Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Implementasi SAK Pada Penyusunan Laporan Keuangan Pada UMKM Di Kelurahan Pasir Putih Pada Daerah Pangkalpinang Hendarti Tri Setyo Mulyani
Jurnal Media Akuntansi (Mediasi) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Media Akuntansi (MEDIASI), Maret 2023
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmediasi.v5i2.11351

Abstract

ABSTRACT SAK EMKM is one of the simple standards issued by the Indonesian Association of Accountants and is considered easier to understand for MSME actors. It is hoped that the issuance of SAK EMKM can further encourage MSMEs in expanding access to capital or financing, from industries such as banking, which will become the basic basis for preparing, and developing, accounting guidelines that will be used for MSMEs in Indonesia. The financial reports made by MSMEs in the Pasir Putih sub-district are only limited to reports of transaction records that they make every day before their business closes during operating hours. The remainder of the transaction between income and expenses is considered a profit or income. They do not record specific transactions such as raw materials for production materials, payments for electricity used, and other equipment needs. This has finally become one of the reasons for me as a researcher to be able to find out the main reasons for MSME actors not to make a financial information report that is in accordance with established standards. This research is a form or type of research that is descriptive qualitative type research. The subject of the current research will be carried out at 5 MSMEs located in Pasir Putih Village, Pangkalpinang, Bangka Belitung Islands Province. The objects in this study were several reports of financial information on the five MSMEs spread across the Pasir Putih Village which the researchers would later analyze. Keywords: SAK, Financial Statements, UMKM ABSTRAK SAK EMKM merupakan salah satu dari standar yang sederhana yang dikeluarkan oleh lembaga Ikatan Akuntan Indonesia dan dirasa lebih mudah untuk dipahami bagi para pelaku UMKM. Terbitnya SAK EMKM diharapkan lebih dapat mendorong UMKM dalam memperluas akses pemodalan atau pembiayaan, dari industri seperti perbankan akan menjadi landasan dasar atas penyusunan, dan dasar pengembangan, pedoman akuntansi yang akan digunakan bagi UMKM di Indonesia. Laporan keuangan yang dibuat para UMKM yang berada di kelurahan Pasir Putih hanya sebatas laporan catatan transaksi yang mereka buat setiap hari sebelum usaha mereka tutup jam operasional. Sisa transaksi antara pemasukan dan pengeluaran dianggaplah sebagai keuntungan atau pendapatan. Mereka tidak mencatat transaksi secara spesifik seperti bahan baku untuk bahan produksi, pembayaran listrik yang digunakan, serta kebutuhan perlengkapan lainnya. Hal inilah yang akhirnya menjadi salah satu dari beberapa alasan saya sebagai peneliti untuk dapat mengetahui alasan utama para pelaku UMKM untuk tidak membuat sebuah laporan informasi keuangan yang sesuai sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan. Penelitian ini merupakan bentuk atau jenis penelitian yang berjenis penelitian deskriptif jenis kualitatif. Subjek dari penelitian saat ini akan dilakukan pada 5 UMKM yang berada di Kelurahan Pasir Putih, Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Objek dalam penelitian ini adalah beberapa laporan infomasi keuangan yang ada pada kelima UMKM yang tersebar di Kelurahan Pasir Putih yang nantinya akan dianalisis oleh peneliti. Kata Kunci: Standar akuntansi, Laporan Informasi Keuangan UMKM.
Analysis of Budget Disbursement Budget in The End of 2018 in Bangka Belitung Island Province Hendarti Tri SM
Basic and Applied Accounting Research Journal Vol 1 No 1 (2021): Basic and Applied Accounting Research Journal
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.24 KB) | DOI: 10.11594/baarj.01.01.02

