Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

EDUKASI PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE ANAK PADA IBU HAMIL MELALUI MEDIA BOOKLET DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CAMPUREJO KOTA KEDIRI Meirna Eka Fitriasnani; Dhita Kris Prasetyanti; Rahma Kusuma Dewi; Siti Siti Aminah; Erik Irham Lutfi; Fauzia Fauzia Laili; Mayasari Putri Ardela; Nara Lintan Mega Puspita; Huda Huda Rohmawati; Dewi Nur Afifi; Kurnia Kurnia Novitasari; Yeni Puspita Anggraini
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i2.2579

Abstract

ABSTRACTCases of pregnant women who are HIV-AIDS positive have increased from 2017-2020. More than 90% of HIV-infected infants are infected by HIV-positive mothers. Transmission can occur during pregnancy, during delivery and during breastfeeding. This service aims to increase the knowledge of pregnant women about preventing HIV transmission from mother to child. The method used is to provide health promotion to 15 pregnant women. Health promotion was delivered with the theme of preventing HIV transmission from mother to child through booklets. The results of the counseling showed that there was a significant increase in the understanding of pregnant women about preventing HIV transmission from mother to child from 43.5% to 80.25%. Based on these results, it is expected that the knowledge of pregnant women about preventing HIV transmission from mother to child will increase so that it can affect the attitude of pregnant women to the problem and ultimately be able to reduce morbidity and mortality in pregnant women.Keywords: pregnant women, health promotion, prevention of mother-to-child transmission of HIV (PPIA)                                                                                                                                              ABSTRAK  Kasus ibu hamil yang positif HIV-AIDS meningkat dari tahun 2017-2020. Lebih dari 90% bayi terinfeksi HIV tertular dari ibu HIV positif. Penularan tersebut dapat terjadi pada masa kehamilan, saat persalinan dan selama menyusui. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak. Metode yang digunakan adalah memberikan promosi kesehatan kepada 15 ibu hamil. Promosi kesehatan disampaikan dengan tema pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak melalui media booklet. Hasil penyuluhan menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan pemahaman ibu hamil tentang pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak  43,5% menjadi 80,25%. Berdasarkan hasil ini diharapkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak semakin meningkat sehingga dapat mempengaruhi sikap ibu hamil terhadap masalah tersebut dan pada akhirnya mampu menurunkan angka kesakitan dan kematian pada ibu hamil   Kata kunci: ibu hamil, promosi kesehatan, pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak (PPIA)
Effect Of Complementary Acupressure Therapy On Emesis Gravidarum In Pregnant Women Trimester I Rahma Kusuma Dewi; Halimatus Saidah
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i2.413

Abstract

Vomiting nausea (Emesis Gravidarum) is a reasonable symptom and often occurs in first trimester pregnancies. Vomiting nausea is caused by increased esterogen hormones, HCG factors, changes in liver glycogen metabolism, and psychological factors. The treatment of vomiting nausea in pregnancy consists of pharmacology and nonfarmalogy. Nonpharmacological therapy is performed by diet setting, emotional support, and acupressure. Nonpharmacological therapy is a type of complementary therapy that can be used as an intervention to overcome nausea, among others: acupressure, acupuncture, relaxation, and therapy. The purpose of this study is to find out the effect of acupressure complementary therapy in reducing vomiting nausea (Emesis Gravidarum) in pregnant women trimester I. The research method used is Quasy Experiment Design with one group pretest and posttest design approach. Sampling techniques use proportional random sampling. Instruments used to measure vomiting nausea are questionnaires. The collected data is analyzed using the Wilcoxon test.
Differences In The Effectiveness Of Massage Tuina And Grant Aromatherapy Oil Lemongrass (Cymbopogonnardus) In Overcoming Difficulties Eating In Children In The Work Area Health Balowerti Kediri City Halimatus Saidah; Rahma Kusuma Dewi
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i2.467

