelompok. Meskipun ada tantangan terkait durasi pelatihan yang terbatas, mayoritas peserta merasa lebih percaya diri untuk mengintegrasikan Canva dalam pembelajaran mereka. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap kualitas pengajaran dan pembelajaran di SMP 1 Watansoppeng.
Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi POC Biofouling Tiram Mutiara terhadap Kerapatan Stomata Hotong (Setaria italica (L.) Nendissa, Jeanne Ivonne; Riry, Johan; Patty, Jogeneis; Amba, Martha; Wahditiya, Andi Adriani; Lating, Raudatul Janna
Media Pertanian Vol 10, No 2 (2025): Media Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/mp.v10i2.16433

Abstract

Ketersediaan nutrisi berperan penting dalam mengatur fungsi fisiologis tanaman, termasuk pembentukan dan kerapatan stomata yang memengaruhi efisiensi fotosintesis serta penggunaan air. Salah satu sumber nutrisi organik potensial adalah Pupuk Organik Cair (POC) berbasis biofouling Tiram Mutiara, yang mengandung unsur hara esensial seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi dan frekuensi aplikasi POC biofouling Tiram Mutiara terhadap kerapatan stomata tanaman hotong (Setaria italica (L.)). Penelitian dilaksanakan di Desa Mamala, Kabupaten Maluku Tengah, dari Oktober 2023 hingga Januari 2024, menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) dua faktor, yaitu konsentrasi POC (0, 10, 20, dan 30 mL/L) serta frekuensi aplikasi (satu kali pada 25 Hari Setelah Tanam [HST] dan dua kali pada 25 dan 50 HST). Hasil analisis varians menunjukkan bahwa kedua faktor berpengaruh signifikan terhadap kerapatan stomata, tinggi tanaman, dan jumlah daun. Perlakuan P3W2 (30 mL/L, dua kali aplikasi) memberikan nilai tertinggi dengan kerapatan stomata 366,67 stomata/cm². Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi dan frekuensi aplikasi POC biofouling meningkatkan aktivitas fisiologis tanaman melalui pembentukan stomata yang lebih padat dan efisien. Dengan demikian, POC biofouling Tiram Mutiara berpotensi digunakan sebagai pupuk organik ramah lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan efisiensi fotosintesis tanaman hotong.  Nutrient availability plays a crucial role in regulating plant physiological functions, including stomatal formation and density, which directly affect photosynthetic efficiency and water use. One promising organic nutrient source is Pearl Oyster biofouling-based liquid organic fertilizer (POC), which contains essential elements such as nitrogen, phosphorus, and potassium. This study aimed to examine the effects of different concentrations and application frequencies of Pearl Oyster biofouling POC on the stomatal density of foxtail millet (Setaria italica (L.)). The research was conducted in Mamala Village, Central Maluku Regency, from October 2023 to January 2024, using a randomized complete block design (RCBD) with two factors: POC concentration (0, 10, 20, and 30 mL/L) and application frequency (once at 25 Days After Planting [DAP] and twice at 25 and 50 DAP). Analysis of variance revealed significant effects of both factors on stomatal density, plant height, and leaf number. The highest stomatal density (366.67 stomata/cm²) was observed in treatment P3W2 (30 mL/L applied twice). These findings indicate that higher concentrations and more frequent applications of biofouling-based POC enhance plant physiological activity by promoting denser and more efficient stomatal development. Therefore, Pearl Oyster biofouling POC can serve as an environmentally friendly organic fertilizer that supports improved growth and photosynthetic efficiency in Setaria italica (L.).
Optimizing Biotogrow Liquid Fertilizer Concentration and Application Frequency for Lettuce Cultivation Under Tropical Cambisol Conditions Nendissa, Jeanne Ivonne; Wahditiya, Andi Adriani; Amba, Martha
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v8i3.2548

Abstract

This greenhouse study investigated the impact of Biotogrow liquid organic fertilizer concentration and application frequency on lettuce (Lactuca sativa L.) growth and yield at Telaga Kodok from May to August 2024. The purpose of the research is to determine the effect of Biotogrow Liquid Fertiliser concentration and fertilisation interval, as well as the interaction between the two, on the growth and production of lettuce (Lactuca sativa L.). Using a factorial Randomized Complete Block Design with three replications, researchers tested four Biotogrow concentrations (0, 2, 5, and 8 ml L⁻¹) and four fertilization intervals (0, 4, 7, and 10 days). Growth parameters, including plant height, leaf number, leaf area, fresh weights, shoot-to-root ratio, and harvest index, were measured at 14, 21, 28, and 35 days after planting. ANOVA and Duncan's Multiple Range Test (α = 0.05) revealed significant findings. Biotogrow concentration substantially influenced plant height at 21, 28, and 35 DAP (P < 0.01), leaf number throughout all observation periods (P < 0.05 at 14 DAP; P < 0.01 thereafter), plus shoot and root fresh weight, leaf area, and harvest index (P < 0.01). Fertilization intervals significantly affected all parameters except the shoot-to-root ratio (P < 0.01). Importantly, concentration-interval interactions showed highly significant effects on leaf number at 35 DAP, shoot fresh weight, and leaf area (P < 0.01), with significant impacts on plant height at 28 and 35 DAP, leaf number at 28 DAP, and root fresh weight (P < 0.05). These results demonstrate that optimizing both Biotogrow concentration and application timing can significantly enhance lettuce productivity under greenhouse conditions.