Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KAJIAN PEMANFAATAN LIMBAH PADAT INDUSTRI PENGOLAHAN AGARAGAR KERTAS BERBAHAN BAKU RUMPUT LAUT Gracilaria sp. SEBAGAI PUPUK PADA TANAMAN BAYAM (Amaranthus sp.) Adiguna, Galih S.; Pramesti, Rini; Susanto, A. B.
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.911 KB) | DOI: 10.14710/jmr.v3i1.4595

Abstract

Study the utilization of solid waste seaweed Gracilaria sp. processing results agar paper as fertilizer on plant spinach (Amaranthus sp .) has been done. Case studies in Agar-Agar Paper Factory Cap Apples in the Village Mancagahar, Pamengpeuk District, Garut regency. Was comparing parameters with seaweed solid waste compost on the market and testing this on the test plant spinach (Amaranthus sp .). Results of chemical analysis of seaweed solid waste generated from agar paper processing is pH 7.3 (neutral), COrganic 27.28 %; moisture content 29.98 % ; ratio C / N 8, N-total 3.42 % ; Phosphorus 0.37%, Ca 10.44%, Mg 0.98 %, 1.54 % K, 1.70% Na; 2573 ppm Fe; 5 ppm Cu; 182 ppm Zn; Mn 83 ppm; KTK 49.33 cmol / kg; KB> 100%. These results meet the minimum technical requirements of organic fertilizer. Optimal results on plant growth test using the media of waste, waste treatment that achieved by 15% , while the use of compost to be achieved in compost treatment 25%. Solid waste of seaweed has the potential as spinach (Amaranthus sp .) plant fertilizer.
Komposisi dan Fotostabilitas Pigmen Rumput Laut Padina australis Hauck. dari Kedalaman yang Berbeda Dian Ridwan Nurdiana; Leenawati Limantara; A. B. Susanto
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 13, No 4 (2008): Jurnal Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.74 KB) | DOI: 10.14710/ik.ijms.13.4.233-240

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu kekayaan hayati laut Indonesia, yang belum dimanfaatkan secara optimal terutama dari jen is rumput laut coklat. Kandungan pigmen pada rumput laut sangat dipengaruhi oleh Faktor lingkungan tempat tumbuhnya. Perbedaan kedalaman menyebabkan intensitas cahaya matahari bervariasi pada setiap zona perairan sehingga menyebabkan perbedaan pada komposisi dan kestabilan pigmen pada tumbuhan laut tersebut. Penelitian komposisi dan fbtostabilitas pigmen pada Hauck dilakukan untuk mengetahui peran cahaya da/am mempengaruhi komposisi dan stabilitas pigmen dari kedalaman yang berbeda. Berdasarkan hasil analisa KCKT dan spektrofotometer Varian Cary 50 menunjukkan perbedaan kandungan pigmen pada perbedaan kedalaman. Pada kedalaman 3 m didominasi oleh klorofil a 36,13%, klorofilid a 22,54% dan total fukoxantin 31,97%; sedangkan pada kedalaman 6 m diperoieh klorofil a 34,78%, klorofilid a 20,26% dan total fukoxantin 27,79%. Perbedaan kandungan pigmen merupakan respon adaptasi terhadap lingkungan. Sedangkan fbtostabilitas pigmen pada kedalaman 6 m lebih tahan terhadap perlakuan cahaya UV-C dan sinarpolikromatik dibandingkan pada kedalaman 3 m. Hal ini berkaitan dengan mekanisme fotoproteksi karotenoid, terhadap klorofil.Kata kunci: Fotostabilitas, Fukoxantin, Kloroffl, Rumput laut
KAROTENOID PADA ALGAE: KAJIAN TENTANG BIOSINTESIS, DISTRIBUSI SERTA FUNGSI KAROTENOID: Literature Review Merdekawati, Windu; Karwur, Ferry F.; Susanto, A. B.
Bioma Vol. 13 No. 1 (2017): Bioma
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.652 KB) | DOI: 10.21009/Bioma13(1).3

Abstract

ABSTRAK Karotenoid terdistribusi pada archaea, bakteri, jamur, tumbuhan, hewan serta algae. Karotenoid dihasilkan dari komponen isopentenyl pyrophosphate (IPP) yang mengalami proses secara bertahap untuk membentuk beragam jenis karotenoid. Terdapat dua kelompok karotenoid yaitu karoten dan xantofil dengan berbagai jenis turunannya. Struktur kimia pada karotenoid algae yaitu allene, acetylene serta acetylated carotenoids. Algae mempunyai karotenoid spesifik yang menarik untuk dipelajari. Setiap kelas algae mempunyai komposisi karotenoid yang berbeda. Untuk memahami tentang karotenoid algae perlu diketahui jalur biosintesisnya serta enzim yang berperan di dalamnya. Karotenoid terdistribusi pada membran tilakoid sesuai dengan fungsinya dalam fotosintesis. Kata kunci: algae, karotenoid, biosintesis, fukoxantin, LHC, fotosintesis