Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Identifikasi Kemunculan Scaling pada Sistem SeaWater Reverse Osmosis (SWRO) Hibatullah, Iqmal; Syuriadi, Adi; Fachruddin, Fachruddin
Seminar Nasional Teknik Mesin 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kemunculan scaling pada membran SeaWater Reverse Osmosis (SWRO). Munculnya scaling ini dapat menghambat proses produksi air tawar sehingga air tawar yang dihasilkan akan menurun dan menganggu proses produksi uap pada unit. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengamatan selama 24 jam pengoperasian dengan tekanan operasi 2,5 dan 1,8 bar pada sistem seawater reverse osmosis (SWRO) dan dilakukan pada cuaca kering dan hujan dengan indikator yang dibaca berupa tekanan air umpan, tekanan air buang (concentrate), flow air umpan dan permeat, dan nilai total dissolved solid (TDS). Penelitian ini juga menghitung nilai modified fouling index (MFI) untuk menjelaskan dan memprediksi tingkat scaling pada membran. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa nilai MFI menurun sebanding dengan flux yang mengalami penurunan juga selama 24 jam operasi. Penurunan yang signifikan terjadi pada tekanan 1,8 bar dengan kondisi hari tanpa hujan sebesar 5,1 %. Hal ini terjadi karena polarisasi garam yang terus menerus pada membran sehingga terbentuk scaling. Proses scaling menyebabkan produksi air pada sistem membran ini menjadi menurun karena garam ? garam yang menempel pada pori-pori membran.
Analisis Pengaruh Blade Compressor Washing terhadap Efisiensi Kompresor dan Efisiensi Termal Turbin Gas Susanto, Muhammad Ali; Jusafwar, Jusafwar; Syuriadi, Adi
Seminar Nasional Teknik Mesin 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompresor dapat mengalami penurunan performa akibat temperatur lingkungan tinggi dan adanya kotoran dari kandungan udara masuk kompresor sehingga menempel sudu kompresor, jika dibiarkan menghambatnya kompresi udara, erosi sudu sehingga kompresor tidak optimal, kemudian berdampak pada efisiensi termal, dan adanya biaya tambahan untuk penggunaan bahan bakar. Dilakukannya blade compressor washing bertujuan membersihkan sudu kompresor dari kotoran yang masuk, menempel pada sudu kompresor, ini dilakukan supaya udara yang digunakan terkompresi dengan baik, memperbaiki kondisi kompresor dalam kondisi optimal. Dengan optimalnya kompresor, diharapkan efisiensi kompresor dan efisiensi termal turbin gas juga mengalami peningkatan. Penelitian ini dilakukan perhitungan dengan beban 210 MW, 215 MW, 220 MW, 225 MW, 240 MW, lalu melakukan analisis untuk mendapatkan efisiensi kompresor dan nilai efisiensi termal turbin gas sebelum dan sesudah dilakukannya blade compressor washing. Dari hasil perhitungan, efisiensi kompresor dan efisiensi termal turbin gas mengalami peningkatan tiap beban sesudah dilakukannya blade compressor washing. Rata-rata peningkatan efisiensi kompresor dari tiap beban sebesar 1,3 %. Dengan adanya peningkatan pada efisiensi kompresor, berdampak pada efisiensi termal turbin gas yang juga mengalami peningkatan. Untuk rata-rata peningkatan efisiensi termal turbin gas sebesar 0,3 % dari tiap beban. Dengan kenaikan rata-rata 0,3 %, bisa dilakukan pembahasan lebih lanjut adanya penghematan biaya konsumsi bahan bakar yang didapatkan. Dari penulisan ini akan diketahui apa saja pengaruh dilakukannya blade compressor washing terhadap kompresor dan turbin gas serta faktor yang mempengaruhi efisiensi kompresor dan efisiensi termal turbin gas.
Rancang Bangun Alat Perbandingan Performa Pompa Sentrifugal antara Susunan Seri dan Paralel Muhammad, Aali Akbar; Rekaudri, Detrian; Syuriadi, Adi; Silanegara, Indra
Seminar Nasional Teknik Mesin 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa merupakan salah satu alat yang paling diperlukan oleh manusia. Bentuk susunan pompa akan mempengaruhi jumlah air yang didapat. Pembuaatan rancang bangun perbandingan pompa susunan seri dan paralel ini sangat penting untuk mensimulasikan performa pompa sebelum di instalasikan agar didapatkan kinerja pompa yang optimal. Rancang bangun ini bertujuan untuk membuat alat perbandingan performa pompa sentrifugal antara susunan seri dan susunan paralel. Rancang bangun perbandingan performa pompa ini menggunakan 2 buah pompa indentik sentrifugal yang mana dapat disusun secara seri dan paralel dengan variasi pembukaan katup (valve). Alat ini juga menggunakan motor AC 3 fasa 0,37 kw yang putaran nya dapat diatur menggunakan inverter ecogoo 9100. Rancangan ini diharapkan dapat membantu perencanaan instalasi pompa agar mendapatkan kinerja yang optimal. Metodologi yang digunakan adalah dimulai dari studi literatur untuk mencari ide pembangunan alat lalu dilanjutkan dengan mendesain alat yang kemudian diwujudkan dalam alat yang kami buat yaitu alat perbandingan performa ponpa. Setelah beberapa percobaan, kami membuat laporan berdasarkan percobaan-percobaan tersebut.
Pengembangan Model Pembangkit Listrik Tenaga Picohydro Tipe Turbin Cross Flow Head Rendah Gun Gun R Gunadi; Jusafwar; Candra Damis Widiawaty; Machfud Priyo Utomo; Ramdana Ajie Satria; Muhammad Raihan Abimanyu; Adi Syuriadi; Dianta Mustofa Kamal; Rosidi
Infotekmesin Vol 13 No 2 (2022): Infotekmesin: Juli, 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v13i2.1527

