Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMANTAPAN KEGIATAN MENGAJAR GURU DAN CALON GURU SEKOLAH DASAR DI SMP NEGERI 1 KOBA Maya Saftari; Sinta S; Yuni Iswanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15663

Abstract

Pemantapan kemampuan mengajar (PKM) profesi guru merupakan kegiatan praktik mengajar di sekolah dengan menerapkan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan atau dikenal dengan PAIKEM. Berbeda dengan program pengalaman lapangan (PPL),kegiatan pemantapan mengajar ini yang mempraktiknya adalah seorang guru. Pemantapan kemampuan mengajar merupakan upaya pembaharuan (perbaikan) dalam kegiatan belajar di kelas sehingga dapat meningkatkan kegiatan pembelajaran dan juga hasil belajarnya. Mengajar bukanlah sekedar kegiatan rutin serta mekanis, kegiatan ini tergantung kemampuan menganalisis kebutuhan belajar peserta didik, mengambil keputusan apa yang harus dilakukan, merancang pembelajaran yang efektif dan efisien, mengaktifkan peserta didik melalui motivasi dari luar dan dalam peserta didik, mengevaluasi hasil belajar, dan menyempurnakan pembelajaran berikutnya agar lebih efektif sehingga mampu memberikan peningkatan prestasi belajar peserta didik. Dengan demikian untuk meningkatkan dan memotivasi seorang guru mengajar dalam proses pembelajaran dilakukan kegiatan pelatihan dengan tujuan memberikan ilmu pengetahuan dan pengalaman mengajar yang lebih baik guna menjadikan seorang guru yang profesional.
Implementasi Upaya Pemerintah dalam Peningkatan Kesadaran Membayar Zakat Berdasarkan PSAK 109 pada Baznas Kota Pangkalpinang Hendarti Tri Setyo Mulyani; Yuni Iswanto
Budgeting: Jurnal Akuntansi Syariah Vol 4 No 1 (2023): Budgeting: Jurnal Akuntansi Syariah, Juni 2023
Publisher : PROGRAM STUDI AKUNTANSI SYARIAH FAKULTAS SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/bdg.v4i1.3514

Abstract

Abstract-This research is a qualitative descriptive research whichaims to analyze the application of zakah and infaq/shadaqahaccounting at the BAZNAS Pangkalpinang City.The method of data collection in this research is a field researchthrough interview, observastion, and literature view. The interviewwas conducted with a leader of BAZNAS Pangkalpinang City andalso with the financing and executor reporting department andadministration.The result of this research shows that if not all the points of PSAK109 have been applied by BAZNAS Pangkalpinang City. Theincompatibility are in the recognition of non-cash infaq/shadaqah, theseperation of amil fund when muzaki determines mustahik and thedisclousure of various accounting policies in the notes of financialstatement.
Implementasi Hukum Adat Suku Jerieng dalam Perspektif Pendidikan Islam Yuni Iswanto; Sardi Sardi
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 7 No. 1 (2021): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v7i1.1797

