Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search
Journal : JURNAL PSIKOLOGI UDAYANA

Peran efikasi diri dan kecemasan akademis terhadap self-regulated learning pada mahasiswa Program Studi Sarjana Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Suputra, I Gede Damar; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.259 KB)

Abstract

Self-regulated learning adalah kemampuan individu dalam belajar yang menggunakan berbagai aspek seperti, motivasi, metakognisi, dan perilaku dengan sebaik mungkin melalui keyakinan dan caranya sendiri mengarahkan dirinya untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Self-regulated learning dapat dipengaruhi oleh bebera faktor. Faktor yang dapat memengaruhi self-regulated learning adalah efikasi diri dan kecemasan akademis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui peran efikasi diri dan kecemasan akademis terhadap self-regulated learning. Subjek dalam penelitian ini adalah 115 orang Mahasiswa Program Studi Sarjana Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self-regulated learning, skala efikasi diri dan skala kecemasan akademis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil regresi berganda menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar 0,822 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,676. Nilai signifikansi efikasi diri sebesar 0,000 (p<0,05) dengan koefisien beta terstandarisasi 0,083 dan nilai signifikansi kecemasan akademis sebesar 0,509 (p>0,05) dengan koefisien beta terstandarisasi -0,040. Hasil tersebut menunjukkan bahwa efikasi diri memiliki peran yang signifikan terhadap self-regulated learning dan kecemasan akademis tidak memiliki peran yang signifikan terhadap self-regulated learning pada Mahasiswa Program Studi Sarjana Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kata Kunci: efikasi diri, kecemasan akademis, mahasiswa, self-regulated learning.
Peran Resiliensi dan Dukungan Sosial terhadap Burnout pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Redityani, Ni Luh Putu Asri; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Psikologi Udayana Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2021.v08.i01.p09

Abstract

Mahasiswa umumnya memiliki berbagai tuntutan yang dapat menyebabkan burnout. Burnout dapat disebabkan oleh adanya kontrol diri yang rendah, hal ini berkaitan dengan kemampuan resiliensi. Burnout juga bisa disebabkan oleh kurangnya dukungan yang diterima individu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui peran resiliensi dan dukungan sosial terhadap burnout pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Subjek dalam penelitian ini adalah 110 orang Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala burnout, skala resiliensi dan skala dukungan sosial. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil uji regresi berganda menunjukkan bahwa resiliensi dan dukungan sosial secara bersama-sama berperan terhadap burnout pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, pada penelitian ini resiliensi dapat berperan sebagai kompensasi terhadap dampak negatif terjadinya burnout, sedangkan dukungan sosial dapat membuat mahasiswa menjadi lebih percaya diri dalam menghadapi masalah sehingga terhindar dari burnout.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN SELF EFFICACY DENGAN TINGKAT STRES PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH Putra, Putu Surya Parama; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Psikologi Udayana Vol 5 No 01 (2018)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.24 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2018.v05.i01.p14

Abstract

Stres merupakan hal yang dapat terjadi pada setiap manusia termasuk perawat. Stres berkaitan dengan pemberian dukungan yang dapat menjadikan individu yang menerima merasa diterima dalam kelompok dan dicintai. Disamping itu, stres juga berkaitan dengan keyakinan individu pada kemampuannya sendiri dalam melaksanakan serangakaian kegiatan untuk mendapatkan hasil yang ingin dicapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan self efficacy dengan tingkat stres pada perawat di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Sedangkan subyek penelitiannya adalah 341 orang perawat di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah. Pengambilan data dilakukan dengan skala tingkat stres, skala dukungan sosial, dan skala self efficacy. Hasil penelitian memperlihatkan nilai F = 86,426 dengan sig = 0,000. Terdapat hubungan negatif antara dukungan sosial dengan tingkat stres, serta terdapat hubungan negatif antara self efficacy dengan tingkat stres. Berdasarkan hasil regresi berganda didapatkan hasil, bahwa semakin tinggi dukungan sosial dan self efficacy, maka semakin rendah tingkat stres yang dialami. Kata kunci: Dukungan Sosial, Self Efficacy, Tingkat Stres, Perawat
PERAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP PENYESUAIAN DIRI MAHASISWA BARU UNIVERSITAS UDAYANA YANG BERASAL DARI LUAR PULAU BALI Widihapsari, Ida Ayu Gede Kusumaastuti; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Psikologi Udayana Vol 5 No 01 (2018)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.725 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2018.v05.i01.p05

