Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Inovasi Mesin Penyortir Kopi Otomatis Berbasis Solar Cell Guna Meningkatkan Kualitas Pengolahan Kopi di Desa Jambuwer Negara, I Made Yulistya; Asfani, Dimas Anton; Hernanda, I Gusti Ngurah Satriyadi; Fahmi, Daniar; Suryani, Titiek; Kuswidiastuti, Devy
Sewagati Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i1.2205

Abstract

Kopi menjadi salah satu komoditas besar di Indonesia. Salah satu daerah penghasil kopi di Indonesia yaitu Desa Jambuwer, Kabupaten Malang. Produksi kopi di Desa Jambuwer masih banyak yang dilakukan secara manual, terutama dalam menyortir biji kopi berdasarkan ukuran diameternya. Metode sortir biji kopi manual selama satu hari mampu menyortir sebanyak 40 kg. Metode ini membutuhkan waktu produksi menjadi lebih panjang dan tenaga manusia lebih banyak. Maka dari itu, dirancanglah inovasi mesin penyortir biji kopi otomatis yang ditenagai oleh panel surya bersistem PLTS hybrid. Bagian utama mesin ini terdiri dari motor induksi satu fasa, engkol, dan papan pengayak tiga tingkat yang setiap tingkat memiliki lubang diamater yang berbeda. Motor induksi satu fasa mendapatkan suplai daya listrik dari sistem PLTS hybrid sehingga penggunaan sistem alat ini tidak membebani tagihan listrik petani kopi sekaligus mendukung transisi energi yang lebih ramah lingkungan. Hasilnya, biji kopi yang mampu disortir menggunakan mesin selama sehari sebanyak 250 kg dengan hasil sortir ukuran lebih akurat sehingga kualitas produksi kopi meningkat dan mendapat harga jual yang lebih layak. Kegiatan ini mendukung dua poin Sustainable Development Goals, yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8), dan konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (SDG 12).
Pemanfaatan Ultrasonic Wave Generator Berbasis Solar Cell serta Monitoring Kelembaban Tanah untuk Membasmi Hama Pertanian Guna Meningkatkan Kualitas Hasil Panen Kelompok Tani Desa Ngronggot Hernanda, I Gusti Ngurah Satriyadi; Negara, I Made Yulistya; Asfani, Dimas Anton; Fahmi, Daniar; Suryani, Titiek; Kuswidiastuti, Devy
Sewagati Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i1.2206

Abstract

Mayoritas penduduk Dusun Dingin bekerja sebagai petani karena luasnya area persawahan di wilayah tersebut. Tantangan utama yang dihadapi adalah serangan hama burung pipit dan tikus yang menurunkan hasil panen. Untuk mengatasi hal ini, Tim Pengabdian Masyarakat Laboratorium Tegangan Tinggi Departemen Teknik Elektro ITS mengembangkan alat pengusir hama berbasis gelombang ultrasonik dan bel sebagai noise generator. Alat ini ditenagai oleh panel surya untuk efisiensi biaya dan dilengkapi sistem monitoring kelembaban tanah untuk membantu irigasi. Alat ini dapat dimonitor melalui aplikasi berbasis IoT. Program ini ditujukan untuk kelompok tani “Hidup Bersama” dengan strategi pelaksanaan meliputi studi kasus, perancangan alat, uji coba, serta sosialisasi. Setelah tiga bulan, alat ini berhasil meningkatkan hasil panen petani sebesar 100–200 kg.
Wireless Sensor Network Based Monitoring System: Implementation, Constraints, and Solution Miptahudin, Apip; Suryani, Titiek; Wirawan, Wirawan
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/joiv.6.4.1530

Abstract

Wireless Sensor Network (WSN) is a collection of sensors communicating at close range by forming a wireless-based network (wireless). Since 2015 research related to the use of WSN in various health, agriculture, security industry, and other fields has continued to grow. One interesting research case is the use of WSN for the monitoring process by collecting data using sensors placed and distributed in locations based on a wireless system. Sensors with low power, multifunction, supported by a combination of wireless network, microcontroller, memory, operating system, radio communication, and energy source in the form of an integrated battery enable a monitoring process of the monitoring area to run properly. The implementation of the wireless sensor network includes five main parts, namely sender, receiver, wireless transmission media, data/information, network architecture/configuration, and network management. Network management itself includes network configuration management, network performance management, network failure management, network security management, and network financing management. The main obstacles in implementing a wireless sensor network include three things: an effective and efficient data sending/receiving process, limited and easily depleted sensor energy/power, network security, and data security that is vulnerable to eavesdropping and destruction. This paper presents a taxonomy related to the constraints in implementing Wireless Sensor Networks. This paper also presents solutions from existing studies related to the constraints of implementing the WSN. Furthermore, from the results of the taxonomy mapping of these constraints, new gaps were identified related to developing existing research to produce better solutions.