Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Relaksasi Napas Dalam dan Kompres Hangat Sebagai Bentuk Intervensi Nyeri Akut pada Anak (Studi Kasus pada Anak dengan Demam Thypoid di Ruang Cempaka RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga) Ade Triwinarti; Murniati Murniati; Ema Wahyuningrum
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.689 KB)

Abstract

Demam typoid menjadi salah satu penyakit infeksi akut usus halus yang sering terjadi di daerah tropis di Negara berkembang. Demam thypoid mudah menyebar melalui makanan dan minuman yang tercemar melalui lalat, dan serangga. Penularan terjadi melalui air atau makanan yang tercemar kuman Salmonella secara langsung maupun tidak langsung (dari orang yang sakit maupun dari carrier) yang erat kaitannya dengan kebersihan lingkungan dan perorangan. Demam typoid yang tidak tertangani demam baik akan menyebabkan komplikasi seperti perdarahan dan perforasi usus. Tujuan studi kasus ini adalah menggambarkan relaksasi napas dalam dan kompres hangat sebagai bentuk intervensi nyeri akut pada anak (studi kasus pada anak dengan demam typhoid di ruang Cempaka RSUD Dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga). Hasil menunjukkan bahwa An M terdiagnosis nyeri akut berhubungan dengan agen cedera biologis. Penulis melakukan tindakan penatalaksanaan dengan kontrol nyeri dengan memberikan terapi farmakologis dan non farmakologis. Setelah mendapatkan relaksasi napas dalam dan kompres hangat selama 3 hari ditemukan ditemukan suhu An M menurun, dan sudah dapat mengontrol nyeri. Hasil menunjukkan masalah nyeri akut teratasi sebagian
Gambaran Tingkat Kemandirian pada Lansia dalam Pemenuhan Kebutuhan Perawatan Diri di Shakai Fukushihoujin Ryuu Kyuu Itsuaikai Aisenen Jepang Imam Fauzan Arifin; Siti Haniyah; Ema Wahyu Ningrum
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.651 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1024

Abstract

Lansia adalah individu yang telah memasuki usia lebih dari 60 tahun. Masalah yang sering terjadi pada lansia yaitu cara pemenuhan kebutuhan perawatan diri yang masih kurang karena masih membutuhkan orang disekitar untuk memenuhi kebutuhan perawatan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Tingkat Kemandirian Dalam Pemenuhan Perawatan Diri Pada Lansia Di Shakai Fukushihoujin Ryuukyuu Itsuaikai, Aisenen Jepang. Total sampling yaitu sampel yang menggunakan seluruh sampel populasinya karena anggota populasi relative kecil (Sugiyono, 2014).Metode penelitian ini menggunakan Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Rancangan penelitian Cross Sectional, dengan Teknik pengumpulan sampel menggunakan Teknik Total Sampling dan untuk Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang di rawat di Roujin Home Shakai Fukushihoujin Ryuukyuu Itsuaikai, Aisenen Jepang sebanyak 50 Responden. Hasil data didapatkan berdasarkan usia antara 75 – 90 tahun sebanyak 27 Responden (54%) dan berusia 60 – 74 tahun sebanyak 22 Responden (44%) dan yang berusia diatas 90 tahun sebanyak 1 Responden (2%), berdasarkan jenis kelamin laki – laki dengan jumlah 30 Responden (60%) dan lansia perempuan berjumlah 20 Responden (40%), berdasarkan Tingkat Kemandirian sebanyak 2 Responden Ketergantungan Total (4%), sebanyak 8 Responden Sangat Bergantung (16%), sebanyak 2 Responden Ketergantungan Sebagian (4%), sebanyak 4 Responden Memerlukan Bantuan Minimal (8%), sebanyak 34 Responden Mandiri (68%).
Gambaran Maternal Self-Efficacy Persiapan Menjadi Orang Tua pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Purwokerto Selatan Melita Oktaviani; Ema Wahyu Ningrum; Atun Raudotul Ma’rifah
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.036 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1039