Abstract

Mahasiswa baru yang memutuskan untuk menjalani perkuliahan di luar daerah asalnya sebagian besar akan mengalami tekanan akibat lingkungan perkuliahan yang berbeda dengan masa SMA, serta adanya perbedaan norma, budaya dan kebiasaan dengan daerah asalnya. Mahasiswa baru yang merantau perlu menyesuaikan diri dengan lingkungan perkuliahan dan kebudayaan setempat untuk mengurangi tekanan yang dirasakan agar proses perkuliahan berjalan dengan baik dan dapat mencapai prestasi akademik yang diinginkan. Kecerdasan emosional yang terdiri dari kemampuan untuk memahami dan mengelola emosi diri, memahami emosi orang lain, memotivasi diri dan menjalin hubungan yang baik dengan orang lain dinyatakan dapat membantu individu dalam mengatasi tekanan yang dihadapi, sehingga dapat mempermudah proses penyesuaian diri. Taraf dukungan sosial yang tinggi juga dapat meningkatkan kemampuan individu untuk menyesuaikan diri. Dukungan sosial dapat berasal dari keluarga, teman sebaya, maupun staf pengajar di kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kecerdasan emosional dan dukungan sosial terhadap penyesuaian diri mahasiswa baru Universitas Udayana yang berasal dari luar Pulau Bali. Subjek dalam penelitian ini adalah 112 orang mahasiswa Universitas Udayana yang berasal dari luar Bali dan tidak sedang tinggal dengan keluarga atau saudara, yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah skala penyesuaian diri, skala kecerdasan emosional dan skala dukungan sosial. Hipotesis penelitian diuji dengan teknik analisis regresi berganda. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan kecerdasan emosional dan dukungan sosial secara bersama-sama berperan terhadap penyesuaian diri. Kata kunci: penyesuaian diri, kecerdasan emosional, dukungan sosial
Peran intensitas komunikasi dan regulasi emosi terhadap konflik interpersonal pada dewasa awal yang menjalani hubungan berpacaran jarak jauh Aryaningsih, Putu Indira Ayu; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Psikologi Udayana Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.285 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2020.v07.i01.p03

Abstract

Courtship is a relationship that involves a greater and deeper intimacy and romantic feelings between two individuals who know each other. During the process, courtship cannot always be done closely due to education and careers in different areas that causes long distance relationship. The distance becomes an obstacle which triggers several conflicts. The situation of conflict always involves the communication process and emotional aspects. The influent communication tends to cause misunderstanding that lead to conflict. Uncontrolled emotion causes a dangerous conflict. This study applied quantitative method that discussed the role of communication intensity and emotion regulation toward interpersonal conflict at early adulthood undergoing long distance relationships. The subjects of study involved 307 adults who had long distance relationships. In this study, the scale of interpersonal conflict, communication intensity, and emotional regulation were applied as measuring instruments. Multiple regression technique was use to do data analysis. The results of multiple regression tests showed that a regression coefficient was 0,596; a coefficient value of determination was 0,355; and a significance value was 0,000 (p<0,05) with a standardized beta coefficient on the variable of communication intensity about -0,373 and emotion regulation about -0,348. These results indicate that communication intensity and emotion regulation take a role to decrease interpersonal conflict at early adulthood who have long distance relationships.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN SELF ESTEEM PADA REMAJA AKHIR DI KOTA DENPASAR Sancaya, Anak Agung Gede Ariputra; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.403 KB)

Abstract

Adolescent development toward the adult stage is always in touch with the family in every aspect. One aspect is the development of adolescent self-esteem. Self esteem is one of the aspects that support the development of adolescents to be able to develop optimally and determine success in adulthood. Adolescents need the support of the family to be able to develop self-esteem because the family is the first social environment where adolescents develop. Therefore, researchers assume that there is a relationship between family social support with self-esteem in adolescents in the city of Denpasar. This research method is quantitative correlation where the number of the subject in Denpasar 408 teenagers whose age 17-19 years . Methods of data collection is family social support scale and the scale of self esteem . Reliability of family social support scale is 0.943 and self esteem scale reliability is 0.940 . Normality of families social support variable is 0,219 and self-esteem variables normality is 0.572 . Linearity between family social support variables and self esteem is 0,000 . The coefficient of determination ( r2 ) 0.268 . Methods of data analysis is a technique of regression. The correlation coefficient is 0.518 with a probability of 0.000 . It is proved that there is a correlation between social support families with self-esteem in adolescents in the city of Denpasar. Keywords: family social support, self esteem, adolescents
GAMBARAN STRATEGI COPING ANAK DENGAN LEUKEMIA LIMFOBLASTIK AKUT DALAM MENJALANI TERAPI PENGOBATAN Damayanti, Komang Try; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Psikologi Udayana Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.818 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2016.v03.i02.p07