Abstract

This research was carried out to see the existence of the Jerieng tribe who still carry out tribal activities such as enforcing customary law for their citizens, it is considered that some residents outside this community are something useless and not in accordance with the present era or are often called conservative. This research is expected to be able to generate and change this paradigm. In fact, what is the perspective of residents outside the Jerieng tribe community is not true. In this study, researchers used qualitative methods, namely research or investigations that aim at solving problems that exist in the implementation of Jerieng tribal law. The intention is to see the implementation of customary law in the current Jerieng people. The main data collection was done through observation and in-depth interviews. Furthermore, all data collected, both primary and secondary data in the form of books, scientific papers, articles, observations or interviews, are analyzed (content analysis) and collided with theoretical foundations in order to obtain a picture and conclusion. The results showed that the implementation of customary law of the Jerieng tribe such as Maleng customary law, Betian customary law in Uten, Bekelai and Munoh customary law, Buyong and Pateng Pemalei customary law which is still valid in the Jerieng tribal area contains Islamic educational values. Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat eksistensi suku Jerieng yang masih melaksanakan aktivitas kesukuan seperti memberlakukan hukum adat bagi warganya dianggap sebagian warga diluar komunitas ini adalah sesuatu yang sia-sia dan tidak sesuai dengan zaman sekarang atau sering disebut kolot. Penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan dan merubah paradigma tersebut. Sesungguhnya apa yang menjadi perspektif warga diluar komunitas suku Jerieng itu tidak benar. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif, yaitu penelitian atau penyelidikan yang bertujuan pada pemecahan masalah yang ada pada implementasi hukum adat suku Jerieng. Dimaksudkan untuk melihat implementasi hukum adat pada masyarakat suku Jerieng yang berlaku sekarang ini. Pengumpulan data utamanya dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam. Selanjutnya semua data yang terkumpul, baik data primer dan sekunder yang berbentuk buku, karya ilmiah, artikel, hasil observasi atau wawancara dianalisis (content analysis) dan diperbenturkan dengan landasan teori agar didapat gambaran dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hukum adat suku Jerieng seperti Hukum adat Maleng, hukum adat Betian di Uten, hukum adat Bekelai dan Munoh, hukum adat Buyong dan Pateng Pemalei yang hingga kini masih berlaku di wilayah suku Jerieng mengandung nilai-nilai pendidikan Islam.
Peran Orang Tua dalam Penanaman Nilai-Nilai Akhlak dalam Keluarga (Studi Kasus Anak-Anak Buruh Tani Desa Pinang Sebatang Kecamatan Simpang Karis Kabupaten Bangka Tengah Putri Wulandari; Yuni Iswanto
LENTERNAL: Learning and Teaching Journal Vol. 3 No. 2 (2022): LENTERNAL: Learning and Teaching Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/lenternal.v3i2.2323

Abstract

Kepribadian anak dibentuk melalui pendidikan agama Islam dalam keluarga yang dilaksanakan oleh orang tua, karena orang tua merupakan pendidik utama dan pertama bagi anak-anak mereka, karena dari mereka anak mulai menerima pendidikan sehingga bentuk pertama dari pendidikan pertama terdapat dalam kehidupan keluarga. Keberhasilan anak tergantung seberapa banyak pengetahuan pendidikan dan ketekunan orang tua membimbing mereka serta seberapa keyakinan (agama) yang ditanamkan oleh anak. Berbagai macam faktor mempengaruhi perkembangan pendidikan agama di keluarga buruh tani, seperti faktor ekonomi, faktor keteladanan, faktor rendahnya pendidikan orang tua, faktor kurangnya kepedulian terhadap perkembangan pendidikan agama untuk anak. ABSTRACT The child's personality is formed through Islamic religious education in the family carried out by parents, because parents are the main and first educators for their children, because from them children begin to receive education so that the first form of first education is in family life. The success of children depends on how much educational knowledge and perseverance parents guide them and how much faith (religion) is instilled by children. Various kinds of factors influence the development of religious education in farm workers' families, such as economic factors, exemplary factors, factors of low parental education, factors of lack of concern for the development of religious education for children.
Meningkatkan Pemahaman Belajar Pada Materi Sifat Wajib Bagi Allah siswa Kelas III SD Negeri 23 Pangkalpinang Melalui Metode Pair Checks Yuni Iswanto; Patimah Patimah
LENTERNAL: Learning and Teaching Journal Vol. 4 No. 1 (2023): LENTERNAL: Learning and Teaching Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/lenternal.v4i2.3303

Abstract

This study aims to find out about the application of the pair checks method in improving students' understanding of learning in Islamic Religious Education sub-material of the mandatory attributes of Allah in third grade students of SD Negeri 23 Pangkalpinang. This study uses classroom action research (Action Research) by applying two cycles. Each cycle consists of four stages, namely: planning, implementation, observation, and reflection. Collecting data in this study using observation and test techniques. The sample in this study was the third-grade students of SD Negeri 23 Pangkalpinang, amounting to 33 people. Data analysis used descriptive qualitative. The results showed that the understanding of student learning outcomes using pair checks can be categorized as high, this is illustrated by the average student learning outcomes, namely in the first cycle the average is 66.67 while in the second cycle the average is 75.45 and completeness the minimum is very significant which can be stated from the percentage gain for each cycle, namely 63.64% in the first cycle, increasing to 93.94% in the second cycle. So, it can be stated that the use of the Pair Checks method shows a significant relationship in achieving the targeted learning outcomes.