T. Jacob T. Jacob
Unknown Affiliation

Published : 68 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Wanita dan Kodrat Alamiahnya: Suatu Tinjauan Anthropologis Kedokteran T. Jacob T. Jacob
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Vol 12, No 01 (1980)
Publisher : Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.277 KB)

Abstract

Commemorating the centennial of the birth of the reknown Indonesian feminist, R. A. Kartini, the author touched upon the discrimination against women and the achievement of the emancipation movement in the medical profession. The author then reviewed the natural vigour of the female sex, starting with the thesis of Greulich and sex dimorphism. Subsequently, sex ratio and sex differences in mortality, life expectancy and prevalence of various diseases are discussed. Growth disturbance and canalization are stressed upon to reveal the greater strength of the "weaker" sex.Key Words: sex discrimination - period of female doMinance - homeorrhesis - sex dimorphism - sex ratio
Ilmu kedokteran dan media massa T. Jacob T. Jacob
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Vol 10, No 04 (1978)
Publisher : Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.099 KB)

Abstract

Keyword: Ilmu kedokteran, media massa
Beberapa pokok persoalan tentang hubungan antara. Ras dan penyakit di Indonesia T. Jacob T. Jacob
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Vol 10, No 02 (1978)
Publisher : Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.989 KB)

Abstract

Keyword : Hubungan ras dan penyakit
Panjangnya umur manusia T. Jacob T. Jacob
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Vol 10, No 01 (1978)
Publisher : Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.096 KB)

Abstract

Keyword : Umur manusia
Evolution of man in southeast Asia T. Jacob T. Jacob
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Vol 9, No 04 (1977)
Publisher : Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.012 KB)

Abstract

keywords: phitecantropus mojokertensis, sangiran, p. erecsis
Soal-soal ujian objektif dalam ilmu kedokteran: macam ragamnya dan untung ruginya. T. Jacob T. Jacob
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Vol 9, No 03 (1977)
Publisher : Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.929 KB)

Abstract

Keywords: macam soal-soal ujian-kedokteran
Ilmu kedokteran dan kurrirulum pendidikan tinggi farmasi T. Jacob T. Jacob
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Vol 9, No 02 (1977)
Publisher : Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.99 KB)

Abstract

keywords: kurikulum pendidikan tinggi, pelayanan kesehatan, penelitian, ilmu kedokteran, farmasi
Evolusi ekosistem manusia T. Jacob T. Jacob
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Vol 9, No 01 (1977)
Publisher : Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.112 KB)

Abstract

keywords: antropologi, evolusi, evolusi
Pendidikan Kedokteran dan Pelayanan Kesehatan T. Jacob T. Jacob
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Vol 8, No 04 (1976)
Publisher : Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.394 KB)

