Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Tembang Dolanan sebagai Konservasi Pendidikan Karakter pada Komunitas Bocah Playon di Pasar Papringan Temanggung Molas Warsi Nugraheni; Buntara Adi Purwanto
Indonesian Journal of Education and Learning Vol 2, No 2 (2019): Indonesian Journal of Education and Learning
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v2i2.1089

Abstract

Tembang dolanan sebagai  warisan sastra lisan, merupakan tembang anak-anak yang banyak mengandung amanah namun kini semakin surut bahkan hampir punah keberadaannya. Hal ini diakibatkan oleh semakin berkembangnya teknologi informasi yang banyak merenggut hak-hak bermain anak-anak. Anak-anak saat ini cenderung  lebih suka bermain dengan Gadgetnya dari pada bersosial dengan teman-temannya. Padahal, dalam tembang dolanan, anak diajarkan untuk banyak bergaul dengan teman-temannya, bereksplorasi dengan alam, beribadah, bersyukur, dan besikap santun. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pendidikan karakter anak di kawasan Pasar Tradisional Papringan. Penelitian ini berjenis penelitian Tindakan yang diaplikasikan pada kelompok anak Pasar Paringan Desa Ndadiprono Kecamatan Kedu Kabupaten temanggung. Responden adalah kumpulan anak pedagang dan pengunjung pasar Papringan. Hasil penelitian dengan tembang dolanan yang diaplikasikan pada kelompok anak Desa Ngadiprono ini adalah, 1) Intensitas bicara kasar anak berkurang, 2) Mengurangi bulying antar teman, 3) Tidak ada batasan gender untuk bermain, 4) Anak semakin kreatif dan produktif, 5) Anak lebih menghargai orang tua, 6) Anak mulai menggunakan bahasa kromo untuk bercakap-cakap dengan orang tua. Dengan demikian, penelitian ini signifikan dalam peningkatan pendidikan karakter anak dan dapat terimplisit dalam kehidupan sehari-hari.
Improving Eight Grader Students’ Vocabulary By Using Love Song Buntara Adi Purwanto; Arina Noviyani
Classroom Experiences Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : Tinta Emas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59535/care.v2i1.206

Abstract

The lack of students’ vocabulary mastery had become the main factor of student’s difficulty in learning English. Overcoming the condition, the learning media along with it’s methodology need to be improved. In this research, researcher use the love song as the media in improving students’ vocabulary. The purpose of this study was to find out the improvement in increasing vocabulary mastery by using song as the media. This is a Classroom Action Research which was conducted in two cycles. There were three main instruments used in in this research, they are interview, observation and test. The result showed that there was improvement among the instruments. The interview showed that student’s mood in learning process was improved, the observation indicated an improvement from 68.3 in cycle I and 91.6 in cycle II. The test score was improved from 67.2 in pre-cycle to 73.4 in cycle and 81.7 in cycle 2.
Pendekatan Deep Learning Untuk Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Inggris Siswa Di SMK Pelita Al-Qur'an Buntara Adi Purwanto; Umi Arindi; Alfina Rahma Ramadhani; Kurniawan Tri Kartiwa; Aftina Wiguna Faza
Jurnal Dharma Jnana Vol. 5 No. 3 (2025): JURNAL DHARMA JNANA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar Bahasa Inggris siswa di SMK Pelita Al-Qur’an melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa rendahnya motivasi siswa untuk belajar Bahasa Inggris karena adanya beban ganda yang meliputi pembelajaran formal di sekolah dan pembelajaran agama di pesantren. Kondisi tersebut membuat siswa lebih dominan memfokuskan diri pada kegiatan pesantren dibandingkan mata pelajaran umum khususnya bahasa inggris. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini diawali dengan observasi awal untuk memetakan kondisi kelas, gaya belajar siswa, serta faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat belajar Bahasa Inggris. Tahap berikutnya adalah perancangan media dan strategi pembelajaran yang menekankan prinsip-prinsip pendekatan deep learning, yaitu keterlibatan aktif siswa, kesempatan untuk berpendapat, serta latihan berbicara yang berulang agar mereka lebih percaya diri dalam menggunakan Bahasa Inggris. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan Deep Learning memiliki potensi sebagai strategi alternatif untuk meningkatkan minat belajar Bahasa Inggris di sekolah berbasis pesantren.
Transformasi Sampah Plastik Menjadi Campuran Batako Bangunan Ramah Lingkungan di Desa Karangsari Zaenal Mustofa; Buntara Adi Purwanto; Achmad Faisal Abda’; Singgih Prabowo; Muhammad Nafis; Miftahul Fuadi; Riziq Anta Yahya; Rosita Dwi Widya Ningrum; Gita Amalia; Sela Asyifa Dalila; Lupita Orisativa Aprilia; Annur Trihardiyanti; Nova Nur Ramadhani; Ikka Rusmawardani Afsah; Putri Avinda; Kun Mabruroh
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5336

Abstract

Permasalahan sampah plastik di Desa Karangsari terus meningkat seiring bertambahnya aktivitas masyarakat sehari-hari. Sampah plastik merupakan limbah yang sulit terurai dan berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Pengolahan sampah plastik di desa tersebut masih belum optimal dan sebagian besar berakhir sebagai limbah tanpa pemanfaatan lanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah plastik jenis HDPE dan PP sebagai campuran batako ramah lingkungan guna mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menciptakan produk bangunan bernilai guna dan bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi edukasi masyarakat, pemilahan sampah plastik, serta pelatihan pembuatan batako skala desa dengan teknologi sederhana menggunakan campuran semen, pasir, air, dan plastik cacah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan sampah plastik sebagai campuran batako mampu mengurangi volume limbah plastik, menghasilkan material bangunan non-struktural yang layak digunakan, serta meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan sampah. Program ini juga membuka peluang usaha baru yang mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Dengan demikian, transformasi sampah plastik menjadi batako ramah lingkungan berkontribusi positif terhadap pembangunan Desa Karangsari yang berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA LEGETAN KABUPATEN PURWOREJO MELALUI PROGRAM EKOBLOK DARI SAMPAH Pradasta, Gunawan; Buntara Adi Purwanto; Najwa Adawiyyah Polipik; Ahmad Yartadi; Umi Fatmawati; Ahmad Rizky Romadhon; Dendy Maulana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v5i01.2187

Abstract

Plastic waste remains a significant environmental problem in Legetan Village, Bener District, Purworejo Regency. Improper waste management has led to environmental degradation, reduced village aesthetics, and decreased community well-being. These conditions indicate the need for practical and community-based waste management initiatives. This Community Service Program aims to reduce plastic waste volume while enhancing community awareness, knowledge, and active participation in waste management through eco-block innovation. The methods applied include observation, socialization, training, hands-on practice, and community mentoring using a participatory approach. The results indicate positive changes in community attitudes, improved understanding, and increased skills in plastic waste recycling. The community successfully practiced eco-block production as an alternative solution for managing household plastic waste with functional, environmental, and sustainable value.