Abstract

Acute Lymphoblastic Leukemia is a type of blood cancer that holds a percentage of 65% of all childhood leukemia incidence (Muhtadi, 2014). Symptoms of the disease and the therapeutic effects of treatment that must be taken in a minimum period of two years, requires children to fight for his recovery (Pre-eliminary interview study). Often the circumstances experienced by children with acute lymphoblastic leukemia during therapy treatment is contrary to the child's personality. Thus, children need to make an effort to overcome the unpleasant condition during therapy treatment. The effort is called the coping strategies (Spencer, Jeffrey, & Greene, 2002). Gamayanti (2006) revealed that children who have good coping would improve the continuity of the therapy process and to give effect to the development of children after recovery. According to this fact, the researcher want to determine how the coping strategies in children with acute lymphoblastic leukemia during therapy treatment.This study is qualitative research with case study design. Interview, observation, and documentation are used to collecting data, of two children with acute lymphoblastic leukemia. In order to strengthen the data, interview techniques focused on two significant others of children with acute lymphoblastic leukemia.The results in this study shows that children with acute lymphoblastic leukemia has a coping strategy. A complete overview coping strategies will be discussed in accordance with the circumstances of the child during therapy treatment.Keywords: Coping strategies, children with acute lymphoblastic leukemia
Peran self control dan self regulated learning terhadap prokrastinasi akademik siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Pradnyaswari, Ni Made; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.887 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan suatu kewajiban mutlak yang harus dijalani pada usia remaja. Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) harus belajar secara optimal, efektif dan efisien sesuai dengan tuntutan yang dihadapi. Masalah pengelolaan belajar yang sering dialami oleh siswa adalah penundaan dalam mengerjakan tugas. Menunda mengerjakan tugas merupakan penundaan dalam bidang akademik sehingga disebut dengan prokrastinasi akademik. Individu yang melakukan prokrastinasi cenderung impulsif, mudah teralihkan, dan kurang memiliki self control. Siswa SMA yang memiliki self control yang tinggi mampu mengatur perilaku agar tidak melakukan prokrastinasi akademik. Prokrastinasi akademik juga cenderung terjadi karena penyesuaian dan pengaturan diri siswa yang kurang dalam menghadapi tuntutan tugas yang ada. Dalam penelitian ini pengaturan diri diartikan sebagai self regulated learning. Siswa yang kehilangan strategi dalam self regulated learning maka mengakibatkan proses belajar dan performa yang lebih buruk, sehingga siswa akan cenderung melakukan prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self control dan self regulated learning terhadap prokrastinasi akademik siswa SMA. Subjek dalam penelitian ini adalahsiswa SMA yang berjumlah126 orang yang dipilih dengan teknik cluster sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Self Control, SkalaSelf Regulated Learning dan SkalaProkrastinasi Akademik. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalahregresi berganda. Hasil dari uji analisis regresi berganda menunjukkan nilai R2= 0,583. Hasil ini menunjukkan bahwaself controldanself regulated learning berperan terhadap prokrastinasi akademik sebesar 58,3 %. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (0<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa self control dan self regulated learning secara bersama-sama berperan terhadap prokrastinasi akademik siswa SMA. Kata kunci : Prokrastinasi akademik, self control, self regulated learning, siswa SMA
Pengaruh Dukungan Suami terhadap Istri yang Mengalami Kecemasan pada Kehamilan Trimester Ketiga di Kabupaten Gianyar Diani, Luh Putu Prema; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Psikologi Udayana Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.901 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2013.v01.i01.p01

Abstract

The pregnancy period is a period when the body of a pregnant woman experience physical changes and psychological changes caused by pregnancy hormones increase. Hormonal changes experienced by pregnant women will result the changes in emotion and elicits some reaction among others happiness, sensitive, getting sad easily, disappointed, hurt, anxiety and even stress. Under these conditions, the husband’s support needed during pregnancy.It is very important for pregnant women to reduce the level of anxiety,so that pregnant women can live a healthy life. This study aims to determine whether the presence or absence of husband’s support influence against wives who experience anxiety in the third trimester of pregnancy in Gianyar regency. This study used nonprobability sampling with purposive sampling technique. Nonprobability sampling. This research is non-experimental (ex post facto) that consists of two groups: a control group and experimental group consisted of 30 people. Researchers use two scales,husbands support scale and the scale of anxiety in the third trimester pregnant women. Data obtained in this research is processed with independent samples t-test to see the effect of the husband to support his wife who experience anxiety in the third trimester of pregnancy. Analysis Independent samples t-test produces sig. (2-tailed) of 0.000 (p <0,05). Results of this study indicate that there are significant influence between husband’s support against wives who experience anxiety in the third trimester of pregnancy. The group of pregnant women who do not live with her husband has a high-anxiety category. Meanwhile, the group of third-trimester pregnant women living with their husbands has low-medium anxiety category. Keyword : Husband Support, Anxiety, Pregnancy Third Trimester
Peran konformitas teman sebaya dan dukungan sosial orangtua terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Program Studi Sarjana Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Krisnadhi, Made Ardhy Dharma; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.249 KB)