Abstract

Ibu hamil trimester III harus dapat memiliki self-efficacy tinggi agar mempunyai kemampuan lebih baik dalam melakukan tugas sebagai orang tua. Kepercayaan ibu hamil trimester III terhadap kemampuan berperan sebagai orangtua disebut dengan Maternal self-efficacy (MSE). Maternal self-efficacy (MSE) merupakan penilaian yang penting dalam kualitas pengasuhan yang berkaitan dengan kesehatan buah hati. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran maternal self-efficacy persiapan menjadi orang tua pada ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Purwokerto Selatan. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Purwokerto Selatan dengan jumlah 63 responden dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Perceived Maternal Parental Self-Efficacy (PMP S-E). Analisis data menggunakan uji distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik ibu hamil sebagian besar responden memiliki usia 20-35 tahun (93.7%), memiliki tingkat pendidikan menengah (SMA/SMK) (85.7%), tidak bekerja (74.6%), dan memiliki paritas multipara (49.2%). Maternal self-efficacy persiapan menjadi orang tua pada ibu hamil trimester III sebagian besar dalam kategori sedang (41.3%). Kesimpulan adalah maternal self-efficacy yang sednag pada ibu hamil menunjukkan bahwa ibu memiliki cukup kesipaan untuk menjadi orang tua.
Hubungan Religious Coping dengan Resiliensi pada Pasien Stroke di Wilayah Kerja Puskesmas Purwokerto Selatan Muhammad Ghazy Setyaputra; Septian Mixrova Sebayang; Ema Wahyu Ningrum
Jurnal Sehat Mandiri Vol 18 No 1 (2023): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 18, No.1 Juni 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v18i1.800

Abstract

Stroke is a disease condition caused by a sudden cessation of blood flow to the brain, either due to blockage or rupture of blood vessels and is the third most common non-communicable disease after hypertension and diabetes. Stroke has a psychological impact that causes the patient to be irresistible. Resilience affects the recovery process in stroke patients. Stroke sufferers who are not resilient are influenced by religious coping (spirituality) where spiritual strength and belief can increase resilience in individuals. The purpose of this study was to determine the relationship between religious coping and resilience in stroke patients in the Work Area of the South Purwokerto Public Health Center. Research design is correlation study survey with a cross sectional time approach. The sample of this research was 45 respondents using simple random sampling technique. Data analysis was determined by the spearman-rank test. The results showed that religious coping in stroke patients in the Work Area of the South Purwokerto Health Center was mostly positive (84.4%). The resilience of stroke patients in the Work Area of the South Purwokerto Health Center is mostly high (86.7%). The results of the Spearman rank correlation test showed that the p-value was 0.0001 (p-value < 0,05). The conclusion is that there is a correlation between Religious coping and Resilience in Stroke patients in work area at South Purwokerto Health Center.
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Risiko Tinggi tentang Kesehatan Mental Rofiko Roli Priyanto; Tin Utami; Ema Wahyu Ningrum
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i2.2184

Abstract

Kehamilan pada setiap perempuan memiliki risiko terjadi kehamilan dengan risiko tinggi. Salah satu sebab Angka Kematian Ibu (AKI) dan komplikasi pada janin disebabkan karena pengetahuan yang salah atau kurang pada ibu hamil risiko tinggi. Pentingnya kesehatan mental bagi ibu hamil risiko tinggi dalam mewujudkan kesehatan yang menyeluruh tidak lepas dari pengetahuan yang baik. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk menekan terjadinya komplikasi pada ibu hamil risiko tinggi adalah dengan mengidentifikasi gambaran pengetahuan ibu hamil risiko tinggi tentang kesehatan mental. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil risiko tinggi tentang kesehatan mental di Puskesmas Cilacap Utara 1. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode total sampling yaitu 35 responden. Ibu hamil dengan risiko tinggi yang bersedia mengisi kuesioner pengetahuan ibu hamil risiko tinggi tentang kesehatan mental yang telah diuji validitas di Puskesmas Cilacap Utara 2 dengan hasil uji validitas 12 item pernyataan pada 30 responden yang mempunyai nilai r hitung >0,374 r tabel dan hasil uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha dengan nilai sebesar 0,826. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar usia responden adalah 20-35 tahun sebesar 77%, Paritas pada responden adalah primipara sebesar 40%, dan multipara 40%, Usia kehamilan pada responden adalah masa kehamilan trimester 3 dengan angka 46%, Jenis kehamilan risiko tinggi yang ada di Puskesmas Cilacap Utara 1 mencapai angka sebesar 66%, Pengetahuan Ibu Hamil Risiko Tinggi di Puskesmas Cilacap Utara 1 dengan kategori cukup sebesar 70%.
TINGKAT PENGETAHUAN PETUGAS KESEHATAN MENGENAI BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) DI RUMAH SAKIT KESREM LHOKSEUMAWE ACEH PADA TAHUN 2022 Mulyanis Mulyanis; Roro Lintang Suryani; Ema Wahyu Ningrum
Journal of Nursing and Health Vol. 7 No. 3 (2022): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v7i3.192