Abstract

According to Permendagri No. 13 Year 2006 on the principles of general management of the financial area is the financial area which is managed in an orderly, obedient to the regulatory legislation, effective , efficient , economical, transparent and accountable to pay attention to the principles of fairness, appropriateness and usefulness to society . Regional financial management includes planning, determination, implementation, accountability , as well as guidance and supervision of the management of the regional budget. Due to the buildup of this budget disbursement, the Provincial Government of Bangka Belitung Islands is deemed necessary to conduct an evaluation related to the distribution of the budget. One of the factors causing the budget absorption cannot reach 100% is the auction process, which certainly involves rules and regulations. Another factor that causes low budget absorption is the inability of HR to manage tasks. From the results of the research that has been done, it can be seen that the accumulation of budget disbursement at the end of 2018 has many negative impacts. One of them is the decline in the Bangka Belitung Islands Province Budget Implementation List (DIPA) for 2019 by 363.3 billion. The decline in DIPA occurred due to the lack of maximum Bangka Belitung Islands Provincial Government in maximizing DIPA revenue the previous year. This indicates the lack of good planning that has been made by the government resulting in budgetary congestion at the end of the year. One strategy to anticipate the low budget absorption is by maximizing the implementation of activities and not piling up activities at the end of the year. Key words: Stacking of budget disbursement, APBN, withdrawal of funds at the end of the year.
EVALUASI UPAYA DAN KESIAPAN IMPLEMENTASI PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 71 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR AKUNTANSI BERBASIS AKRUAL (STUDI PADA BADAN PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG) Hendarti Tri Setyo Mulyani
IJAB Indonesian Journal of Accounting and Business Vol 1 No 2 (2020): IJAB: Indonesian Journal of Accounting and Business
Publisher : Jurusan Akuntansi, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/ijab.v1i2.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesiapan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah pada Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010. Tujuan penelitian ini yaitu mengevaluasi hasil dari upaya-upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Pepulauan Bangka Belitung dalam rangka persiapan implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan berbasis akrual. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah penerapan Peraturan Pemerintah (PP) No. 71 Tahun 2010 pada pemerintah daerah yang memiliki batas akhir penerapan sampai tahun 2015. Hal ini menyebabkan adanya perbedaan pada beberapa pemerintah daerah antara yang sudah, sedang dan akan menerapkan peraturan pemerintah tersebut. Pemerintah Kepuauan Bangka Belitung merupakan salah satu daerah yang mulai menerapkan Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan berbasis akrual tersebut pada tahun 2015. Perlu adanya evaluasi terkait dengan upaya dan kesiapan dalam implementasi PP No. 71 tersebut. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus. Jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu 22 SKPD Badan Perencanaan dan pengawasan Provinsi kepulauan Bangka Belitung namun data yang diambil hanya 3 SKPD saja. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder yang dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Badan Perencanaan dan pengawasan Provinsi kepulauan Bangka Belitung sudah siap menerapkan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual. Hasil penelitian ini juga diketahui bahwa terdapat kendala mengenai keterbatasan SDM pada bidang akuntansi baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
PENGARUH PERSEPSI GAYA KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI, AMBIGUITAS PERAN, KOMPENSASI KERJA, MOTIVASI KERJA DAN EFIKASI DIRI TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI ( STUDI PADA PT XINYUE ELEKTRONIKA TEKNOLOGI) Hendarti Tri Setyo Mulyani
IJAB Indonesian Journal of Accounting and Business Vol 2 No 2 (2021): IJAB: Indonesian Journal of Accounting and Business
Publisher : Jurusan Akuntansi, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/ijab.v2i2.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan di PT XINYUE ELEKTRONIKA TEKNOLOGI seperti persepsi gaya kepemimpinan, budaya organisasi, ambiguitas peran, kompensasi kerja, motivasi kerja dan efikasi diri. Penelitian ini dirasa penting untuk mengevaluasi kepuasan kerja pegawai karena dari data yang diambil dari tahun 2018 sebanyak 15% karyawan mengundurkan diri dari perusahaan dengan berbagai alasan. Hasil akhir yang diharapkan dalam penelitian ini adalah untuk melihat kondisi nyata yang terjadi di lingkungan perusahaan dan mengurangi tingkat ketidakpuasan pegawai di PT XINYUE ELEKTRONIKA TEKNOLOGI. Selain itu penelitian ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam upaya perbaikan manajemen dalam peningkatan kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif . Populasi dalam penelitian ini yaitu karyawan di perusahaan PT XINYUE ELEKTRONIKA TEKNOLOGI di Pangkalpinang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Kuesioner yang disebarkan sebanyak 80 kuesioner dengan menggunakan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Alat uji analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian melalui uji t menunjukkan bahwa ada pengaruh positif yang signifikan antara variabel gaya kepemimpinan, budaya organisasi, kompensasi kerja, motivasi kerja dan efikasi diri terhadap kepuasan kerja pegawai. Hasil penelitian melalui uji t menunjukkan bahwa ada pengaruh negatif yang signifikan antara ambiguitas peran terhadap kepuasan kerja pegawai. Hal ini ditunjuukan dengan P-Value kurang dari 0.05% sehingga ho ditolak dan ha diterima. Hasil penelitian ini juga ditemukan bahwa dalam kurun waktu setahun terakhir sekitar sebanyak 15% karyawan keluar atas kemauan sendiri. Penelitian ini menunjukkan bahwa karyawan keluar bukan karena adanya ketidaknyamanan pada gaya kepemimpinan dan budaya organisasi, adanya ambiguitas peran dan ketidaksesuaian dengan kompensasi kerja serta kurangnya motivasi kerja dan efikasi diri di PT XINYUE ELEKTRONIKA TEKNOLOGI di Pangkalpinang.
ANALISIS PENUMPUKAN PENCAIRAN ANGGARAN PADA AKHIR TAHUN 2020 DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Hendarti Tri Setyo Mulyani
Indonesian Journal of Accounting and Business Vol 3 No 1 (2021): Indonesian Journal of Accounting and Business
Publisher : Jurusan Akuntansi, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/ijab.v3i1.32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya penumpukan dan pola penumpukan pencairan anggaran dan menganalisis adanya kecenderungan penumpukan pencairan anggaran pada akhir tahun di Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini berlokasi di Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan maka dapat diketahui bahwa adanya penumpukan pencairan anggaran di akhir tahun 2020 memiliki banyak dampak negatif. Salah satu diantaranya adalah terjadinya penurunan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk Tahun 2021 sebesar 9.98 Triliun. Dari jumlah tersebut diberikan untuk beberapa satker (satuan kerja) instansi vertikal kantor pusat dan kantor daerah yang berjumlah 300 DIPA. Penurunan DIPA ini terjadi karena kurang maksimalnya Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam memaksimalkan penerimaan DIPA tahun sebelumnya. Pola pencairan anggaran belanja pemerintah pusat saat ini masih saja terpusat pada semester 2, terutama pada Bulan November dan Desember terakhir berlakunya anggaran. Persentase pencairan anggaran pada semester 1 lebih kecil daripada persentase pencairan anggaran pada semester 2. Rendahnya penyerapan belanja pemerintah pusat semester 1, maka untuk mengejar target penyerapan anggaran, pencairan anggaran belanja akan menumpuk pada semester 2 sampai dengan akhir tahun anggaran. Hal tersebut dapat berpotensi menimbulkan kualitas output yang kurang baik. Selain itu juga mengakibatkan beban kerja Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) sebagai institusi yang mengelola pencairan anggaran bertambah besar pada setiap akhir tahun anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kecenderungan penumpukan pencairan anggaran belanja yang ada di Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di akhir tahun anggaran dan faktor-faktor penyebabnya.
Galeri Investasi Ekonomi di SMK Negeri 1 Pangkalan Baru Kota Pangkalpinang Hendarti Tri Setyo Mulyani; Deara Shinta Lestari; Yunita Maharani
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 3 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i3.3082