Abstract

Mahasiswa sebagai subjek yang menuntut ilmu di perguruan tinggi tentu berharap dapat lulus tepat waktu dan dengan indeks prestasi yang membanggakan. Pada saat dan selama masa perkuliahan, mahasiswa memiliki kewajiban menyelesaikan tugas-tugas akademik. Mahasiswa yang memiliki kecenderungan menunda penyelesaian tugas-tugas akademik sesuai batas waktu yang ditentukan, diindikasikan telah melakukan prokrastinasi akademik. Konformitas teman sebaya dan dukungan sosial orangtua dinyatakan dapat berperan terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa. Prokrastinasi dapat berdampak negatif terhadap prestasi belajar maupun terhadap rentang waktu penyelesaian studi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran konformitas teman sebaya dan dukungan sosial orangtua terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Program Studi Sarjana Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Subjek dalam penelitian kuantitatif ini ditentukan berdasarkan stratified random sampling dengan jumlah responden 80 mahasiswa aktif dalam tahun akademik 2018/2019. Instrumen sebagai alat ukur berupa skala prokrastinasi akademik, skala konformitas teman sebaya dan skala dukungan sosial orangtua. Hipotesis penelitian yang diuji dengan teknik analisis regresi berganda, menghasilkan nilai koefisien regresi sebesar 0,755, nilai koefisien determinasi sebesar 0,570 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (P<0,05) dengan koefisien beta terstandarisasi pada variabel konformitas teman sebaya -0,014 dan dukungan sosial orangtua sebesar -0,745,- menunjukkan bahwa konformitas teman sebaya dan dukungan sosial orangtua secara bersama-sama berperan terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Program Studi Sarjana Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kata Kunci: Dukungan sosial orangtua, konformitas teman sebaya, prokrastinasi akademik
Co-Authors Adijanti Marheni Anak Agung Gede Ariputra Sancaya Anak Agung Mas Damayanti Antari, Ni Wayan Novi Aryaningsih, Putu Indira Ayu Augusta, Dhiya Ayu Zahisyah Ayu Ratih Wulandari Casta, Kadek Deandra Alea Chandra, Ryan Cokorde Istri Ayu Laksmi Dewi Damayanti, Anak Agung Mas Damayanti, Komang Try Dewi, Komang Dea Teja Amanda Dewi, Ni Putu Ayu Resitha I Gede Damar Suputra I Gusti Agung Ngurah Sugitha Adnyana I Gusti Agung Trisna Windiani I Gusti Ngurah Ade Pradana I Made Rustika Ida Ayu Gede Kusumaastuti Widihapsari Ida Ayu Pradnya Paramitha Ida Bagus Purwa Arsha Manuaba Jackrine Jackrine Kadek Dwinita Viandari Kadek Merly Reza Tresnaugi Komang Try Damayanti Krisnadhi, Made Ardhy Dharma Kusuma, Anak Agung Istri Candra Adnyawari Luh Putu Prema Diani Luh Putu Prema Diani M. Lutfi Hadi Wicaksono Made Ardhy Dharma Krisnadhi Made Padma Dewi Bajirani Made Padma Dewi Bajirani Made Pramesti Mayasari Mahadewi, Ida Ayu Krisnayani Manuaba, Ida Bagus Purwa Arsha Mayasari, Made Pramesti Muhammad Faturrahmansyah N.K. Ekawati Ni Kadek Dwi Jayanti Ningsih Ni Kadek Widhi Dwi Sekarsari Ni Luh Putu Asri Redityani Ni Made Ari Wilani Ni Made Bintang Damar Sari Ni Made Pradnyaswari Ni Putu Ayu Resitha Dewi Ni Putu Ayu Trisna Rai Sudiana Ningsih, Ni Kadek Dwi Jayanti Paramitha, Ida Ayu Pradnya Pradana, I Gusti Ngurah Ade Pradnyaswari, Ni Made Prastita, Putu Tasya Pradnya Adi Puspitarani, Ni Made Adinda Putri Putra, Putu Surya Parama Putu Indira Ayu Aryaningsih Putu Nugrahaeni Widiasavitri Putu Surya Parama Putra Redityani, Ni Luh Putu Asri Sancaya, Anak Agung Gede Ariputra Sekarsari, Ni Kadek Widhi Dwi Soetjiningsih Soetjiningsih Sudiana, Ni Putu Ayu Trisna Rai Sumanjaya, Kadek Danang Valentino Suputra, I Gede Damar Tristina Wardani Utama, I Komanf Gede Reynaldi Mahendra Wicaksono, M. Lutfi Hadi Widihapsari, Ida Ayu Gede Kusumaastuti Wilasita, Ayu Kusuma Wrycza, Ida Maya Teresa Wulandari, Ayu Ratih