Abstract

ABSTRAK Bantuan hidup dasar adalah pertolongan pertama yang dilakukan pada pasien/korban dengan henti jantung atau henti nafas. Tindakan ini dilakukan untuk menjaga jalan nafas tetap terbuka, menunjang pernafasan, sirkulasi tanpa menggunakan alat-alat bantu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dokter spesialis, dokter umum, penata anastesi, perawat dan bidan mengenai BHD di rumah sakit Kesrem Lhokseumawe. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan desain study cross-sectional. Tehnik sampling adalah total sampling sebanyak 61 petugas kesehatan. Data diambil dengan melakukan penyebaran kuesioner dengan hasil sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 37 responden (60,7%), berada pada rentang usia 21-30 tahun sebanyak 24 responden (39,3%), dengan masa kerja rentang 7-10 tahun sebanyak 24 responden (39,3%), dan memiliki tingkat pendidikan DIII Keperawatan sebanyak 32 responden (52,4%). Tingkat pengetahuan petugas kesehatan tentang bantuan hidup dasar (BHD) di Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe dalam kategori baik sebanyak 57 responden (93,4%).
HUBUNGAN TINGKAT STRES AKADEMIK DAN KUALITAS TIDUR DENGAN SIKLUS MENSTRUASI SELAMA PANDEMI COVID-19 MAHASISWI KEPERAWATAN UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA: THE RELATIONSHIP OF ACADEMIC STRESS LEVEL AND SLEEP QUALITY WITH THE MENSTRUAL CYCLE DURING THE COVID-19 PANDEMIC NURSING STUDENTS UNIVERSITY OF HARAPAN NATION Septi Setio Damayanti; Ema Wahyu Ningrum; Siti Haniyah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v4i1.51

Abstract

Latar Belakang: Dampak penyebaran Covid-19 salah satunya adalah ditutupnya instansi pendidikan dan diberlakukanya pembelajaran secara online. Namun kemudahan pembelajaran ini dibarengi dengan kendala yang menyebakan stres akademik pada mahasiswa, hal ini juga akan berimbas pada kualitas tidur dan siklus menstruasi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan stres akademik dan kualitas tidur selama pandemi Covid-19 dengan siklus menstruasi mahasiswi Keperawatan Universitas Harapan Bangsa Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling sejumlah 73 mahasiswi Keperawatan Universitas Harapan Bangsa. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner PSS-10, KKT dan Kuesioner Siklus Menstruasi. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat, analisis bivariat dengan uji korelasi spearman rank, dan analisis multivariat dengan uji regresi logistic. Hasil: Hasil univariat stres akademik didominasi oleh kategori sedang dan kualitas tidur berada di kategori baik sebanyak 37 mahasiswi (50,7%), siklus menstruasi berada di kategori normal sebanyak 43 mahasiswi (58,9%). Analisis bivariat menunjukan adanya hubungan antara masing-masing variabel yaitu stres akademik dengan kualitas tidur (p-value 0,000) ; kualitas tidur dengan siklus menstruasi (p-value0,007); stres akademik dengan siklus menstruasi (p-value 0,000). Analisis multivariat menunjukan bahwa stres akademik berhubungan dengan siklus menstruasi (p-value0,001) dibandingkan dengan kualitas tidur dengan siklus menstruasi (p-value0,458). Kesimpulan: Stres akademik memberi pengaruh langsung terhadap siklus menstruasi dibandingkan kualitas tidur dengan siklus menstruasi, sehingga dapat diartikan bahwa stres akademik berhubungan langsung terhadap siklus menstruasi selama masa pandemi Covid-19 tanpa melihat kualitas tidur baik ataupun buruk.
Edukasi Manajemen Laktasi Dan Pelatihan Mandiri Pijat Endorphin Sebagai Strategi Upaya Meningkatkan Produksi ASI Pada Asuhan Keperawatan Ny. R Dengan Post Partum Sectio Caessarea Di Rumah Sakit Umum Daerah dr. R. Goeteng Taroenadibrata Sitta Nurlaeli Ramadhani; Ema Wahyu Ningrum; Wasis Eko Kurniawan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.271