Abstract

Berkembangnya era digitalisasi menjadikan ruang gerak lebih besar bagi para investor dalam berinvestasi, sebagai contoh investasi yang dilakukan semua kalangan di pasar modal. Masalah yang saat ini terjadi pada remaja zaman sekarang kurang memaksimalkan teknologi dengan hal yang lebih berguna. Hal ini yang melatarbelakangi pihak kampus memberikan seminar  mengenai  pasar modal menjadi faktor utama kesuksesan berinvestasi.  Adapun solusi yang bisa diberikan kepada SMK Negeri 1 Pangkalanbaru yaitu memberikan pendampingan dan pelatihan (Search Engine Optimization) dimulai pada tanggal 06 Februari sampai dengan 10 Februari  2023. Siswa-siswi diberikan gambaran cara melakukan investasi melalui aplikasi dari smartphone masing-masing. Metode pelaksanaan berupa persiapan, observasi sekolah dan serangkaian kegiatan. Setelah diadakan kegiatan pelatihan ini , sebagian besar peserta memahami alur transaksi pada saham dan obligasi pada pasar modal, dan pentingnya berinvestasi dan jiwa entrepreneur di kehidupan sekarang  ini dengan tujuan peningkatan penghasilan.
Keterkaitan Sustainability Report Dengan Kesiapan Implementasi Regulasi Pemerintah Melalui Peraturan Presiden No. 98 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon Hendarti Tri Setyo Mulyani; Caecilia Octalica
Jurnal Media Akuntansi (Mediasi) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Media Akuntansi (MEDIASI), September 2023
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmediasi.v6i1.13175