Abstract

The provision of food, energy supply, and the provision of information are The food provision, energy supply, and information delivery are controlled to improve people's welfare. In 2011, the national electricity production by PLN was 11% new and renewable energy. 6% hydropower and 5% geothermal. PLN plans the geothermal to be 13% and hydropower to be 6%. The availability of independent PhPP has been built by many communities. PhPP with a waterwheel drive provides a capacity of about 100 watts thus it is only enough for home lighting, whereas the hydro energy potential of the area is quite abundant. The development that has been carried out has several weaknesses; PhPP plump turbine type requires a high head which becomes a constraint for agricultural irrigation, in the other hand PhPP waterwheel type has low efficiency. The research was conducted to develop PhPP low head cross-flow turbine type, which is more efficient. The development begins with the experiment of the PhPP cross-flow turbine model to optimize the ratio of the diameter and width of the runner. A preliminary case study provides experimental results for a cross-flow turbine's torque and power parameters at a flow rate of 0.053 m3/s. Changes in the turbine diameter and width ratio are optimum at a runner width of 10 cm.
AZOLLA AND DUCKWEED PYROLYSIS PROCESS TO BECOME ENVIRONMENTALLY FRIENDLY FUEL Kamal, Dianta Mustofa; Syuriadi, Adi; Gunadi, Gun Gun R; Heryana, Ghany
Jurnal Ilmiah Teknologi dan Rekayasa Vol 30, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/tr.2025.v30i1.13921

Abstract

Pyrolysis is a thermochemical conversion process carried out to efficiently convert biomass, such as azolla and duckweed, to produce environmentally friendly fuels. This study aims to compare the results of the pyrolysis process of azolla waste with duckweed into fuel. This study uses a pyrolysis reactor to produce fuel products whose main products are syngas, bio-oil, and environmentally friendly carbon charcoal. From this study, it was found that azolla only produces 0.6% oil. This is 2.07% lower than duckweed, so duckweed is a potential raw material for bio-oil. On the other hand, azolla is able to produce more syn-gas fuel than duckweed, as evidenced by the longer ignition of azolla than duckweed.
Pelatihan Pengoperasian dan Perawatan Mesin Pencacah bagi Komunitas Ciliwung Depok (KCD) sebagai Solusi Pengolahan Limbah Bambu Sungai Ciliwung Syuriadi, Adi; Gun Gun Ramdlan Gunadi; Dianta Mustofa Kamal; Ahmad Bustomi; Andy Permana Rusdja; Muhamad Hanhan Nugraha
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/mapnj.v8i1.7205