Abstract

Persalinan sectio caesarea (SC) sering menimbulkan masalah fisiologis maupun psikologis pada ibu, termasuk keterlambatan pengeluaran ASI akibat nyeri, kecemasan, dan keterbatasan mobilisasi. Manajemen laktasi dan pijat endorphin menjadi intervensi penting untuk meningkatkan produksi ASI. Studi kasus ini bertujuan mendeskripsikan asuhan keperawatan pada ibu postpartum SC dengan penerapan manajemen laktasi dan pijat endorphin di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus pada ibu post SC dengan menyusui tidak efektif. Metode yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa intervensi berupa edukasi menyusui, konseling laktasi, pijat endorphin, serta dukungan keluarga mampu memperbaiki kondisi pasien, ditandai dengan peningkatan keluarnya ASI, kekuatan hisapan bayi, serta penurunan kecemasan. Kesimpulannya, kombinasi edukasi manajemen laktasi dan pijat endorphin terbukti efektif mengatasi masalah menyusui tidak efektif pada ibu post sectio caesarea.
Penerapan Telenursing Pada Ny. H Dengan Kasus Stroke Hemoragik Dengan Masalah Intoleransi Aktivitas Di RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara Gita Indah Saputri; Etika Dewi Cahyaningrum; Ema Wahyu Ningrum
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.385

Abstract

Stroke hemoragik merupakan kondisi gawat darurat yang sering menimbulkan intoleransi aktivitas akibat gangguan fungsi saraf. Perkembangan teknologi kesehatan menghadirkan telenursing sebagai alternatif pelayanan melalui edukasi, pemantauan, dan dukungan jarak jauh oleh perawat kepada pasien serta keluarga. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan telenursing pada pasien stroke hemoragik dengan masalah intoleransi aktivitas. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada seorang pasien perempuan dengan diagnosa stroke hemoragik yang mengalami kebas pada ekstremitas kiri atas. Intervensi dilakukan selama tiga hari dengan pendekatan manajemen energi melalui komunikasi daring, berupa edukasi manajemen aktivitas, pemantauan kondisi fisik, serta dukungan psikologis. Hasil menunjukkan adanya peningkatan toleransi aktivitas setelah 3x24 jam intervensi. Disimpulkan bahwa telenursing efektif dalam membantu mengatasi intoleransi aktivitas pada pasien stroke hemoragik. Pasien disarankan untuk melanjutkan latihan gerak aktif (Range of Motion/ROM) secara mandiri guna mempertahankan fungsi otot.
Penerapan Foot Massage Pada Ny. Y Untuk Menurunkan Nyeri Post Sectio Caesarea Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Di Ruang Mawar RSUD Kardinah Kota Tegal Restu Puji Lestari; Ema Wahyuningrum; Elok Faola
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.422

Abstract

Persalinan sectio caesarea adalah suatu bentuk proses persalinan yang dilakukan dengan melakukan insisi pada dinding abdomen dan dinding uterus untuk melahirkan janin dari dalam rahim. Pasien yang melakukan persalinan dengan metode sectio cesarea biasanya akan merasakan berbagai ketidaknyamanan. Ketidaknyamanan yang dirasakan salah satunya yaitu nyeri yang berasal dari insisi abdominal. Sehingga diperlukan suatu manajemen yang dapat menurunkan komplikasi dan meningkatkan kualitas pada ibu post partum, yaitu dengan melakukan teknik relaksasi foot massage. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui pengaruh foot massage dalam menurunkan nyeri pada pasien post sectio cesarea. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yaitu mengambil 1 pasien sebagai analisis deskriptif. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, intervensi sebelum, pemberian intervensi, dan intervensi sesudah. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 21-23 Juli 2025 di Ruang Mawar RSUD Kardinah Kota Tegal. Hasil studi kasus menunjukkan adanya penurunan skala nyeri pada hari pertama dari skala 7 menjadi 6, hari kedua dari skala 6 menjadi 5, dan hari ke tiga skala 6 menjadi 5 pada pasien post sectio caesarea setelah dilakukan tindakan foot massage. Dari hasil studi kasus dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan terapi foot massage terhadap perubahan nyeri pada pasien post sectio cesarea.