Abstract

ABSTRACT Environmental impacts that often occur as a result of increasingly rapid economic growth are increased CO2 or carbon monoxide. Carbon emissions resulting from CO2 increase as economic growth increases. The increase in temperature and rainfall that has occurred in Indonesia includes changes in the physical condition of the atmosphere which are sometimes beyond the expectations of the public. Greenhouse gases have been controlled since 1977 but have not shown significant results. All countries present have committed to reduce GHG emissions. Presidential Regulation issued through policies, regulations and drafting regulations regarding the implementation of Carbon Economic Value to achieve targets that have been set regarding the control of Green House Gases. Greenhouse gases are gases in the atmosphere that absorb and emit infrared radiation from the sun. Indonesia has committed to reducing greenhouse gas emissions by up to 41% by 2030 with international support delivered at the UNFCCC opportunity in July 2021. In 2060 Indonesia is committed to having Net-zero emissions. This is stated in the Long-Term Strategies for low Carbon and climate resilience 2050. Addressing sustainable climate change requires sustainable reports in order to be able to communicate sustainable performance and impacts as well. The purpose of this sustainability report is a form of social action and responsibility that must be disclosed by all companies and reported annually. This report is very useful for all parties, whether management, stakeholders, or government. Almost all countries outside Indonesia have started implementing sustainability reporting. This sustainability report refers to the Global Reporting Initiative. The most basic thing to achieve a sustainable economy is to build the government's trust. The sustainability report contains all environmental impacts resulting from the functions and operations carried out by each company. This research will use literature study, documentation, and Focus Group Discussion. Keywords: Sustainability Reporting, Regulation, Economic Value of Carbon. ABSTRAK Dampak lingkungan yang sering terjadi akibat pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat yaitu meningkatnya CO2 atau karbon monoksida. Emisi karbon yang dihasilkan dari CO2 naik seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi. Meningkatnya suhu dan curah hujan yang terjadi di Indonesia termasuk perubahan kondisi fisik atmosfer yang terkadang diluar dugaan masyarakat. Gas rumah kaca dikendalikan sejak Tahun 1977 namun belum menunjukkan hasil yang signifikan. Seluruh negara yang hadir sudah berkomitmen untuk dapat menurunkan emisi GRK. Peraturan Presiden yang diturunkan melalui kebijakan, regulasi serta penyusunan peraturan mengenai penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon untuk pencapaian target yang sudah ditetapkan mengenai pengendalian Gas Rumah Kaca. Gas rumah kaca merupakan gas yang ada di atmosfer yang mempunyai daya serap dan memancarkan radiasi infra merah yang berasal dari matahari. Indonesia sudah berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sampai dengan 41% sampai tahun 2030 dengan dukungan internasional yang disampaikan pada kesempatan UNFCCC Bulan Juli Tahun 2021. Tahun 2060 Indonesia berkomitmen sudah Net- zero emmision. Hal ini tercantum dalam Long-Term Strategies for low Carbon and climate resilience 2050. Untuk mengatasi perubahan iklim yang berkelanjutan memerlukan laporan berkelanjutan agar dapat mengkomunikasikan kinerja serta dampak yang berkelanjutan pula. Adapun tujuan dari laporan berkelanjutan ini adalah bentuk tindakan dan tanggungjawab sosial yang wajib diungkapkan semua perusahaan dan dilaporkan setiap tahunnya. Laporan ini sangat berguna bagi seluruh pihak, baik manajemen, stakeholders, ataupun pemerintahan. Hampir seluruh negara diluar Indonesia sudah mulai menerapkan Sustainability reporting. Laporan keberlanjutan ini mengacu pada Global Reporting Initiative. Hal yang paling mendasar untuk mencapai ekonomi yang berkelanjtan adalah membangun kepercayaan pemerintah. Dalam laporan berkelanjutan sudah tertuang seluruh dampak lingkungan akibat dari fungsi dan operasional yang dilakukan setiap perusahaan. Penelitian ini akan menggunakan studi literatur, dokumentasi, dan Focus Group Discussion. Kata kunci: Sustainability Reporting, Regulasi, Nilai Ekonomi Karbon.
Implementasi Upaya Pemerintah dalam Peningkatan Kesadaran Membayar Zakat Berdasarkan PSAK 109 pada Baznas Kota Pangkalpinang Hendarti Tri Setyo Mulyani; Yuni Iswanto
Budgeting: Jurnal Akuntansi Syariah Vol 4 No 1 (2023): Budgeting: Jurnal Akuntansi Syariah, Juni 2023
Publisher : PROGRAM STUDI AKUNTANSI SYARIAH FAKULTAS SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/bdg.v4i1.3514