Abstract

The problem of biomass waste, especially bamboo along the Ciliwung River, can pose significant environmental risks. Some ways to convert bamboo waste are making straw mushrooms or converting it into fuel through pyrolysis technology. Before being converted, this bamboo waste must be ground by chopping it in a chopper. This community service aims to improve the skills of participants from the Ciliwung Depok Community (KCD) regarding training in the operation and maintenance of waste shredder machines with a direct demonstration method and a grant of waste shredder equipment. The training was carried out for one day with 20 participants from KCD. Activities include delivering theories including socialization about biomass waste (garbage), waste sorting, management of its processing, then demonstration of tools/direct practice, and evaluation through pre-test and post-test. Data were analyzed using the Paired Two Sample for Means method. The training showed a significant increase in participants' knowledge and skills as evidenced by the difference in average pre-test and post-test scores which were statistically significant (p-value <0.05). The results showed that the training had a very big impact on the participants' abilities before and after the training. Similar programs are expected to be implemented in other communities to increase environmental awareness and the use of environmentally friendly technology. Keywords - Ciliwung, bamboo waste, chopper machine, training Abstrak Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Pembuangan sampah yang tidak diurus dengan baik, akan mengakibatkan masalah besar. Demikian juga pembakaran sampah akan mengakibatkan pencemaran udara. Pembuangan sampah ke sungai (Ciliwung) akan mengakibatkan pencemaran air, tersumbatnya saluran air dan banjir. Dari permasalahan di atas, maka diperlukan sistem pengolahan sampah yang baik agar tidak terjadi kerusakan lingkungan dan juga diharapkan ada peningkatan ekonomi dari hasil pengolahan sampah tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan pengolahan sampah, terutama sampah dari bambu yang banyak dijumpai di aliran sungai Ciliwung. Pelatihan mencakup sosialisasi tentang biomassa/limbah biomassa (sampah), pemilahan sampah, manajemen pengolahannya dan pelatihan penggunaan alat pencacah sampah dengan metode demonstrasi langsung dan hibah alat pencacah sampah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat Komunitas Ciliwung Depok (KCD) tentang limbah biomassa, dalam mengolah limbah biomassa terutama bambu menjadi bio-pelet yang dapat digunakan sebagai bahan bakar. Penjualan bio-pelet ini diharapakan dapat meningkatkan perekonomian juga bagi masyarakat KCD. Kata kunci - Ciliwung, limbah bambu, mesin pencacah, pelatihan
Pembangunan Kamar Mandi Untuk Masjid Baitussalam Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Sanitasi Hidayati, Noor; Widiyatmoko; Ekayuliana, Arifia; Syuriadi, Adi
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2023): Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/mapnj.v6i2.5107

Abstract

Baitussalam Mosque is located in the Kalibaru scenic housing estate, Kalibaru Village, Cilodong, Depok city of West Java Province. It was built in 2006 by the help of the red crescent body. In addition to being a place of worship, the Baitusaalm mosque actively carries out humanitarian activities such as free medical treatment, mass circumcision, donations for orphans, qur’anic recital and memorization (tahfiz) houses, and other activities. However, since its inception, the Baitussalam Mosque still does not have its own bathroom for male worshipers. Henceforth, the congregation is diverted to the bathroom of tahfidz's house. Meanwhile, the tahfidz house is still in the process of being renovated. Therefore, the Power Generation Study Program, Mechanical Engineering Department, Jakarta State Polytechnic wants to assist the mosque member in constructing the required facilities and infrastructure. The target of the service is to help build bathroom infrastructure for the mosque in order to improve the health and sanitation of the Baitussalam mosque congregation. The method begins with discussions with mosque administrators, site surveys, making bathroom designs as needed, and then the process of building Baitussalam Mosque toilets. The result of this community development activity is the completion construction of the bathroom which is followed by a small survey that denoted the satisfaction of the administrators and worshipers of the mosque.   Masjid Baitussalam, merupakan masjid yang berada di perumahan Kalibaru Permai Kelurahan Kalibaru, Cilodong, Depok. Masjid ini dibangun pada tahun 2006 oleh bantuan dari red crescent. Selain menjadi tempat ibadah masjid Baitusaalm aktif melakukan kegiatan kemanusiaan seperti pengobatan gratis, khitanaan massal, santunan anak yatim, rumah tahfiz serta kegiatan lainnya. Namun dari tahun 2006 hingga kini, Masjid Baitussalam masih belum memiliki kamar mandi untuk jamaah pria, sehingga jamaah akan dialihkan ke kamar mandi rumah tahfidz. Masalahnya, rumah tahfidz juga masih terus dalam proses pembangunan menggunakan dana donatur. Target pengabdi adalah membantu pembanguan prasarana kamar mandi untuk masjid Baitussalam, dalam rangka meningkatkan Kesehatan dan sanitasi jamaah masjid Baitussalam. Adapun metode pelaksanaan diawali dengan diskusi bersama pengurus masjid, survey lokasi, pembuatan design kamar mandi sesuai kebutuhan, dilanjutkan dengan proses pembangunan toilet Masjid Baitussalam. Hasil kegiatan ini adalah pembangunan kamar mandi yang ditandai dengan kepuasan dari pengurus serta jamaah Masjid Baitussalam menggunakan skala likert.