Abstract

Pendidikan kedokteran• bertujuan • inencipta ahli-ahli kesehatan yang dapat rriernecahkan rnasaalah &darn •berbagai 'situasi. Yang; terutarna bertugas dalam hal ini adalah fakultas kedokteran," yang merupakan bagian 'dari universitas ; dengan dernikian. Keperluan akan tenaga medis yang beraneka ragam akan bertambah, misal- I nya teknisi perawatan ,intensif, jururawat epidemiologi, jururawat tugas luar, insinyur kedokteran, ahli hygiena rumah sakit dsb. Kerja sama dalam regu akan menjadi lebih penting.8. Kedudukan apotheker juga ,akan berubah; farmasi akan lebihdekat ke kedokteran. . .9. Rumah-rumah sakit yang ada sekarang. akan menjadi "kolot" dengan perubahan-perubahan tersehut di atm.' ' • •`10. Exploii informasi akan terjadi terus, sehingga peranan pusat-pusat informasi akan sangat penting. Perkembangan ilrnu pengetahuan alarn. dan filsafat pasti akan mempengaruhi pulaunia kedokteran.Semua hal yang tersehut tadi man tak matt harus dihadapi oleh lembagaIembaga• pendidikan kesehatan. Taritangan itu menjadi lebih besar, oleh karena tenaga-tenaga clan' fasilitas-fasilitas pendidikan kedokteran sangat terbatas di negeri kita. - • - • •• • •Tiga hal penting inerupakan fokus dalam pembinaan fakultas kedokteran, yaitu kedokteran korninunitas, moderniiasi klinik d.an pendewasaan ilnau-iImu kedokteran dasar, untuk menghadapi 'tantangan-tantangan tadi. Membangun salah satu tiang saja dariketiga tiang itu; pasti akan menimbulkan kepincangan.Fakultas Kedokteran UniVersitas Gadjah Mada telah berusaha niem- , Â·bangun jawaban terhadap tantangan tadi, tetapi karni cukup sadar bahwajalan masih sangat jauh. Distribusi alumni kami di seluruh tanah air agak .•menggembirakan, clemikian pula vertikalnya. Program kedokterankommunitas sudah beberapa Winn ditaksanakan dan terus mencoba mencari bentuknya yang tepat. Pengan fasilitas laberatoria dan rumah sakit yang terbatas, jumlah .dosen yang belum memadai dan biaya per mahasiswa per tahun yang rendah kami ter-us berusaha meningkatkan effisiensi dan. produktivitas. Pada akhirnya berhasilnya suatu .fakultas• kedokteran harus diukur pada perbandingan modal yang dituangkan Ice dalam proses pendidikan dan manfaat yang .diberikan oleh produknya-bagi kesehatan massa rakyat di seluruh tanah air meialtii . masa. - •tugas ini terletak dalain •lingkurtgan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Sebagai bagiari suatu perguruan tinggi, maka Tridarma berlaku pula bagi fakultas kedokteran : Periama, mengajar para mahasiswa untuk pada suatu waktti dapat berdiri sendiri memecahkan masaalahmasaalah kesehatart.• Oleh- karena, perulidikari Mernpersiapkan mahasiswa untuk masa depan, maka 'perididikari haruS berorientasi ke depan, harns diSeSuaikart dengan keadaan yang diharapkan akan terdapat di masa depan. Oleh karena masa , depan yang jauh sukar dirarnalkan dengan. , tepat seluruhuya, maka mahasiswa dipersiapkan untuk dapat 'memecahkan soal-soal baru, menghadapi situasi baru.:„Karena pendiciikan difakultas kedokteran /amanya 6-7 tahun dan seseorang diharapkan meneapai, puncak' produktivitasnya 10-15. ,tahun sesudah .tammat, maka mahasiswa -barns dipersiapkan .:untuk :16722 tahunyang, akaa datang ( Jacob,, 1. .Kedua,' fakultas-kedokteran bertugas Melaltukan penelitian, Mengebbang kan ilmu-ilmu ,kedokteran jadi mencoba memecahkan Masalah masa depan yang, lebih jauh daripada mendidik. Seperti. dalam mengajar, masa depan ini juga relatif. Dalam mengajar makin tinggi tingkatsi mahasiswa, makin dekat dengan,keadaan, sekarang dia dididik. Pada tahapan koassisterisi dia dilatih merawat pasien•pasien ,,sekarang. -Dalam penelitian dalam klinik persoalan-persoalan yang lebih dekat dengan sekarang terutarna mendapat perhatian. HMO-HMO dasir'kedaterari penelitian lebih mengarah ke masa depan yang jauh,. sehingga; bagi mereka yang melihat dekat, relevansinya tidak kelihatan. Bagi mahasiswa-mahasiswa tingkat, rendah kadang juga tidak kelihatan relevansi pelajaran yang diperolehnya dengan persoalan kesehatan atau praktek kedokteran sekarang. Demikian puba jika, penelitian makin dekat ke pengembangan dalam spektrum penelitian, Makin dekat pulakita dengan keadaan sekarang ; sebaliknya ke penelitian murni, makin jauh kita ke masa depan., Ketika dalam pelayanan umum (public service) fakUltas kedokteran terntaa berftinksi' di tingkat klinik; meikipuri pada tingkat pre dan paraklinik pelayanan umum juga dilakukan.
PERKEMBANGAN POPULASI MANUSIA DITINJAU DARI SUDUT BIOLOGI SOSIAL T. Jacob T. Jacob
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Vol 8, No 03 (1976)
Publisher : Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.427 KB)

Abstract

kata kunci: populasi manusia- biologi sosial