Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas Tindakan Keperawatan Dalam Pemberian Nutrisi Enteral Antara Metode Intermittent Feeding Terhadap Pasien Di Ruangan Icu Rumah Sakit Makassar Sulawesi Selatan Ulul Asmy; Asrianto Asrianto; Hardianti Hardianti; Dwi Astuti; Arnianti Arnianti; Mahyudin Mahyudin
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8119

Abstract

Enteral nutrition is a therapy of providing nutrition through the digestive tract using a special tube (feeding tube). The method of administration can be through the nose-stomach (nasogastric tube) or nose-intestine (nasoduodenal tube or nasojejunal route). Enteral nutrition can also be done by bolus or infusion through an enteral infusion pump. The purpose of this study was to determine the effectiveness of enteral nutrition. The methods used were intermittent feeding and gravity drip on the volume of gastric residue in critical patients. The results showed that the provision of enteral nutrition using the intermittent feeding method was proven to be more effective so that the provision of enteral nutrition using the intermittent feeding method can be an option in providing enteral nutrition to critical patients. The conclusion is that the intermittent feeding method helps meet the nutritional needs of critical patients in the ICU.
Efektivitas Tele-Nursing dalam Manajemen Nyeri Pasien Pasca Operasi Bedah Abdomen Serly Sani Mahoklory; Ulul Asmy; Lili amaliah; Viyan Septiyana Achmad; Noyumala
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7243

Abstract

Nyeri merupakan salah satu masalah utama yang dialami pasien pasca operasi bedah abdomen. Manajemen nyeri yang tidak optimal dapat berdampak pada proses penyembuhan dan kualitas hidup pasien. Perkembangan teknologi kesehatan memberikan peluang penerapan tele-nursing sebagai alternatif intervensi keperawatan dalam memantau, mengedukasi, dan mendukung pasien dari jarak jauh. Mengetahui efektivitas tele-nursing dalam manajemen nyeri pada pasien pasca operasi bedah abdomen. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari 40 pasien pasca operasi bedah abdomen yang dibagi menjadi kelompok intervensi (tele-nursing) dan kontrol (perawatan konvensional). Instrumen pengukuran menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan dengan uji t-test berpasangan dan independent t-test. Rata-rata skor nyeri pada kelompok intervensi sebelum tele-nursing adalah 6,8 (kategori nyeri sedang–berat), menurun menjadi 3,2 setelah intervensi. Pada kelompok kontrol, penurunan nyeri hanya dari 6,9 menjadi 5,4. Uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05). Tele-nursing efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pasien pasca operasi bedah abdomen dibandingkan dengan perawatan konvensional.