Abstract

In Indonesia in 2012 there were around 53% of children under the age of 5 suffering from malnutrition due to a lack of food to meet their daily nutritional needs (Ministry of Health, 2012). Giving Lemongrass Oil Aromatherapy (Cymbogon Nardus) and Tuina Massage can be used as alternative treatments to overcome feeding difficulties in toddlers. The purpose of this study was to determine the difference in the effectiveness of Lemongrass Oil Aromatherapy and Tuina Massage in overcoming feeding difficulties in toddlers. The research design was Two Group Pre Test Post Test Design with a population of children under five who had difficulty eating totaling 32 respondents, l data using Wilcoxon and different tests using Man. Whitney. The results showed that there is a difference between giving lemongrass oil aromatherapy with tuina massage in overcoming feeding difficulties in toddlers (P_Value = 0,0056)
PENGARUH PENYULUHAN SKRINING PRANIKAH DENGAN MEDIA VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SKRINING PRANIKAH Alfika Awatiszahro; Betanuari Sabda Nirwana; Khofidhotur Rofiah; Dessy Lutfiasari; Huda Rohmawati; Rahma Kusuma Dewi; Sri Inti; Nara Lintan Mega Puspita
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7544

Abstract

Abstrak   Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) menunjukkan angka yang tinggi, di mana sekitar 81% remaja perempuan dan 84% remaja laki-laki mengaku pernah berpacaran. Akibat pacarana akan meningkatkan resiko pernikahan dini. Tahun 2023 angka dispensasi nikah di kabupaten Kediri ada 429 anak yang rata-rata disebabkan oleh kehamilan di luar nikah. Data pernikahan dini di Indonesia menunjukkan tren penurunan secara nasional menjadi 5,9% pada 2024, namun masih tergolong tinggi dengan Indonesia berada di peringkat ke-4 di dunia menurut data UNICEF 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan penyuluhan kesehatan dengan media video terkait dengan skrining pranikah guna mempersiapkan remaja dalam pernikahan sehingga tidak melakukan tindakan yang membahayakan dan merugikan kesehatan remaja. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas Ngasem Kabupaten kediri. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling dan didapatakan jumlah responden 35. Responden dilakukan pretes dengan menggunakan kuesioner kemudian diberi penyuluhan menggunakan media video skrining pranikah kemudian dilakukan posttest. Uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon karena data berdistribuso tidak normal. Hasil uji statistic diadaptkan p value 0.000 lebih kecil dari 0.05 artinya ada pengaruh media penyuluahan video terhadap peningkatan pengetahuan remaja. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh penyuluhan media video tehadap peningkatan pengetahuan remaja tentang skrining pranikah. Video ini dapat digunakan untuk memberikan edukasi terhadap remaja secara lebih luas agar mereka terhindar dari perilaku yang membahayakan kesehatan seperti pacarana yang tidak sehat, seks pranikah hingga pernikahan dini.   Kata kunci : remaja, skrining pranikah, penyuluhan , video  
Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Upaya Mencegah Terjadinya Stunting di Kelurahan Tempurejo Kecamatan Ngletih Kota Kediri Rahma Kusuma Dewi; Lindha Sri Kusumawati; Dhita Kris Prasetyanti; Mayasari Putri Ardela; Siti Aminah; Pria Sabila Putri; Siti Khotimah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.20829