Abstract

Abstract-This research is a qualitative descriptive research whichaims to analyze the application of zakah and infaq/shadaqahaccounting at the BAZNAS Pangkalpinang City.The method of data collection in this research is a field researchthrough interview, observastion, and literature view. The interviewwas conducted with a leader of BAZNAS Pangkalpinang City andalso with the financing and executor reporting department andadministration.The result of this research shows that if not all the points of PSAK109 have been applied by BAZNAS Pangkalpinang City. Theincompatibility are in the recognition of non-cash infaq/shadaqah, theseperation of amil fund when muzaki determines mustahik and thedisclousure of various accounting policies in the notes of financialstatement.
Sosialisasi Karakter Entrepreneur Muda Bagi Siswa SMK Negeri 1 Pangkalpinang Mulyani, Hendarti Tri Setyo; Maharani, Yunita
BERBAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | September 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/berbakti.v1i2.2596

Abstract

This community service is aimed at students of SMK Negeri 1 Pangkalpinang, this can provide an overview in order to prepare themselves to become successful young entrepreneurs by starting various productive businesses. Planting and prioritizing the entrepreneurial spirit since school is the basic foundation for building courage and motivation to improve welfare through creative ideas and skills that are owned, this can help the government in the problem of unemployment and reduce poverty. In addition, the role of teachers and lecturers must be able to explore student competencies not only in terms of intelligence, but also focus on shaping morals and building student character in entrepreneurship. The success of this community service activity can be measured from two achievements, including all series of service events running smoothly without hindrance, and the material on the spirit of young entrepreneurs has been received and practiced by students. The questionnaire results showed an increase in students' knowledge about entrepreneurship. The accumulated answers to the questionnaire showed that 45% of the participants strongly agreed with the entrepreneur training and 55% agreed. The outcomes of this service include that students in accordance with the focus on each of their vocations become job-ready graduates such as becoming entrepreneurs, exporters or international trade.
UNCOVERING COCOPEAT EXPORT POTENTIAL TO G-20 COUNTRIES: CAN GRAVITY MODELS PROVIDE ANSWERS? Gunawan, Feryanto; Manullang, Rizal Ruben; Mulyani, Hendarti Tri Setyo
MSJ : Majority Science Journal Vol. 2 No. 1 (2024): MSJ-February
Publisher : PT. Hafasy Dwi Nawasena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61942/msj.v2i1.95

Abstract

This study examines the factors influencing the export value of Cocopeat from Indonesia to G20 member countries. The variables considered are Indonesian GDP, Importer Country GDP, Economic Distance, Exchange Rate, Indonesian Population, and Importer Country Population. The study utilizes the Gravity Model and panel data from 2017-2021 to analyze the international trade relationship of Cocopeat. The findings reveal certain patterns in Cocopeat trade from Indonesia to G20 countries. Indonesia's GDP has a positive influence on Cocopeat exports, although it is partially insignificant. On the other hand, Importer Country GDP has a significant negative effect on Cocopeat exports. Economic Distance and Exchange Rate also have a negative influence, but are not partially significant. Furthermore, the Indonesian Population shows a positive influence on Cocopeat exports, albeit not partially significant. In contrast, the Importing Country Population has a significant positive influence on Cocopeat exports from Indonesia. This research uses quantitative methods, which is a research approach that uses data in the form of numbers and statistics to measure certain variables and draw conclusions based on quantitative analysis. Data collected in quantitative research is analyzed using statistical techniques and other quantitative analysis methods. The purpose of this analysis is to identify patterns, relationships, and trends that occur in the data as well as to test research hypotheses.