Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Penyebab dan Strategi Untuk Mereduksi Miskonsepsi IPA di Sekolah Dasar: Systematic Literature Review Reni Hartanti; Sri Endarwati; Aulia Kholifatul Khasanah; Dian Wahyu Marpaung; Julianto; Fitria Hidayati; Kurniasari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.938

Abstract

Pemahaman konsep pada pembelajaran IPA penting dimiliki untuk menghindari adanya miskonsepsi, namun peserta didik sekolah dasar saat ini masih mengalami miskonsepsi tersebut. Tujuan pada penelitian ini adalah menganalisis penyebebab miskonsepsi serta strategi untuk mereduksi miskonsespsi IPA di Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Tujuan penelitian metode Systematic Literature Review (SLR) untuk mengevaluasi, meninjau dan mengenali penelitian yang relavan sehingga mampu menjawab pertanyaan pada penelitian yang ditentukan. Hasil penelitian dari menganalisis ini bahwa masalah yang paling sering dihadapi adalah terjadinya miskonsepsi mahasiswa terhadap materi, konsep dalam pembelajaran yang cukup banyak, sumber berbahasa Indonesia yang minim, masih kurang mampu mengonstruksi pembelajaran IPA, serta guru belum memahami konsep IPA dengan baik, dan faktor internalnya adalah siswa kurang minat dan motivasi dalam pembelajaran sehingga terkesan kurang pemahaman. Strategi yang digunakan untuk mereduksi akibat miskonsepsi adalah menggunakan pembelajaran yang baru dan variatif utamanya menggunakan metode mindscaping karena dapat mengurangi miskonsepsi.
Systematic Literature Review: Analisis Pembelajaran IPA Berbasis STEAM Terhadap Peningkatan Kreativitas Siswa Diah Puspitaningtyas Ningtyas; Suryanti; Nadi Suprapto; Julianto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2259

Abstract

Era pendidikan abad ke-21 menuntut inovasi dalam metode pengajaran untuk mengasah kemampuan kreativitas dan analisis kritis siswa. Namun, praktik pembelajaran sains di tingkat dasar masih banyak menggunakan pendekatan tradisional yang kurang optimal dalam menstimulasi daya cipta peserta didik. Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendekatan STEAM (Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika) dalam meningkatkan kreativitas siswa pada pembelajaran sains, sekaligus mengidentifikasi metode terbaik dan tantangan penerapannya. Penelitian menggunakan metode kajian literatur sistematis dengan pendekatan PRISMA, menganalisis 16 artikel penelitian terpublikasi tahun 2021-2025 dari berbagai jurnal terindeks sinta dan scopus. Hasil penelitian mengungkap bahwa pendekatan STEAM mampu meningkatkan kreativitas siswa secara signifikan melalui pengintegrasian unsur seni dalam pembelajaran berbasis proyek dan proses desain teknik. Metode seperti Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dan pendekatan kontekstual terbukti efektif dalam mengembangkan kelancaran berpikir, fleksibilitas konsep, dan orisinalitas ide. Kendala implementasi meliputi keterbatasan fasilitas, kurangnya pelatihan guru, serta kesulitan dalam mengombinasikan unsur seni dengan bidang STEM. Temuan ini merekomendasikan perlunya pengembangan kurikulum dan program pelatihan guru untuk mengoptimalkan penerapan STEAM di sekolah.
Eksplorasi Potensi Permainan Gasing sebagai Media Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dwi Puri Rahayu; Binar Kurnia Prahani; Julianto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2315

Abstract

Permainan tradisional memiliki potensi besar dalam dunia pendidikan, terutama dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi permainan gasing sebagai media pembelajaran IPA dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen di SD Negeri 2 Tirtobinangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan gasing mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran serta mendorong mereka untuk menganalisis, mengevaluasi, dan merefleksikan strategi bermain. Selain itu, interaksi sosial yang terjadi selama permainan juga berkontribusi terhadap penguatan keterampilan berpikir kritis. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam implementasi permainan ini, seperti keterbatasan waktu pembelajaran dan kurangnya pemahaman siswa dalam menghubungkan konsep permainan dengan teori ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan strategi integrasi yang lebih sistematis serta peran guru dalam membimbing siswa agar manfaat permainan gasing dapat dioptimalkan. Kesimpulannya, permainan gasing dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran yang menyenangkan dan efektif untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa jika diimplementasikan dengan strategi yang tepat.