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan anak dan menjadi prioritas pembangunan nasional karena prevalensinya tinggi di negara berkembang, termasuk Indonesia. Pemberdayaan kader posyandu melalui peningkatan pengetahuan dan motivasi menjadi langkah strategis dalam upaya pencegahan stunting, khususnya pada periode 1000 hari pertama kehidupan. Untuk mengetahui efektivitas intervensi pendidikan kesehatan melalui media booklet dalam meningkatkan pengetahuan dan motivasi kader posyandu terkait gizi dan pencegahan stunting. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-testpada 45 kader posyandu di Kelurahan Tempurejo, Kota Kediri. Intervensi berupa penyuluhan menggunakan media booklet dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi kader terkait gizi dan pencegahan stunting, dengan evaluasi sebelum dan sesudah intervensi menggunakan uji Paired Sample t-test. Peningkatan signifikan pada pengetahuan gizi (p = 0,000) dan motivasi kader dalam pencegahan stunting (p = 0,000) setelah intervensi menggunakan media booklet. Namun, peningkatan pengetahuan tentang stunting tidak signifikan secara statistik (p = 0,154), sehingga diperlukan penguatan strategi edukasi pada aspek tersebut. Intervensi menggunakan media bookletefektif meningkatkan pengetahuan gizi dan motivasi kader, namun belum optimal pada pemahaman stunting. Diperlukan strategi edukatif yang lebih interaktif dan aplikatif, seperti video, infografis, dan simulasi. Pelatihan berkala, partisipasi kader dalam penyusunan materi, serta evaluasi rutin penting untuk menjaga efektivitas dan keberlanjutan program. Kata Kunci: Pemberdayaan, Kader Posyandu, Pengetahuan, Motivasi, Stunting.  ABSTRACT Stunting is a chronic nutritional problem that adversely affects child growth and remains a national development priority due to its high prevalence in developing countries, including Indonesia. Empowering community health cadres by enhancing their knowledge and motivation is a strategic effort to prevent stunting, particularly during the first 1,000 days of life. This study aimed to assess the effectiveness of health education intervention using booklet media in improving the knowledge and motivation of posyandu cadres regarding nutrition and stunting prevention. A quasi-experimental design with a pre-test and post-test approach was employed, involving 45 posyandu cadres in Tempurejo Subdistrict, Kediri City. The intervention consisted of structured health education sessions using booklet media, focusing on nutrition and stunting prevention. Data were collected before and after the intervention and analyzed using the Paired Sample t-test. There was a statistically significant improvement in cadres’ nutritional knowledge (p = 0.000) and motivation for stunting prevention (p = 0.000) following the booklet-based intervention. However, the increase in stunting-related knowledge was not statistically significant (p = 0.154), indicating the need for enhanced educational strategies targeting this aspect. The booklet-based intervention effectively improved cadres' nutritional knowledge and motivation but was less effective in enhancing their understanding of stunting. More interactive and practical educational strategies—such as videos, infographics, and field simulations—are recommended. Periodic training, active involvement of cadres in material development, and routine evaluation are essential to ensure the sustainability and impact of the program. Keywords: Empowerment, Posyandu Cadres, Knowledge, Motivation, Stunting.
Peningkatan Kesadaran Hidup Sehat untuk Pencegahan Covid -19 melalui Cuci Tangan dan memakai Masker Rahma Kusuma Dewi; Nara Lintan Mega Puspita; Mayasari Putri Ardela; Huda Rohmawati; Siti Aminah; Meirna Eka Fitriasnani; Fauzia Laili; Weni Tri Purnani; Lindha Kusumawati; Harnida Harnida; Nurul Istikvarini
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.242

Abstract

Peningkatan kesadaran hidup sehat merupakan langkah untuk mencapai derajat kesehatan yang baik bagi setiap orang. Masyarakat di RT 16 RW 04 Desa Gogorante Kabupaten Kediri merupakan tempat yang masyarakatnya masih kurang pengetahuan dan informasi sehingga masalah kesehatan masyarakat masih menjadi masalah yang cukup besar. Selain itu akhir-akhir ini sedang terjadi pandemi virus korona yang berbahaya bagi tubuh. Sehingga sangat dibutuhkan edukasi mengenai peningkatkan kesadaran hidup sehat sebagai pencegahan covid-19 salah satunya dengan melalui cuci tangan dan memakai masker yang benar. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat serta meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan adalah memberikan penyuluhan kepada 20 responden dengan tetap jaga jarak. Penyuluhan disampaikan dengan tema peningkatan kesadaran hidup sehat melalui cara cuci tangan yang benar, dan cara memakai masker yang benar. Selain itu dilakukan pembagian masker dan handsanitizer kepada warga. Hasil penyuluhan menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan pemahaman masyarakat tentang masalah tersebut dari 38,15% menjadi 97,35%. Berdasarkan hasil ini diharapkan masyarakat dapat menerapkan pengetahuan tersebut dengan benar demi mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.